Merk Dagang ZPT Pembesar Buah Semangka

ZPT Pembesar Buah Semangka – Buah semangka merupakan salah satu buah yang masuk dalam family cucurbitaceae, dan memiliki nama latin Citrulluslanatus.

Jenis buah ini memiliki rasa buah yang menyegarkan dan manis, serta memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Selain itu, semangka juga memiliki beragam manfaat untuk kesehatan.

Oleh karena itu, buah ini termasuk kedalam jenis buah yang cukup banyak peminatnya, baik untuk dikonsumsi ataupun dibudidayakan.

Sebelum membudidayakan tanaman semangka, tentu Anda harus mengetahui berbagai pengetahuan dasar tentang cara budidaya semangka yang baik dan benar, sehingga bisa memperoleh hasil panen yang memuaskan.

Adapun pengetahuan dasar tersebut meliputi cara pemupukan tanaman, pengolahan lahan, dan pengendalian berbagai hama atau penyakit.

Perlu diketahui bahwa pemupukan merupakan salah satu hal terpenting yang harus dilakukan karena berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan nutrisi tanaman semangka.

Oleh karena itu, sangat dibutuhkan pengetahuan tentang berbagai nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman semangka.Selain menggunakan pupuk, tanaman semangka juga harus diberi ZPT agar berbuah lebat dan ukurannya besar.

ZPT atau Zat Pengatur Tumbuh merupakan nutrisi yang dapat membantu tanaman semangka berbuah maksimal dan biasanya diberikan dalam bentuk hormon, seperti Giberelin.

ZPT Pembesar Buah Semangka
ZPT Pembesar Buah Semangka

Mengenal Jenis dan Manfaat Buah Semangka

Sebelum mengetahui cara-cara terbaik membudidayakan semangka, Anda harus mengetahui jenis dan manfaat dari buah semangka terlebih dahulu.

Adapun jenis semangka dapat dibedakan menjadi dua, yaitu semangka berbiji dan semangka tanpa biji atau seedless. Selain itu, buah semangka memiliki beragam bentuk seperti oval, bulat, dan lonjong atau yang sering disebut dengan semangka inul.

Bahkan, ada pula yang berbentuk kotak serta hati. Sementara itu, warna dari buah semangka terdiri dari dua warna jenis, yaitu semangka merah dan semangka kuning.

Di samping rasanya yang manis dan menyegarkan, buah semangka juga memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan dan kecantikan.

Adapun manfaatnya dalam bidang kesehatan antara lain berguna sebagai antioksidan dalam tubuh, membantu meminimalisir risiko darah tinggi dan stroke, serta turut membantu menjaga kesehatan ginjal.

Manfaat semangka dalam bidang kecantikan adalah membantu proses peremajaan kulit, sehingga dapat mencegah penuaan dini.

Syarat Tumbuh Tanaman Semangka

Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi tingkat kesuksesan budidaya tanaman semangka diantaranya seperti tingkat ketinggian lahan, tingkat kesesuaian lahan dengan tanaman, serta musim tanam. Adapun ulasannya adalah sebagai berikut:

1. Berdasarkan Ketinggian Lahan

Ketinggian lahan yang paling cocok untuk tanaman semangka, yaitu antara 0-600 mdpl.Pada dasarnya, tanaman semangka tetap dapat tumbuh pada lahan yang memiliki ketinggian lebih dari 600 mdpl. Akan tetapi, umur panen akan jauh lebih lama jika dibandingkan masa panen semangka pada daerah dataran rendah.

2. Berdasarkan Kesesuaian Lahan

Karakter atau kondisi lahan yang sesuai untuk tanaman semangka adalah lahan dengan tekstur tanah remah, berpasir, gembur, dan memiliki sistem drainase yang baik.

3. Berdasarkan Musim Tanam

Sesuai dengan buahnya yang menyegarkan dan cocok dikonsumsi saat musim panas, ternyata tanaman semangka juga sangat sesuai dibudidayakan saat cuaca panas dan kering.

Hal ini dikarenakan oleh kondisi tanaman semangka yang dapat tumbuh secara optimal pada musim kemarau.Akan tetapi, Anda tetap harus memperhatikan ketersediaan air untuk tanaman.Berikan air secukupnya saja, jangan sampai air menggenangi lahan.

Baca selengkapnya di: Panduan Budidaya Semangka Step by Step Hingga Sukses

Pemupukan pada Semangka

Pemupukan semangka terdiri dari dua jenis, yaitu pemupukan dasar dan pemupukan susulan. Adapun pemupukan dasar dilakukan pada saat mengolah lahan tanam, dengan tujuan untuk memperbaiki unsur hara tanah dan mempersiapkan nutrisi yang nantinya dibutuhkan oleh tanaman.

Adapun jenis pupuk yang biasa digunakan sebagai pupuk dasar, yaitu pupuk organik seperti pupuk kandang dengan dosis 5-10 ton/ha dan pupuk SP-36 sebanyak 200-300 kg/ha.

Selain itu, jika lahan memiliki pH asam atau tanahnya bersifat masam, sebaiknya ditambahkan pupuk dolomit atau kapur pertanian agar pH tanah berada pada kisaran 5-7.

Selain pupuk dasar, Anda juga perlu memberikan pupuk susulan pada semangka agar pertumbuhan tanaman berjalan secara optimal, begitu juga dengan kualitas dan kuantitas hasil panen.

Pada dasarnya, pemberian pupuk susulan disesuaikan dengan kondisi masing-masing lahan, namun biasanya dilakukan dengan teknik tugal.

Teknik tugal merupakan teknik pemupukan yang dilakukan dengan cara memasukkan pupuk pada lubang yang dibuat dengan jarak sekitar 10 cm dari lubang tanam.

Adapun contoh dosis yang digunakan pada saat pemupukan susulan, yaitu sebanyak 10 gram pupuk NPK/tanaman pada saat susulan pertama atau ketika tanaman berusia 10 hari setelah tanam.

Pada saat tanaman memasuki umur 20 hari setelah tanam, dapat dilakukan susulan pupuk kedua menggunakan NPK sebanyak 20 gram/tanaman.

Susulan ketiga dapat diberikan saat tanaman berumur 30 hari setelah tanam, yaitu sebanyak 20 gram pupuk NPK pada setiap tanaman. Nah, susulan terakhir dilakukan saat tanaman berusia 40 hari setelah tanam dengan jumlah pupuk NPK sebanyak 20 gram/tanaman.

Selain jenis pupuk di atas, Anda juga dapat menambahkan berbagai jenis pupuk lain agar pertumbuhan berjalan lebih cepat, seperti menggunakan pupuk Calcium, KCl, Borate, KNO3, dan lainnya. Selain itu, untuk menghasilkan buah semangka yang optimal,Anda juga harus mengaplikasikan hormon atau ZPT Giberelin (GA3) pada saat tanaman mulai berbuah atau fase fruit setting.

ZPT Pembesar Buah Semangka Agar Berukuran Besar

Pada dasarnya, terdapat 3 jenis hormon yang bermanfaat bagi tanaman semangka, yaitu Sitokinin, Auksin, dan Giberelin. Ketiga hormon atau ZPT ini memiliki fungsi yang berbeda.

Hormon sitokinin berperan dalam merangsang pembelahan sel tanaman, membentuk tunas dan kuncup, memghambat penuaan daun, membentuk akar cabang, dan mematahkan dormansi biji.

ZPT ini dapat diperoleh dari bonggol pisang, air kelapa, dan jagung muda. Selain itu, ada juga ZPT sintetis seperti yang terdapat dalam produk Inducer 10 SL.

Manfaat dari hormon auksin, yaitu mempercepat pertumbuhan tanaman baik pada akar, batang, daun, dan buah. Selain itu, hormon ini juga berfungsi dalam meningkatkan sintesis protein.

Adapun sumber alami dari ZPT ini dapat Anda peroleh dari asam indilasetat (IAA), asam indolbutirat (IBA), kecambah, bekicot, dan lainnya.

Sedangkan ZPT auksin sintetik seperti asam naftalan asetat, asam 4-klorofenoksi asetat, dan sebagainya yang dapat diperoleh dari berbagai merk dagang, seperti Ratu biogen SL.

Nah, jenis hormon yang paling berpengaruh terhadap  besarnya ukuran buah semangka adalah hormon Giberelin. ZPT ini merupakan turunan dari asam gibberelat, dan yang sering diaplikasikan adalah Gibberelic Acid (GA3).

Adapun beberapa manfaat dari ZPT jenis ini adalah untuk merangsang pembungaan, mempercepat pembelahan sel, merangsang buah partenokarpi, mematahkan dormansi benih, dan meningkatkan hasil panen.

Adapun beberapa bahan alami yang memiliki kandungan Giberelin di antaranya adalah bawang merah dan rebung. Sementara itu, Giberelin sintetis dapat ditemukan pada merk dagang Agrogibb 40 SL, Bigest 40 EC, Supergibb 20 Tb, dan lainnya.

****

Itulah penjelasan mengenai ZPT pembesar buah semangka yang bisa kami ulas untuk anda. Setelah membaca ulasan di atas, kini pengetahuan Anda semakin bertambah mengenai jenis, manfaat, syarat tumbuh, cara pemupukan, dan berbagai zat pengatur tumbuh pada semangka.

Dengan demikian, maka Anda tidak perlu ragu lagi untuk mencoba budidaya tanaman semangka. Jika dijalani dan ditekuni dengan baik, maka pastinya akan memberikan hasil panen yang super maksimal.

Baca juga: Pupuk Pembesar Buah Semangka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *