Tips Perawatan & Jenis Makanan Burung Elang

Makanan Burung Elang – Selain burung kicau, para pecinta burung juga banyak yang memelihara burung predator sebagai koleksinya salah satunya burung Elang. Selain karena memiliki postur tubuh yang gagah, tampilan bulu burung Elang juga eksotis dan indah sehingga pas dijadikan sebagai burung hias.

Meski menarik, memelihara burung predator sejenis Elang ini bukanlah sebuah perkara yang mudah. Dari segi perawatan dan makanan burung Elang, dua aspek ini sangatlah berbeda dengan burung peliharaan kebanyakan yang notabene omnivora.

Makanan Burung Elang via Youtube
Makanan Burung Elang via Youtube.com

Nah, untuk tahu seperti apa kombinasi pakan yang pas dan kiat pemeliharaan pemeliharaan burung yang menempati posisi tertinggi dalam rantai makanan ini, berikut ulasan selengkapnya.

# Tips Perawatan Burung Elang

Tak selayaknya burung peliharaan kebanyakan, burung Elang ini sebaiknya tak ditempatkan dalam kandang karena di alam bebas mereka terbiasa mengangkasa. Tempatkan mereka di laur kandang dengan dibuatkan tangkringan untuk tempat mereka bertengger. Agar tidak lepas, berikan semacam gantungan atau rantau yang mengikat di bagian kakinya. Penempatan dalam kandang dihindari karena takutnya nanti akan merusak bulu dan mempersulit proses pelatihan atau penjinakan.

Untuk yang masih pemula dalam memelihara burung Elang, sebaiknya pilih Elang dewasa hasil peliharaan orang karena akan lebih mudah dipelihara dan lebih jinak dibandingkan elang tangkapan dari alam. Alternatif lainnya yaitu dengan membeli elang saat masih kecil sehingga belum terlalu ganas dan mudah dijinakkan seiring waktu pemeliharaan.

# Kombinasi Makanan Burung Elang

Sebagai burung karnivora, Elang biasanya berburu mangsa ketika hidup di alam bebas seperti unggas dan beberapa mamalia kecil. Dari pola makan yang dimilikinya, anda bisa meberikan beberapa jenis daging untuk makanan burung Elang semisal daging kelinci, ayam, bebek, kambing, sapi, dan berbagai jenis daging lain yang disukainya. Pemberian pakan ini biasanya diberikan setiap 2 hari sekali tiap pagi dan sore harinya.

Bagi anda yang memiliki dengan dana memadai, membeli berbagai jenis daging di atas mungkin tak akan jadi masalah. Namun sebaliknya untuk yang memiliki dana terbatas, hal ini tentu akan memberatkan karena cukup menguras kantong, terlebih jika harga daging sedang meroket.

Untuk menyiasati hal ini, ada beberapa alternatif makanan burung Elang yang pas jika keadaan kantong anda sedang pas-pasan. Pilihan alternatif pertama adalah daging burung pipit atau burung gereja. Burung ini lumayan mudah di dapat karena anda bisa membelinya di pasar burung terdekat. Harganya cukup murah yakni sekitar seribu saja untuk satu ekornya.

Selain burung pipit, anda juga bisa memberikan pakan alternatif lain seperti ikan lele juga jadi pilihan yang tepat. Untuk porsinya sendiri sesuaikan dengan kebutuhan dan ukuran burung yang anda miliki.

Makanan burung Elang yang sudah besar relatif sedikit jika dibandingkan saat masih anakan. Oleh karena itu sebaiknya anda tidak menempatkan daging atau makanannya pada wadah melainkan diberikan secara langsung dengan menggunakan bantuan glove atau sarung tangan. Taruh daging yang akan diberikan pada glove agar burung Elang terbiasa dan tahu jika glove tersebut merupakan tempat makannya. Biasakan hal ini semenjak Elang masih kecil.

Fungsi menempatkan makanan burung Elang pada glove selain menghindari tangan dari cedera karena paruh dan cakar adalah agar kita bisa lebih mudah menjinakkannya. Saat burung telah bisa terbang nanti, dia bisa kita panggil dengan menggunakan sarung tangan yang biasa digunakan. Jangan lupa juga mandikan burung saat sudah mulai tumbuh besar agar burung tak galak dan lebih jinak.

*****

Demikianlah ulasan mengenai jenis makanan burung elang dan tips perawatan yang mesti anda lakukan, semoga bermanfaat ya. Jangan lewatkan juga: Jenis dan Harga Burung Elang Terbaru

loading...
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *