Pupuk untuk Anggrek Fase Bibit, Remaja dan Berbunga (Dewasa)

Pupuk untuk Anggrek – Budidaya tanaman hias semakin diminati oleh kalangan masyarakat.Salah satu tanaman hias yang dapat Anda budidayakan ialah tanaman anggrek. Tanaman anggrek termasuk tanaman hias yang dapat menghasilkan bunga dengan bermacam-macam warna yang indah.

Agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan berbunga cantik, maka kecukupan akan nutrisi sangat dibutuhkan oleh tanaman tersebut. Pemupukan yang tepat pun harus dilakukan. Sebab, jika pupuk yang diberikan tidak sesuai dengan kebutuhan tanaman, maka tanaman anggrek justru akan malas atau susah berbunga.

Berbagai jenis anggrek seperti Anggrek Bulan, Anggrek Vanda, Dendrobium, Oncidium, Catleya, Anggrek Tanah, Cymbidium, Anggrek Hitam, dan jenis anggrek lainnya tentu membutuhkan unsur makro dan mikro untuk menunjang kelangsungan hidupnya.

Unsur hara mikro yang dibutuhkan tanaman anggrek antara lain Fe, Mo, Mn, Cu, B, Zn, dan Cl. Sementara itu, ada juga unsur hara makro yang dibutuhkan anggrek diantaranya N, P, K, C, H, O, Ca, S, dan Mg.

Pupuk Hantu Untuk Anggrek via Tribunnews
Pupuk Hantu Untuk Anggrek via Tribunnews

Kebutuhan Unsur Hara Sesuai Fase Pertumbuhan Anggrek

Pada dasarnya, tanaman anggrek memiliki 3 fase utama dalam masa pertumbuhan dan perkembangannya. 3 fase itu ialah fase bibit, fase remaja, dan fase generatif atau usia pembungaan.

Saat Anda baru saja menanam bibit tanaman anggrek, pasti Anda berharap agar anggrek dapat cepat tumbuh dan besar.Maka, yang harus Anda lakukan adalah dengan mencukupi kebutuhan nitrogen pada tanaman tersebut.Perlu Anda ketahui bahwa tanaman anggrek pada fase bibit membutuhkan lebih banyak nitrogen untuk tumbuh kembangnya.

Hal itu karena fungsi unsur nitrogen yang dapat memacu pertumbuhan batang dan daun pada fase vegetatif tanaman. Setelah itu, tanaman anggrek akan terus tumbuh dan memasuki masa remaja.

Saat anggrek memasuki masa remaja, unsur yang dibutuhkan bukan lagi nitrogen saja, melainkan harus seimbang antara Nitrogen, Fosfat (P), dan Kalium (K). Kadar ketiga unsur hara tersebut haruslah sama, namun tidak boleh terlalu banyak.

Setelah masa remaja, saatnya anggrek tumbuh besar dengan jumlah daun semakin banyak dan bertahap menjadi dewasa.Pada masa itu, menandakan bahwa anggrek sudah siap memasuki masa pembungaan atau generatif.

Agar tanaman anggrek dapat cepat berbunga, unsur yang dibutuhkan adalah fosfor dengan jumlah yang lebih banyak.Karena, fosfor dapat merangsang pembungaan pada tanaman anggrek.

Berikut ini adalah jenis pupuk yang dapat digunakan pada tanaman anggrek sesuai dengan usianya:

1. Fase Bibit Anggrek

pupuk anggrek dekastar 17:11:10
Pupuk anggrek dekastar 17:11:10

Ketika anggrek masih muda atau masih berada pada masa bibit, pupuk yang dapat Anda aplikasikan adalah pupuk majemuk dengan kandungan nitrogen yang lebih banyak.

Nutrisi nitrogen yang dibutuhkan anggrek dapat Anda berikan dengan pengaplikasian pupuk NPK yang mengandung unsur makro dan mikro cukup lengkap. Contohnya ialah NPK 17:11:10, NPK 31:10:10, dan lain sebagainya.

Contoh pupuk majemuk yang biasa digunakan pada saat anggrek berada di fase vegetative antara lain:

  • pupuk anggrek dekastar 17:11:10,
  • pupuk anggrek growmore 31:10:10,
  • pupuk anggrek orchid focus bloom.

2. Fase Remaja

Pupuk Anggrek J4cks Pro
Pupuk Anggrek J4cks Pro

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa yang dibutuhkan anggrek pada masa ini ialah nutrisi yang seimbang antara n, p, dan k. Maka Anda dapat mengaplikasikan pupuk yang mengandung unsur makro dan mikro, contohnya NPK 10:10:10, npk 18:18:18, dan sebagainya.

Beberapa jenis pupuk yang dapat digunakan pada tanaman anggrek saat fase remaja yaitu:

  • pupuk j4cks pro dengan kandungan NPK sebesar 20:20:20,
  • pupuk anggrek Dekastar dengan perbandingan kandungan 13:13:13, dan
  • pupuk Hyponex 20:20:20 hijau.

3. Menjelang Anggrek Berbunga

Growmore 10 55 10
Growmore 10 55 10

Fase yang sangat dinanti-nantikan adalah saat tanaman anggrek memasuki fase dewasa dan akan berbunga, aplikasi pupuk yang harus Anda berikan adalah pupuk dengan kandungan fosfor lebih tinggi. Adapun pupuk yang dapat Anda gunakan seperti NPK 10:30:20, NPK 10:45:15, dan lainnya.

Jenis pupuk yang bisa Anda aplikasikan pada fase ini cukup banyak, antara lain:

  • pupuk growmore NPK 10:55:10
  • pupuk anggrek gaviota fertilizer
  • hyponex 10:45:15
  • flora45 growmore 10:55:10, dan
  • gaviota fertilizer 13,5:27:27.

Nah, itu dia beragam jenis pupuk anorganik yang dapat Anda gunakan pada tanaman anggrek Anda sesuai dengan nutrisi yang dibutuhkan setiap fase atau tahapnya.

Selain itu, Anda juga dapat melakukan pemupukan menggunakan pupuk organik cair atau poc untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anggrek.Pupuk organik yang bagus harus terdiri dari campuran N, P, dan K.

Namun, jika kadar nutrisi yang terdapat pada POC tidak jelas, atau jumlah unsur yang terkandung tidak sesuai dengan kebutuhan tanaman. Maka, tidak akan memberi perubahan pada anggrek Anda. Yang terjadi mungkin hanya daun tanaman anggrek yang hijau. Oleh karena itu, jika Anda akan menggunakan POC harus aplikasikan dengan komposisi yang tepat.

Cara Pemupukan Anggrek

Karena kebutuhan nutrisi tanaman anggrek berbeda pada setiap fasenya, maka pupuk yang diberikan di setiap fase juga berbeda. Oleh karena itu, Anda harus mengetahui bagaimana cara pemupukan yang benar pada tanaman anggrek.

Pada masa muda, anggrek harus diberikan asupan nitrogen lebih banyak dengan cara pemberian pupuk tinggi nitrogen. Karena, kandungan pupuk tersebut dapat membantu tanaman anggrek dalam membentuk sel-sel baru, terutama untuk pertumbuhan batang dan daun pada awal masa tanam.

Anda dapat mengamati apakah tanaman anggrek kekurangan nitrogen dengan cara melihat warna daunnya. Apabila tanaman anggrek Anda memiliki daun yang berwarna pucat dan pertumbuhannya terhambat, itu berarti tanaman Anda membutuhkan asupan nitrogen lebih banyak.

Selain itu, saat fase remaja anggrek akan lebih membutuhkan ketiga nutrisi makro dalam jumlah yang seimbang.  Sedangkan pada fase dewasa atau anggrek sudah mulai berbunga, pupuk yang dibutuhkan ialah pupuk dengan kandungan fosfor lebih banyak.

Karena, fosfor mengandung senyawa kompleks serta penyusun metabolit yang berperan dalam mengatur enzim dan pada proses fisiologis. Sehingga, tanaman anggrek dapat terangsang untuk segera berbunga.

Pengaplikasian pupuk dapat dilakukan dengan cara penyemprotan melalui daun. Cara ini dianggap lebih efektif dibandingkan melalui akar, karena daun memiliki stomata atau mulut daun sehingga penyerapan nutrisi akan lebih baik.

Anda dapat melakukan pemupukan anggrek setiap hari, dengan takaran sesuai anjuran dan kebutuhan nutrisi tanaman.Dengan demikian, nutrisi yang dibutuhkan tanaman anggrek dapat terpenuhi dengan baik.

Selain menggunakan pupuk anorganik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anggrek, Anda juga dapat menggunakan pupuk organik.Sebagai contoh pupuk organik yang dapat Anda aplikasikan ialah kulit bawang merah, pecahan kulit telur, dan sisa air cucian beras.

Anda juga dapat menambahkan pupuk slow release, seperti methylin urea agar pertumbuhan yang dialami tanaman dapat optimal.Cara pengaplikasiannya dapat diberikan di atas dan di dalam lahan atau media tanam.

Selain itu Anda juga dapat memberikan vitamin atau susu yang sudah kadaluwarsa, air tebu, air sisa infuse, dan madu sebagai tambahan energi dan dapat merangsang anggrek agar cepat berbunga. Caranya, dengan melarutkan bahan-bahan tersebut dengan air kemudian siramkan pada tanaman anggrek Anda.

***

Nah, demikian ulasan tentang jenis pupuk untuk anggrek dan cara pemupukan yang dapat Anda aplikasikan pada tanaman anggrek Anda di rumah.

Perhatikan fase pertumbuhan anggrek Anda agar nutrisi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan anggrek. Dengan begitu, maka anggrek pun dapat berbunga dengan lebih indah. Selamat membudidayakan tanaman anggrek.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *