Tipe Herbisida, Cara Kerja, Tipe dan Petunjuk Pemakaiannya!

Herbisida – Gulma merupakan tumbuhan asing yang sangat mengganggu tumbuhan pokok. Pertumbuhan gulma juga sangat cepat dengan mendapatkan hara dari tanah, sehingga hara yang dibutuhkan tanaman pokok berkurang  dan membuat pertumbuhan tanaman pokok kurang maksimal.

Pertumbuhan tanaman yang terganggu akibat gulma tanaman menyebabkan menurunnya hasil produksi serta kesuburan tanaman juga terganggu sehingga para petani tak jarang yg mengalami kerugian.

Menurunnya kualitas tumbuhan membuat para petani memutar otak mencari cara yang tepat memusnahkan gulma tanaman tersebut,  Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengusir atau memberantas gulma tanaman tersebut adalah menggunakan herbisida.

Herbisida sering juga disebut sebagai penyiang gulma yang diambil dari bahasa inggris (herbicide) merupakan senyawa yang mengandung  berbagai unsur yang dapat memberantas atau membunuh gulma tanaman.

Penyebaran herbisida yang merata pada lahan pertanian yang ditumbuhi gulma dapat membantu para petani menekan pertumbuhan gulma.

Pertumbuhan gulma biasanya lebih cepat dibandingkan tanaman yang dibudiyayakan dengan hara yang terkandung di tanah serta cahaya sinar matahari yang cukup. Penyemprotan  herbisida akan tidak akan mempengaruhi tanaman pokok .

Herbisida
Herbisida

Tipe Herbisida Menurut Aplikasinya 

Pratumbuh

Maksud dari herbisida pratumbuhan adalah penyebaran senyawa sebelum penyebaran bibit taman sesudah pengolahan lahan cara ini bersifat nonselektif yakni membunuh semua jenis tumbuhan.

Lahan yang sudah diolah dan siap dilakukan pembibitan disebar herbisida terlebih dahulu sebagai upaya pencegahan gulma sebelum gulma mengganggu pertumbuhan tanaman. Setelah disebarkan di lahan kemudian biarkan beberapa hari setelah itu bibit siap di sebar.

Pascatumbuh

Sesuai dengan namanya yakni pasca yang berarti setelah, berarti herbisida disebar setelah bibit tumbuh dan berkembang barulah penyemprotan herbisida dilakuan dengan cara dan dosis yang tepat agar tidak mengganggu tanaman pokok.

Tipe Herbisida Menurut Cara Kerjanya 

  • Herbisida kontak, herbisida tipe ini dilakukan dengan cara kontak langsung dengan gulma yang akan berfotosintesis. Herbisida jenis ini akan menghambat proses fotosintesi gulma sehingga pertumbuhan gulma akan terhambat sehingga gulma yang terkena herbisida secara langsung akan mati perlahan.
  • Herbisida sistematik, yakni pembunuhan gulma yang dilakukan secara sistematik atau terstruktur dengan menggangu enzim yang berperan sebagai penghasil asam amino yang diperlukan oleh gulma untuk tumbuh dan berkembang.selain itu senyawa herbisida juga akan langsung diserap keseluruh jaringan tanaman mengakibatkan tumbuhan gulma cepat mati.

Cara Kerja Herbisida 

Herbisida yang merupakan senyawa akan sangat mudah masuk kedalam jaringan gulma tanaman yang bekerja mengganggu proses anabolisme senyawa penting seperti asam amino, pati,serta asam lemak dengan berkompetisi dengan senyawa normal tumbuhan.

Kompetisi ini akan mengganggu sistem perkembangan gulma tumbuhan tersebut. Senyawa herbisida juga memiliki struktur yang mirip sehinggabis menjadi kompetitor yang mengganggu enzim yang menjadi sasarannya.

Selain cara diatas herbisida juga mengganggu keseimbangan produksi bahan kimia yang diperlukan oleh gulma untuk hidup dan berkembang seperti:

  • Glifosat: senyawa ini akan mengganggu asam amino bersintesis. Senyawa ini akan berkompetensi dengan fosfoenol piruvat sehingga gulma akan kesulitan melakukan sintesis.
  • Fosfinositrin: senyawa ini akan mengganggu nitrat dan amonium dalam ber asimilasi. Senyawa ini akan menjadi substrat dari enzim glutamin sintase.

Rekayasa Genetik dan Herbisida

Rekayasa genetika  dilakukan oleh sejumlah produsen sebagai cara menekan biaya produksi pertanian berskala besar. Cara dilakukan dengan cara mendanai pembuatan tanaman transgenik. Tanaman ini direkayasa  pertumbuhannya agar tahan terhadap herbisida. Dengan tujuan memperluas penggunaan herbisida pada tanaman tersebut.

Beberapa contoh tanaman yang telah berhasil dilakukan rekayasa genetika yang tahan terhadap herbisida adalah kapas, padi, kentang, kanola atau raps, kentang, bit gula serta kedelai.

Kritik dan Saran Pemakaian Herbisida 

Dari berbagai manfaat herbisida yang dapat membantu para petani dalam menekan pertumbuhan gulma sehingga hasil produksi dapat maksimal namun para konsumen banyak yang melakukan kritikan. Kritikan biasanya ditujukan pada hasil panen yang banyak mengandung zat kimia herbalis.

Hasil panen yang dikonsumsi jika mengandung bahan kimia dapat mengkontaminasi tubuh dan pemakaian jangka panjang dapat menyebabkan penyakit kronis.

Dari banyaknya keluhan dari para konsumen membuat para produsen herbisida berinovasi menghasilkan herbisida yang ramah lingkungan yang dapat dengan mudah terurai oleh microorganisme di tanah dan air.

Selain itu rekayasa genetic pada beberapa tanaman yang bertujuan menekan biaya ditakutkan dapat meningkatkan penggunaan herbisida merk tertentu.

Selain itu rekayasa genetic ditakutkan akan merugikan petani biasa atau petaninon mekanik sebab hasil produksi petani nonmekanik memiliki kualitas kurang baik.

Contoh Produk Herbisida

  • Basmilang 486 sl (IPAglifosat g/l)

Herbisida basmilang sangat cocok digunakan untuk gulma pada hutan tanaman industri acacia mangium, pertanaman kopi(TBM), padi sawah TOT, teh, pertanaman karet, pertanaman kakao, serta pertanaman kelapa sawit.

Herbisida ini sangat cocok digunakan pada lahan yang berbentuk semak belukar. Penggunaan basmalang pada beberapa contoh tanaman diatas tidak akan mengganggu tanaman pokok.

Herbisida ini akan membunuh gulma sampai ke akar dengan daya tumbuh  lebih lambat. Produk ini juga telah teruji secara klinis sejak tahun 1992, cukup dengan penyemprotan 3-4 kali pertahun.

Petunjuk Penggunaan 

  • Acacia mangium dengan gulma pengganggu jenis gulma berdaun sempit menggunakan 1-2 l/ha
  • Acacia mangium dengan gulma berdaun lebar menggunakan 1-2 l/ha
  • Kakao dengan gulma berdaun lebar menggunakan 2-3 l/ha
  • Kakao dengan gulma berdaun lebar atau synedrella nodiflora menggunakan 2-3 l/ha
  • Kakao dengan gulma berdaun lebar atau commelina diffusa menggunakan 2-3 l/ha
  • Kakao dengan gulma berdaun lebar atau achyrathes indica menggunakan 2-3 l/ha
  • Karet dengan gulma berdaun lebar atau mikania micrantha menggunakan 2-4l/ha
  • Kakao dengan gulma tekimenggunakan 2-3 l/ha
  • Karet dengan gulma berdaun sempit menggunakan 2-4 l/ha
  • Karet dengan gulma alang-alang menggunakan 3-6 l/ha
  • Kelapa sawit dengan gulma berdaun lebar menggunakan 1-2 l/ha
  • Kelapa sawit dengan gulma alang-alang menggunakan 3-6 l/ha
  • Kopi dengan gulma berdaun lebar menggunakan 2-3 l/ha
  • Kopi dengan gulma berdaun sempit menggunakan 1-2 l/ha
  • Kopi dengan gulma berdaun lebar menggunakan 2-3 l/ha
  • Lahan tanpa tanaman dengan gulma alang-alang menggunakan 3-6 l/ha
  • Kopi dengan gulma berdaun sempit mengunakan 2-3 l/ha
  • Padi sawah dengan gulma berdaun sempit menggunakan 1,5-3 l/ha

Contoh Produk Herbisida Lainnya

Selain produk yang kita ulas di atas ada beberapa jenis herbisida lainnya diataranya  adalah:

  • Herbisida bablass 490 sl

Bahan aktif berupa IPA Glifosat 490g/l herbisida ini dapat mengendalikan gulma berdaun lebar seperti angeratum conyzoides, mikania micrantha, borreria alata, dan gulma berdaun sempit seperti axonopus compressus

  • Basmilah 490g/l

Herbisida jenis ini digunakan untuk membasmi gulma pada tanaman kelapa sawit baik yang berdaun lebar maupun yang berdaun sempit yang tumbuh sistematik dalam bentuk larutan dalam air berwarna kuning keemasan .

  • Bio up 490 sl

Bio up berperan membunuh gulma berdaun lebar serta gulma berdaun sempit pada lahan kelapa sawit yang berbentuk larutan dalam air berwarna kuning keemasan

  • Bravoxone 276 sl

Larutan jenisini bewarna hijau tua an bersifat kontak, baik untuk mengatasi gulma pada lahan kelapa sawit, kakao, tebu, jagung, lada, persiapa lahan padi sawah, serta persiapan lahan padi sawah pasang surut yang dapat mengendalikan gulma berdaun lebar, gulma berdaun sempit serta teki pada tanaman kopi.

  • Cma 6 865 sl

Memiliki larutan berwarna coklat di dalam air yang digunakan untuk membunuh gulma pada lahan tebu dan padi padi sawah.

  • Cyro 24 wg

Berbentukbutiran yang dapat dilarutkan di dalam air dan bersifat sistemaik pratumbuh digunakan untuk mengendalikan gulm teki  pada tanaman padi sawah, akasia,serta gulma daun lebar dan sempit.

  • Dikamin 720 sl

Herbisida ini digunakan untuk mengendalikan gulma tekiseperti cyperus difformis,cyperus iria serta gulma berdaun lebarseperti  jussiacea octavalis,monochoria vaginalis pada padi sawah. Herbisida ini dapat dicampur dengan peptisida lain yangbersifa alkalis yang bersifat sistematik purna tumbuh.

  • Gemaxone 276 sl

Herbisida ini dapat mengendalikan gulma pada tanaman jagung baik yang berdaun lebar maupun yang berdaun sempit. Larutan ini berwarna hijau tua yang bersifat kontak.

  • Gibas 240 sl

Herbisida ini digunakan untuk mengendalikan gulma pada tanaman jagung berbentuk larutan dalam air yang berwarna kuning keemasan dan bersifat sistemik purna tumbuh sistemik.

  • Grasol 480 sl

Membantu membunuh gulma yang tumbuhpada lahan kelapa sawit baik gulma berdaun lebar maupun gulma berdaun sempit, serta alang-alang.

  • Ground up plus 365 sl

Herbalis ini berbentuk larutan dalam air yang berwarna kuning keemasan untuk membasmi  gulma berdaun lebar dan sempit pada tanaman kelapa sawit.

  • Jifos 160 sl

Larutan yang berwarna coklat ini dapat mengendalikan gulma berdaun sempit seperti digitaris cilliaris serta gulma berdaun lebar seperti ageratum conyzoides yang bersifat sistemik purna tumbuh sistemik.

  • Jump up 555 sl

Dapat digunakan untuk mengendalikan gulma pada kelapa sawit dan kakao belum menghasilkan baik gulma yang berdaun lebar maupun yang berdaun sempit

  • Kiss up 490 sl

Herbisida ini bersifat purna tumbuh sistemik yang dapat mengendalikan gulma pada tanaman kelapa sawit serta kakao dan membunuh gulma berdaun sempit dan lebar.

  • Konup 480 sl

Untuk membunuh gulma pada padi sawah tanpa olah tanam, kelapa sawit, serta karet dan bersifat purna tumbuh sistemik

  • Konup 76 sg

Digunakan untuk mengendalikan gulma alang-alang yang berbentuk butiran yang dilarutkan dalam air berwarna kuning kebiruan yang dapat mengendalikan gulma alang-alang pada lahan tanaman.

  • Kreslon 480 ec

Dapat mengendalikan gulma semak belukar yang bersifat sistemik dan berbentuk pekatan.

  • Kresna 400 sl

Gulma yang tumbuh pada lahan kelapa sawit baik yang berdaun lebar maupun daun sempit dapat dikendalikan  menggunakan herbisida jenis ini yang berbentuk larutan dalam  air yang berwarna kuning keemasan.

  • Kresatop500 sc

Mengendalikan gulma golongan teki  pada gulma daun lebar dan sempit.

  • Kresna up 520 sl

Digunakan untuk menyemprot gulma pada lahan kelapa sawit belum menghasilkan untuk membunuh gulma daun lebar serta gulma daun sempit. Memiliki bentuk berupa cairan dalam air berwarna cokelat keemasan.

  • Kresna top 80 wp

Bersifat sistemik dan kontak untuk mengendalikan teki-tekian, gulma daun lebar, serta daun sempit pada tanaman tebu yang berbentuk pekatan yang dapat disuspensikan berwarna putih.

  • Kresnaxone 297 sl

Yang berfungsi mengendalikan gulma bedaun lebar dan sempit pada tanaman kelapa sawit, kakao, serta karet.

  • Krestar 30/100 sl

Bersifat sistemik purna tumbuh yang berfungsi mengendalikan gulma daun lebar dan daun sempit pada tanaman kopi yang belum menghasilkan dan berbentuk larutan dalam air berwarna cokelat muda

  • Love up 490 sl

Membunuh gulma pada lahan kelapa sawit yang berbentuk gulma daun lebar dan sempit dan berwarna kuning keemasan

  • Metsul 24 wp

Herbisida ini  berwarna putih dan berbentuk tepung yang dapat membunuh golongan teki, gulma daun lebar,serta gulma daun sempit pada padi sawah.

  • Nikitop 160 sl

Dapat digunakan untuk mengendalikan gulma pada persiapan lahan sawah tanpa olah tanah, jagung,karet , serta padi gogo,  yang dapaat mengendalikan gulma sampai ke akar-akarnya

  • Rudstar 50 ec
  • Rumat 300/100 sl
  • Sidra up 490 sl
  • Tamaris 240 sl
  • Tamaxone 276 sl
  • Tma 6 65 sl
  • Tuntas 300/100 sl
  • Viaron 80 wp
  • Viaron 500 sc
  • Vulgar 865 sl

*****

Demikianlah pembahasan mengenai herbisida yang dapat membantu para petani mengendalikan serta membunuh gulma yang sangat mengganggu tanaman. Semoga ulasan kami kali ini dapat membantu menjadi solusi masalah gulma yang sangat mengganggu.

Baca juga: Gejala & Cara Mengatasi Hama Penghisap Buah Kakao

loading...
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *