Panduan Budidaya Puyuh untuk Pemula

Ternak Puyuh – Siapa yang tidak kenal dengan burung mungil  yang satu ini? Meskipun sejenis burung, namun puyuh tidak bisa terbang seperti burung lainnya. Burung puyuh ini di alam biasanya hidup di semak belukar atau di sawah-sawah. Masyarakat Jawa menamai burung puyuh adalah burung gemak.

Dahulunya burung puyuh termasuk burung yang diburu dan dagingnya untuk dimasak, karena memang daging burung puyuh sangat lezat dan manis, sehingga banyak orang yang menyukainya. Namun karena terus diburu maka keberadaan burung puyuh semakin langka. Maka dari itu, salah satu cara untuk mempertahankan keberadaannya adalah dengan melakukan ternak puyuh di rumah.

Selain dikonsumsi dagingnya, telur puyuh jauh lebih dicari oleh masyarakat kita. Telur puyuh yang berukuran kecil biasanya dimasak untuk berbagai sajian lezat, atau direbus untuk dikonsumsi secara langsung. Kandungan nutrisi pada telur puyuh sangat tinggi. Tidak heran kalau masyarakat kita sangat menyukai telur puyuh.

Namun kini keberadaan dan stok di pasaran terbilang langka, nah ini bisa menjadi peluang usaha yang menguntungkan untuk kita. Anda tertarik untuk melakukan ternak puyuh?

cara ternak puyuh
cara ternak puyuh

Pada dasarnya, ternak puyuh bisa kita lakukan di rumah saja. Namun tentu saja dengan syarat yang cukup ketat. Burung puyuh memiliki tipikal atau karakter sama seperti burung lainnya. Nah, kira-kira apa saja syarat ternak puyuh itu?

Keuntungan Ternak Puyuh

Berikut ini beberapa keutungan atau kelebihan yang akan anda dapatkan jika melakukan ternak puyuh:

  • Pertama, berdasarkan data permintaan pasar, angka permintaan telur puyuh semakin meningkat, sedangkan ketersediaan telur  puyuh masih sangat kurang. Tercatat untuk wilayah jabodetabek saja permintaan telur puyuh mencapai 14 juta telur per minggu nya, namun pasokan telur yang hanya tersedia 3,5 juta saja. Tentunya jika Anda ingin ternak puyuh, kesempatan untuk mendapatkan pasar potensial sangat terbuka lebar.
  • Kita tinjau dari harga telur puyuh, kedepannya cenderung akan terus meningkat.
  • Saat ternak puyuh, kita bisa menjual telurnya dan burung puyuh yang sudah tidak produktif lagi sekaligus, jadi satu kali dayung 2 – 3 pulau terlampaui. Jika kita bisa berbisnis puyuh secara konsisten maka peluang kerja sama dengan para pengusaha kuliner semakin terbuka dan bisa meningkatkan omset penjualan
  • Tidak hanya telur dan dagingnya saja, kotoran puyuh bisa kita manfaatkan untuk pupuk kandang bahkan bisa dijadikan sebagai pakan ikan karen di dalam kotoran puyuh terkandung nilai crude protein yang cukup tinggi.
  • Kita juga bisa memanfaatkan bulu burung puyuh untuk kerajinan tangan yang bernilai ekonomis seperti kemucing dan lain sebagainya.
  • Ternak puyuh bisa dilakukan di belakang rumah atau di gudang karena tidak membutuhkan lahan dan pekarangan yang luas. Untuk diketahui,  jika Anda ternak 1000 ekor ayam maka membutuhkan luas sekitar 100 m². Sedangkan apabila ternak puyuh 1000 ekor, Anda cukup menyiapkan lahan sekitar 12 m² saja.
  • Dan yang jauh lebih penting adalah, sejauh ini belum adanya monopoli pasar pada perdagangan puyuh, sehingga Anda dengan leluasa mencari pasar potensial.

Bagaimana? Ternyata bisnis ternak puyuh sangat menjanjikan sekali bukan? Jangan sampai peluang bisnis menjanjikan ini terlewati begitu saja. Kali ini SentraBudidaya akan mengupas segala hal yang berkaitan dengan ternak puyuh, mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi untuk kita semua.

Tahapan Ternak Puyuh

Berikut ini tahapan ternak puyuh yang harus anda ketahui:

1. Prasyarat Ternak Puyuh

Sebelum kita membuat kandang untuk ternak puyuh, sebaiknya kita pastikan terlebih dahulu lingkungan untuk ternak puyuh cukup ideal, seperti jauh dari jalan besar, pasar, bengkel, atau sumber kebisingan lainnya. Karena hal ini bisa mengakibatkan burung puyuh stress sehingga akan sulit untuk bertelur dan berkembang biak.

Nah, itu dia persyaratan ternak puyuh yang harus  anda perhatikan. Pastikan kandang burung puyuh berada di lingkungan yang tenang dan jauh dari keributan.

2. Lokasi Ternak Puyuh

Setelah prasyarat di atas kita penuhi, sebaiknya lokasi ternak puyuh kita:

  • Letaknya mudah dijangkau, kalau bisa strategis agar memudahkan kita dalam proses transportasi dan penjualan
  • Lokasi juga sebaiknya terbebas dari wabah penyakit
  • Hindari lokasi yang rawan banjir, ika iya, sebaiknyaa anda membuat kandang panggung yang memiliki tiang pondasi yang tinggi dan kokoh
  • Kandang puyh sebaiknya memiliki sirkulasi udara yang baik

3. Persiapan Kandang Puyuh

Setelah segala macam teori kita lewati, berikut ini persiapan membuat kandang puyuh, buatlah kandang puyuh yang:

  • Memiliki temperatur suhu berkisar 20-25°C dengan tingkat kelembaban berkisar 30-80%
  • Hangat, berikan penerangan dengan memakai lampu 25-40 watt pada siang hari dan pada malam hari memakai lampu 40-60 watt
  • Memungkinkan cahaya matahari bisa masuk ke kandang puyuh
  • Memiliki model kandang ideal, ada 2 jenis kandang puyh yaitu sistem sangkar (batere) dan sistem litter (lantai sekam ).
  • Memiliki ukuran 1 m² untuk anak puyuh 90 – 100 ekor, kemudian saat usia puyuh mencapai 10 hari sebaiknya jumlah anak puyuh dikurangi hingga menjadi 60 ekor sampai berakhir masa anakan. Selanjutnya kandang berukuran 1 m² sebaiknya untuk menampung 40 ekor puyuh sampai masuk masa bertelur.

4. Pembuatan Kandang Puyuh

Kandang puyuh terbagi menjadi:

  • Kandang sebagai Induk Pembibitan

Kandang jenis pertama ini berfungsi sebagai tempat indukan puyuh untuk pembibitan, jenis kandang ini sangat mempengaruhi hasil produktifitas dan kualitas dari telur puyuh. Seseuaikan ukuran kandang yang Anda buat dengan jumlah indukan puyuh yang dipelihara. Kandang puyuh yang ideal untuk digunakan pembibitan yaitu 1 ekor puyuh dewasa dengan luasan kandang 200 m²

  • Kandang Untuk Indukan Petelur

Jenis kandang yang kedua adalah untuk indukan yang menghasilkan telur yang akan kita jual. Kandang ini memiliki ukuran yang sama dengan jenis kandang untuk induk pembibitan, namun pada jenis kandang ini Anda bisa sedikit menambah kepadatan puyuh dalam satu kandang.

  • Kandang Untuk Anak Puyuh

Jenis kandang puyuh ketiga adalah khusus untuk memelihara anak puyuh berumur 1 hari – 2 atau 3 minggu. Jenis kandang ini dianjurkan memakai pemanas ruangan untuk menjaga kehangatan anak puyuh. Ukuran kandang untuk anak puyuh idealnya PxLxT 100x100x40 cm dengan ketinggian kaki kandang  50 cm, ukuran kandang tersebut dapat menampung sekitar 90 – 100 anak puyuh.

  • Kandang Untuk Puyuh  3 – 6 minggu

Jenis kandang puyuh yang terakhir adalah untuk puyuh yang berusia 3 -6 minggu. Ukuran, bentuk dan kapasitas puyuh dalam kandang sama dengan jenis kandang untuk indukan petelur. Pada umunya jenis kandang ini memiliki alas berupa kawat ram.

Dalam pembuatan kandang puyuh, pastikan juga anda memberikan perlengkapan pendukung seperti tempat makan dan minum puyuh, tempat bertelur hingga tempat obat-obatan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.

Berikut ini beberapa contoh kandang puyuh yang bisa anda tiru:

contoh kandang puyuh1
contoh kandang puyuh pedaging
contoh kandang puyuh3
contoh kandang puyuh Petelur
contoh kandang puyuh2
contoh kandang puyuh pedaging
contoh kandang puyuh
contoh kandang puyuh pedaging

3. Persiapan Bibit Puyuh

Setelah kandang siap, langkah selanjutnya adalah persiapan pengisi kandang, yaitu burung puyuh itu sendiri. Perlu kita ketahui, ada tiga jenis bibit berdasarkan tujuan pemeliharaannya, antara lain sebagai berikut ;

  • Bibit puyuh untuk telur konsumsi

Jenis bibit pertama adalah untuk memproduksi telur yang akan dijual, pilihlah jantan dan betina yang sehat serta tidak memiliki riwayat penyakit sebelumnya agar produksi bisa optimal.

  • Bibit puyuh untuk produksi daging

Jenis bibit selanjutnya adalah jenis puyuh yang akan kita jual puyuhnya, disini tujuan ternak kita adalah untuk produksi daging, sebaiknya dipilih bibit puyuh jantan dan jenis puyuh petelur afkiran

  • Bibit puyuh untuk penghasil telur tetas

Bibit selanjutnya adalah untuk enghasilkan telur tetas, sebaiknya anda memilih jenis bibit puyuh betina yang memiliki produktifitas telur yang baik dan untuk puyuh pejantan dipilih yang sehat dan sudah siap untuk dikawinkan.

4. Perawatan Puyuh

Setelah kita selesai dengan kandang dan bibit, langkah selanjutnya adalah tindahan perawatan agar ternak puyuh yang kita lakukan bisa optimal. Berikut ini tindakan perawatan yang sebaiknya kita lakukan:

  • Jaga Kebersihan Kandang

Pertama yang harus kita rawat adalah rutin membersihkan kandang secara rutin. Membersihkan kandang secara rutin dapat mencegah timbulnya penyakit dan sebaiknya lakukan vaksinasi pada periode waktu tertentu

  • Pengontrolan Penyakit

Perawatan puyuh yang selanjutnya adalah dengan mengendalikan penyakit. Kita perlu melakukan kontrol terhadapt puyuh secara berkala agar terhindar dari penyakit atau meminimalisir penyakit menjangkiti yang lainnya. Segera lakukan pengobatan pada puyuh yang skit sesuai dengan anjuran dinas peternakan atau penyuluh setempat.

  • Pakan Puyuh

Perawatan selanjutnya adalah dalam bentuk pemberian pakan, berupa pelet atau remah-remah serta bentuk tepung, sebaiknya anak puyuh diberikan pakan 2 kali yaitu pagi dan sore hari. Sedangkan untuk puyuh dewasa dan remaja diberikan satu kali sehari saja yaitu pada waktu pagi hari. Pemberian minum anak puyuh bisa dilakukan sepanjang hari.

Tabel 1 Jumlah Makanan Burung Puyuh

No.

Umur Burung Puyuh

Jumlah Makanan per Hari (gram)

1.

1 hari – 1 minggu

2

2.

1 minggu – 2 minggu

4

3.

2 minggu – 4 minggu

8

4.

4 minggu – 5 minggu

13

5.

5 minggu – 6 minggu

15

6.

Di atas 6 minggu

17-19

Untuk minum sendiri kita bisa memberikannya secara bebas, artinya dipenuhi setiap saat. Anda dapat menggunakan air sumur atau air sungai. Hindari air minum yang telah tercemar, apalagi mengandung racun dan jangan lupa bersihkan tempat minum 3 hari sekali.

  • Pemberian Vaksinasi & Obat

Puyuh juga perlu diberikan vaksin agar kuat dalam neghadapi serangan bibit penyakit yang mungkin menjangkiti. Pemberian vaksin sebaiknya dilakukan pada usia 4 – 7 hari dengan jumlah dosis setengah dari jumlah dosis untuk ayam. Vaksin dapat diberikan melalui tetes mata ( intra okuler ) atau bisa menggunakan air minum ( peroral ).

Perawatan Masa Bertelur Puyuh

Setelah kita merawat puyuh selama 6 minggu, sebaiknya kita memisahkan antara pejantan dan betinanya. Jika Anda hanya berkeinginan untuk memproduksi telur puyuh konsumsi (untuk dimakan), tindakan yang baik adalah hanya menempatkan burung puyuh betina dalam satu kandang. Alasannya, telur puyuh yang tidak mengandung benih tidak mudah busuk dibandingkan yang mengandung benih (untuk ditetaskan).

Jika berkeinginan untuk menghasilkan telur tetas juga, Anda dapat mencampur pejantan dan betina dalam satu kandang. Perbandingan yang ideal antara burung puyuh pejantan dan betina adalah 1 : 3 (1 pejantan dengan 3 betina).

Bagaimana cara membedakan puyuh jantan dan betina? Berikut ini tabel cara membedakan puyuh jantan dan betina:

HAL YANG DIAMATI JANTAN BETINA
Kepala/Muka Berwarna coklat gelap

dan rahang bawah gelap

Berwarna coklat terang

dan rahang bawah putih

Bulu Dada Kuning Terdapat bercak hitam

atau coklat

Dubur atau anus Terdapat benjolan

berwarna merah diatas

dubur jika ditekan akan

mengeluarkan

busa berwarna putih

Tidak terdapat benjolan
Suara Cekeker Cekikik

Sumber : Sugiharto (2005).

Pemanenan

Langkah selanjutnya adalah yang dinanti-nanti oleh pembudidaya, yaitu proses pemanenan. Untuk memanen telur pyuh sebaiknya dilakukan pada pagi hari sebelum anda memberi makanan (kurang lebih pukul 06.00). Telur-telur hasil pemanenan hendaknya ditempatkan pada suatu tempat. Telur yang retak dipisahkan dari telur yang utuh. Adalah hal yang baik pula jika Anda dapat memisahkan telur menurut ukurannya sehingga Anda mempunyai tingkatan ukuran telur dan tentunya harganya pun dapat Anda bedakan.

Untuk pemanenan daging puyuh sudah bisa dilakukan pada usia 30 hari saja, tentu saja jika bobot puyuh sudah mencukupu kriteria permintaan. Untuk harganya sendiri biasanya antara 1000/ekor hingga 3000/ekor puyuh.

Bagaimana? Anda tertarik untuk ikut beternak puyuh? Tentu saja terbak puyuh itu sangat menguntungkan dan prospeknya ke depan sangat menjanjikan. Demikianlah panduan cara ternak puyuh yang bisa kami bagikan, semoga bisa menjadi panduan untuk anda. Baca juga Teknik Ternak Burung Lovebird untuk Pemula

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *