Tips dan Cara Membuat Tanah Subur

Cara Menyuburkan Tanah – Tanah merupakan salah satu unsur yang digunakan untuk bercocok tanam atau membudidayakan suatu tanaman. Tanaman akan tumbuh dengan baik apabila ditanam pada tanah yang baik pula.

Tanah yang baik yaitu tanah yang kandungan humusnya baik atau disebut tanah subur. Tanah yang subur lebih cocok untuk dijadikan lahan pertanian dibandingkan tanah tandus.

Tanaman yang berada di tanah yang tandus akan sulit tumbuh. Hal tersebut dikarenakan tanah yang tandus memiliki kandungan humus yang rendah.

Tanah yang tandus dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti cuaca, mineral atau struktur tanah. Tanah yang tandus bukan berarti tidak dapat digunakan, namun  bisa diolah kembali dengan mengembalikan kesuburannya.

Cara Menyuburkan Tanah
Cara Menyuburkan Tanah

Aneka Jenis Tanah Dan Ciri-Cirinya

Sebelum melakukan penyuburan tanah, sebaiknya kenali terlebih dahulu jenis tanah dan ciri-cirinya. Berikut beberapa contoh jenis tanah dan cirinya :

1. Tanah Aluvial

Jenis tanah ini berasal dari endapan lumpur yang terbawa oleh aliran sungai. Cirinya berwarna cokelat hingga keabuan.Tanaman yang cocok adalah padi atau sebangsa palawija.

2. Tanah Andosol

Tanah ini memiliki ciri hampir sama dengan tanah aluvial, namun tanah ini berasal dari proses vulkanik. Tanah ini lebih subur dibandingkan dengan tanah aluvial karena tanah ini mengandung cukup mineral dan unsur hara karena melalui proses vulkanik. Tanah ini baik untuk segala tanaman.

3. Tanah Entisol

Tanah entisol berasal dari sumber pelapukan material yang berasal dari proses vulkanik. Pelapukan material dapat berupa pasir, debu, lapili atau lahar gunung berapi. Kualitas tanah ini juga cocok untuk budi daya berbagai jenis tanaman.

4. Tanah Grumusol

Tanah ini berasal dari pelapukan batu kapur dan tuffa vulkanik. Cirinya yaitu memiliki tekstur kering, mudah pecah dan berwarna gelap cenderung hitam. Kualitas untuk lahan pertanian kurang karena kandungan organiknya yang rendah

5. Tanah Humus

Tanah jenis ini berasal dari pelapukan tanaman. Kualitas lahan yang memiliki tanah ini sangat baik dikarenakan memiliki tingkat fertilitas yang baik dan kandungan mineral serta unsur hara yang tinggi. Tanah ini sangat baik untuk lahan pertanian.

6. Tanah Latosol

Tanah ini memiliki ciri berwarna merah dan memiliki tekstur yang kasar. Tanah ini ditemukan di wilayah yang curah hujannya tinggi. Tanah dengan jenis ini memiliki kandungan aluminium dan zat besi yang tinggi sehingga kurang subur.

7. Tanah Organosol

Tanah ini juga disebut sebagai tanah gambut dan berada di wilayah yang basah dan curah hujan tinggi. Berasal dari pelapukan tanaman namun kualitas unsur haranya rendah karena 20% tanah ini terdiri dari pasir. Kualitas organik yang rendah kurang cocok untuk pertanian.

8. Tanah Incepticol

Berasal dari pelapukan batuan sedimen atau metamorf. Cirinya berwarna cokelat, kehitaman, keabu-abuan. Tanah ini memiliki kandungan horizon kambil sekitar 25%. Tanah jenis ini cocok untuk perkebunan kelapa sawit atau perkebunan karet.

9. Tanah Regosol

Berasal dari proses vulkanik, tanah ini memiliki unsur hara yang tinggi. Tekstur tanah jenis ini gembur dan daya serapnya tinggi. Tanah ini sangat baik bila digunakan untuk menanam bercocok tanam.

Karakter Tanah yang Subur untuk Tanaman

Setelah mengenali jenis tanah, ada baiknya untuk mengetahui ciri dari tanah yang subur. Tanah yang subur tentu sangat baik untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Ciri tanah yang subur yaitu :

1. Memiliki Lapisan Humus Tebal

Semakin tebal lapisan humusnya, kualitas tanah semakin bagus pula karena kandungan unsur hara yang dimiliki cukup tinggi.

2. Memiliki Kadar pH Normal

Standar ph yang baik yaitu berkisar antara 6,5-7,5. Tanah yang terlalu asam atau terlalu basa tidak baik untuk tanaman

3. Memiliki Tekstur Seperti Lempung

Karakteristiknya seperti lempung yaitu kuat dan tidak rapuh. Tekstur seperti itu berguna untuk mengikat mineral dan air dalam tanah.

4. Memiliki Biota Tanah yang Melimpah

Biota tanah yang melimpah sangat mendukung pertumbuhan tanaman dan kesuburan tanah. Biota tanah dapat berupa cacing, tanaman kecil atau organisme lainnya.

5. Ditumbuhi Banyak Tanaman

Tanah yang subur umumnya disukai oleh banyak tanaman. Semakin banyak tanaman yang tumbuh di suatu lingkungan maka kualitas tanah semakin baik.

Rahasia Cara Menyuburkan Tanah Terbaik

Bagaimana cara menyuburkan tanah?  Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan:

1. Memberikan Pupuk Secara Rutin

Memberi pupuk merupakan hal yang paling dasar untuk membuat tanah menjadi subur karena tanah yang tandus membutuhkan tambahan unsur hara. Jenis pupuk yang  diberikan ada 2 jenis yaitu

  • Pupuk Organik

Pupuk jenis ini berasal dari bahan sisa tanaman atau hewan. Pupuk jenis ini antara lain pupuk kandang dan pupuk kompos

  • Pupuk Anorganik

Pupuk  yang dibuat dengan bahan kimia. Contoh pupuk jenis ini yaitu pupuk urea.

2. Menambah Organisme Penyubur Tanah

Organisme penyubur sangat berperan penting dalam proses penyuburan tanah. Organisme yang berperan dalam penyuburan tanah sala satunya adalah cacing. Cacing memiliki banyak peranan penting dalam mengolah tanah, salah satunya dengan menjadi dekomposer tanah.

Cara menambah organisme ini cukup lakukan pelapisan dengan memberikan pupuk kandang pada tanah. Pupuk kandang tersebut akan secara alami digunakan oleh organisme tersebut tumbuh dan berkembangbiak.

Memperkaya organisme ini tidak dianjurkan menggunakan pupuk anorganik karena dapat membunuh organisme itu sendiri dan mengakibatkan kerusakan tanah dalam jangka panjang apabila pemberian pupuk yang tidak seimbang.

3. Menutup Tanah Menggunakan Lulsa

Secara umum, mulsa dikenal di dunia pertanian ada yang organik ada juga yang non organik. Mulsa organik contohnya jerami, kulit buah, kertas atau kulit kacang.

Mulsa non organik contohnya plastik dan batu, para petani biasa menggunakan yang non organik yaitu yang terbuat dari plastik karena lebih praktis. Tujuan menggunakan mulsa yaitu :

  • Terhindar dari sinar matahari langsung
  • Mencegah pertumbuhan rumput yang merugikan tanaman
  • Menyediakan nutrisi tambahan bagi tanah
  • Menjaga kelembapan tanah
  • Rutin menyirami tanah

Tanah yang subur memiliki kandungan unsur hara yang cukup salah satunya adalah air. Tanah yang kekurangan air akan menjadi tandus. Tanah dapat disirami secara alami maupun buatan menggunakan alat.

5. Menggemburkan Tanah

Menggemburkan berguna untuk meningkatkan kualitas tanah. Tanah yang dibajak akan menjadi gembur sehingga tanah memiliki ruang atau rongga untuk bernafas. Penggemburan juga membantu organisme yang hidup di dalamnya tetap hidup agar dapat menyuburkan tanah.

Cara Mempertahankan Kesuburan Tanah dalam Jangka Panjang

Berikut adalah beberapa cara untuk mempertahankan kesuburan tanah dalam jangka panjang

1. Layering (pelapisan)

Cara ini yaitu dengan melapisi tanah dengan bahan organik. Tekniknya dapat dengan digali, yaitu dengan melapisi bahan organik di dalam tanah dan non gali yaitu cukup dengan menumpukkan bahan organik di atas permukaan tanah.

Layering dapat dikatakan sebagai kompos langsung ke tanah. Nutrisi dari bahan organik yang telah terurai secara langsung akan terserap ke tanah.

2. Mengumbar Ternak

Ternak diumbar di lahan yang akan disuburkan, bukan di lahan yang telah telah ditanami tanaman. Ternak yang diumbar contohnya ayam. Ayam akan mengorek-orek tanah dan mematuk bahan organik yang ada di dalam tanah tersebut.

Bahan organik yang dipatuki oleh ayam tersebut akan cepat terurai oleh organisme yang ada dalam tanah. Kotoran dari ayam pun dapat menambah kesuburan tanah.

3. Memanfaatkan Rumput

Rumput yang digunakan yaitu bukan rumput yang merugikan atau gulma, namun beberapa rumput yang memiliki akar yang sangat panjang.

Rumput tersebut dimanfaatkan karena memiliki kemampuan dapat menyerap mineral yang ada di dalam lapisan batuan. Mineral tersimpan di dalam daun oleh karena itu daunnya dapat digunakan  untuk dijadikan mulsa atau kompos.

4. Tumpang Sari dan Rotasi

Tumpang sari dapat dilakukan untuk beberapa jenis tanaman. Tumbuhan satu akan membantu tumbuhan yang lain. Tumbuhan yang lain akan mati dan menjadi kompos untuk tanah sedangkan tanaman yang lain akan tetap melanjutkan hidup.

Sistem rotasi akan membantu tanaman dalam mencukupi kebutuhan nutrisinya dan meningkatkan kesuburan tanah dalam menjaga kandungan nutrisi dalam tanah. Tanaman yang terdapat pada setiap lahan dirotasi untuk memulihkan unsur yang hilang.

***

Kesuburan tanah dapat bertahan tergantung dengan perawatannya. Perawatan yang baik maka  tanah akan subur dengan baik pula. Cara di atas dapat diaplikasikan dengan bertahap. Semoga beberapa cara di atas dapat membantu menjadikan tanah di lahan anda menjadi subur. Selamat menjaga kesuburan tanah.

Baca juga: Manfaat dan Jenis Pupuk Pak Tani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *