Tips Perawatan dan Pupuk Bunga Anggrek agar Berbunga Terus

Pupuk Bunga Anggrek – Salah satu langkah penting pada perawatan bunga anggrek adalah proses pemupukan. Perlu Anda ketahui bahwa perlakuan pemupukan untuk setiap jenis anggrek adalah berbeda.

Usia dari tanaman anggrek merupakan kunci yang menentukan takaran pupuk yang dibutuhkan oleh tanaman anggrek tersebut. Anggrek usia muda dan remaja memerlukan pupuk dengan kandungan nitrogen (N) yang tinggi.

Pupuk yang kaya nitrogen akan mendorong terbentuknya sel-sel baru, khususnya dalam pertumbuhan daun dan batang. Ciri tanaman anggrek yang kekurangan asupan nitrogen yaitu tampilan daun pucat serta pertumbuhannya lambat.

Sementara itu, tanaman anggrek dewasa membutuhkan asupan pupuk dengan kandungan fosfor yang tinggi, terutama berfungsi dalam memacu proses pembungaan.

Pupuk fosfor mempunyai kandungan senyawa kompleks serta zat-zat penyusun metabolit, yang mana berfungsi dalam mengatur enzim serta berbagai proses fisiologis. Lantas, bagaimana cara pemupukan terbaik untuk tanaman anggrek?

Pupuk Bunga Anggrek
Pupuk Bunga Anggrek

Pupuk Bunga Anggrek agar Berbunga Terus

Idealnya, pemberian pupuk untuk tanaman anggrek dilakukan melalui daun. Mengapa? Hal ini mengingat bahwa penyerapan nutrisi pupuk melalui bagian daun lebih efektif dibandingkan penyerapan nutrisi melalui akar. Larutan pupuk bisa langsung diaplikasikan ke akar tanaman anggrek. Namun, dengan beberapa catatan.

Jika media tanam kondisinya kering, siram terlebih dahulu menggunakan air yang bertujuan agar terhindar dari kerusakan akar akibat pemberian pupuk. Setelah itu, pupuk baru bisa disiramkan ke akar tanaman.

Selain itu, sebaiknya juga menyiramkan air bersih kembali setelah penyiraman larutan pupuk. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa tidak ada sisa larutan pupuk yang bisa merusak bagian tanaman lainnya.

Dengan pemberian pupuk secara rutin setiap minggu, maka tanaman anggrek senantiasa mendapatkan tambahan asupan nutrisi.

Nah, salah satu jenis pupuk yang bisa diaplikasikan pada tanaman anggrek adalah pupuk NPK. Sebelum memberikan pupuk ini pada tanaman anggrek, sebaiknya Anda harus mengetahui tiga unsur utama dari kandungan pupuk NPK, yaitu Nitrogen (N), fosfor (P), dan Kalium (K).

Unsur Nitrogen berperan dalam merangsang pertumbuhan tanaman pada fase vegetatif, unsur Phospor berperan dalam pertumbuhan tunas, dan unsur Kalium berperan dalam memperkuat akar tanaman.

Pupuk NPK terdiri dari beberapa jenis dengan komposisi berbeda. Untuk setiap jenis tanaman anggrek juga mempunyai kebutuhan komposisi pupuk yang berbeda.

Misalnya, pupuk NPK 16:16:16 sangat cocok sesuai diberikan pada tanaman anggrek yang ditanam di dalam pot tanpa tambahan campuran apa pun. Perbandingan pemberian pupuk yang mengandung ketiga unsur tersebut umumnya juga dibedakan berdasarkan usia tanaman anggrek.

Pada kategori bibit anggrek hingga usia 9 bulan, sangat dibutuhkan pupuk yang mengandung Nitrogen lebih banyak, misalnya perbandingan NPK adalah 60:30:10.

Pada tanaman ukuran sedang, yaitu usia 9-18 bulan atau pada masa berbunga yang pertama, tanaman anggrek membutuhkan pupuk NPK dengan rasio yang sama, misalnya 30:30:30. Sementara pada tahap tanaman anggrek berbunga, maka diperlukan pupuk dengan kadar Phospor yang lebih tinggi, misalnya menggunakan rasio 10:60:10.

Pada habitat aslinya, tanaman anggrek memperoleh asupan nutrisi dalam bentuk cairan, yaitu melalui air hujan atau tetesan embun. Oleh karena itu, sebaiknya pupuk anggrek yang diberikan berbentuk cair.

Ya, pupuk padat memang tidak direkomendasikan karena bisa merusak akar tanaman. Pada umumnya, setiap pupuk anggrek mencantumkan cara penggunaan pada label atau kemasan.

Biasanya, dosis pupuk yang diberikan pada tanaman adalah campuran seperempat hingga setengah sendok teh pupuk untuk 1 liter air. Namun, dosis pupuk yang direkomendasikan pada anggrek adalah menggunakan setengah dosis dari yang dianjurkan.

7 Rahasia Merawat Tanaman Anggrek

Bagi Anda para pecinta tanaman anggrek, tentunya ingin tanaman anggrek yang ditanam tumbuh dengan sempurna bukan? Anda juga pasti ingin melihat tanaman menampilkan bunga anggrek yang cantik dan berwarna-warni. Untuk itulah Anda perlu membaca tips dan rahasia perawatan tanaman anggrek berikut ini:

1. Pilih Tempat Ideal

Anda wajib membuat rumah tanaman anggrek yang nyaman dan sehat. Letakkan tanaman anggrek di dalam rumah lindung yang mempunyai intensitas cahaya dan kelembapan ideal.

Pada tanaman anggrek membutuhkan cahaya berkisar 50-70%. Bagian atap rumah anggrek sebaiknya dibuat menggunakan paranet, sehingga kriteria cahaya masuk bisa terpenuhi sesuai kebutuhan. Selain itu, jangan lupa untuk rajin membersihkan daun-daun serta sampah yang mungkin berceceran di sekitar rumah anggrek.

2. Sediakan Media Tanam Ideal

Pembuatan media tanam anggrek juga harus mengikuti aturan. Media tanam anggrek harus tersusun dua sisi, sehingga bunga anggrek akan terlihat sehat serta berbunga banyak. Susunan terdiri dari potongan batu bata pada 1/3 sisi bawah serta pakis yang mengisi 2/3 bagian sisanya.

Bentuk pot yang digunakan sebaiknya dibuat dari bahan tanah liat. Ya, syarat ini adalah mutlak  agar tanaman anggrek bisa subur dan senantiasa bertumbuh tunas baru. Jadi, jangan sampai lupa untuk memilih pot dari tanah liat yang mempunyai lubang supaya sirkulasi udaranya lancar.

3. Rutin Menyiram Tanaman Anggrek

Meskipun sering dianggap kegiatan sepele, namun menyiram tanaman anggrek adalah aktivitas yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman anggrek.

Sebaiknya, Anda melakukan penyiraman rutin setiap dua kali sehari, yaitu pada pagi hari dan sore hari. Namun, Anda tidak perlu menyiramnya jika turun hujan pada hari itu.

Lakukan rutinitas ini setidaknya pada jam 07.00-09.00 pagi dan 15.00-17.00 sore. Ingat, hindari menyiramkan tanaman anggrek dengan terlalu banyak air karena bisa merusak struktur tanaman.

Hal ini bahkan bisa menyebabkan kelembapan meningkat, sehingga anggrek menjadi busuk dan ditumbuhi oleh bakteri serta jamur.

4. Lakukan Pemupukan

Pemupukan adalah perlakuan yang tak dapat ditinggalkan dalam budidaya tanaman jenis apa pun, termasuk tanaman anggrek.

Jadi, jangan lupa untuk memberikan pupuk pada tanaman anggrek yang baru bertunas atau berbunga. Pastikan Anda memilih jenis pupuk dengan kandungan unsur hara yang tinggi.

Cara pemupukan anggrek bisa dilakukan dengan cara menyiram atau menyemprot. Anda juga bisa menggunakan pupuk yang diaplikasikan dengan cara ditaburkan di media tanam.

Perlu diingat bahwa pemberian pupuk pada tanaman anggrek tidak boleh secara berlebihan karena hal ini bisa menyebabkan tanaman menjadi kerdil.

Selain menggunakan pupuk anorganik yang kini sangat mudah ditemui di pasaran, Anda juga bisa memberikan pupuk organik kepada tanaman anggrek, misalnya berupa air sisa cucian beras, pecahan kulit telur, hingga kulit bawang merah.

5. Berikan Hormon atau ZPT

Agar tanaman anggrek mempunyai bunga lebih banyak, sebaiknya berikan ZPT atau hormon giberelin. Nah, zat ini yang nantinya akan memacu tumbuhnya bunga anggrek. Apabila ingin lebih aman, Anda juga bisa menggunakan cara tradisional, yaitu dengan memanfaatkan air kelapa.

Caranya sangat mudah, yaitu hanya dengan menyemprotkan air kelapa pada seluruh bagian tanaman anggrek hingga akar-akarnya.

6. Berikan Obat Sesekali

Beragam penyakit dan hama sering kali menyerang tanaman, termasuk juga tanaman anggrek. Untuk itu, lakukan pencegahan utama dengan cara membersihkan lingkungan sekitar dari kotoran, gulma, dan sampah dedaunan.

Ada baiknya, Anda juga memberikan pestisida satu minggu sekali. Jika ternyata tanaman anggrek terlanjur sudah diserang hama serangga, maka segera gunakan insektisida. Begitu pun saat tanaman terserang jamur dan bakteri, segera berikan fungisida dan bakterisida.

7. Atur Tata Letak Tanaman Anggrek

Tanaman anggrek juga harus diatur bagaimana tata letaknya. Pot-pot tanaman anggrek perlu diletakkan pada rak serapi mungkin. Sebaiknya, tinggi rak kurang lebih adalah satu meter dari tanah.

Selain itu, hindari penempatan pada lokasi yang berjenjang supaya aliran udara tidak akan terhambat. Dengan tata letak yang baik, maka kelembapan lingkungan pun akan terjaga dengan baik.

***

Itulah beberapa tips dan rahasia perawatan dan pupuk bunga anggrek agar bisa berbunga banyak dengan sempurna. Ya, faktor pemeliharaan tanaman memang hal yang sangat penting dan akan mempengaruhi pertumbuhan dari bunga anggrek. Untuk itu, tekunlah untuk merawatnya supaya hasil yang didapat tidak sia-sia.

Baca selengkapnya: Cara Merawat Anggrek Terbaik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *