Pupuk KNO3 Merah: Kandungan Nutrisi, Manfaat & Cara Aplikasi

Pupuk KNO3 Merah – Sama seperti makhluk hidup lainnya, tanaman juga membutuhkan berbagai jenis nutrisi untuk mendukung pertumbuhannya. Nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman berupa unsur mikro dan unsur makro.

Adapun contoh unsur makro yang diperlukan dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman, yaitu Nitrogen dan Kalium. Unsur tersebut dapat diperoleh dari berbagai pupuk kimia atau anorganik, salah satunya adalah pupuk KNO3 Merah.

Apa itu pupuk KNO3 merah? Pupuk ini merupakan salah satu jenis pupuk yang dijadikan sebagai sumber nutrisi Kalium dan Nitrogen bagi tanaman. Pupuk KNO3 merah hampir sama dengan pupuk KNO3 putih.

Hal yang membedakan keduanya adakah perbedaan warna yang cukup mencolok serta kandungan Kalium dalam KNO3 merah yang lebih sedikit daripada pada KNO3 putih.

Pupuk KNO3 merah memiliki bentuk kristal dan berwarna merah. Namun, saat ini juga tersedia dalam bentuk cair.Kandungan utamanya berupa Nitrogen (N), Kalium (K), Boron (Bo), dan Natrium (Na). Adapun cara pengaplikasiannya yaitu dengan melakukan pengocoran ataupun penyemprotan pada tanaman.

Adapun ulasan mengenai karakteristik, manfaat, jenis, serta cara penggunaan pupuk KNO3 merah akan diulas secara lengkap sebagai berikut:

Pupuk KNO3
Pupuk KNO3

Karakteristik dan Kandungan Nutrisi Pupuk KNO3 Merah

Kadar masing-masing nutrisi yang terkandung dalam pupuk KNO3 merah antara lain sebanyak 18% Natrium (Na), 14% Kalium (K), 15% Nitrogen (N), dan 0,05% Boron (Bo).

Pupuk ini berwarna merah, dengan bentul kristal yang mudah larut dalam air, serta bereaksi netral atau tidak asam. Sebagaimana jenis pupuk Kalium lainnya, pupuk ini juga sangat cocok dijadikan sebagai sumber asupan kalium pada berbagai tanaman yang memiliki kesensitifan dengan Clorida (Cl), contohnya tembakau.

Selain itu, pupuk ini juga sangat cocok diaplikasikan pada lahan yang bersifat asam, karena sifatnya yang dapat bereaksi secara netral, sehingga tidak menyebabkan keasaman pada lahan atau tanah.

Pupuk KNO3 merah merupakan jenis pupuk yang dapat diaplikasikan pada berbagai jenis tanaman seperti bawang merah dan putih, wortel, kentang, tomat, cabe, melon, semangka, kubis, sawi, mentimun, kacang, kedelai, tembakau, padi, jagung, jeruk, apel, cengkeh, cokelat, dan lainnya. Adapun manfaat dan karakteristik masing-masing kandungan nutrisi pada pupuk KNO3 merah antara lain:

1. Natrium

Manfaat dari kandungan Natrium adalah membantu proses pembukaan stomata serta dapat menggantikan peranan dari unsur Kalium. Selain itu, Natrium juga dapat membantu tanaman membentuk umbi dan mencegah pembusukan pada umbi.

Meskipun unsur ini bukan merupakan unsur esensial, namun kandungannya hampir selalu ditemukan pada setiap tanaman. Contohnya, unsure Na yang ditemukan pada tanaman di tanah garaman, dimana kadar yang terkandung relatif tinggi dan lebih banyak dibandingkan dengan kadar Fosfor.

2. Boron

Kebutuhan akan nutrisi Boron bagi tanaman sangatlah sedikit, yaitu hanya sekitar 1 gram boron untuk setiap tanaman. Meskipun demikian, Boron memiliki peranan penting dalam tumbuh kembang tanaman.

Adapun peranan Boron yaitu untuk membantu tanaman dalam proses transportasi karbohidrat, mencegah berbagai bakteri parasit, membantu proses pembentukan sel, dan meningkatkan kualitas tanaman serta hasil panen.

3. Nitrogen

Salah satu komponen terpenting dari semua protein adalah Nitrogen. Nitrogen sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman, sehingga jika tanaman kekurangan unsur ini maka akan mengalami berbagai dampak negatif.

Adapun berbagai pengaruh yang dapat disebabkan saat tanaman mengalami kekurangan Nitrogen yaitu terhambatnya pertumbuhan tanaman, klorosis, dan penampilan ungu pada daun, batang, bawah daun serta tangkai sebagai akibat dari akumulasi pigmen antosianin.

Pada umumnya, Nitrogen diambil oleh tanaman dari dalam tanah dalam bentuk NO3-.Meskipun pada beberapa lingkungan yang bersifat asam, seperti hutan boreal dimana nitrifikasi tidak memungkinkan untuk terjadi, mengakibatkan ammonium NH4+ lebih banyak dijaDikan sumber Nitrogen bagi tanaman.

Manfaat Pupuk KNO3 Merah bagi Tanaman

Adapun berbagai manfaat yang dapat Anda peroleh dari pengaplikasian pupuk ini pada tanaman, diantaranya adalah:

  1. Membantu dalam memaksimalkan produktivitas tanaman.
  2. Mempercepat proses pertumbuhan, pembungaan, dan pembuahan pada tanaman.
  3. Meningkatkan daya simpan hasil panen dengan mencegah penyakit busuk pada umbi.
  4. Membantu meningkatkan hasil panen, baik pada buah, biji, dan terutama umbi.
  5. Membantu meningkatkan kualitas dari segi aroma dan rasa hasil panen.
  6. Membantu meningkatkan kuantitas hasil panen dengan meningkatkan berat biji, buah, dan umbi yang dihasilkan.
  7. Meningkatkan ketahanan tanaman terhadap kekeringan, karena kandungan Natrium yang dapat membantu akar dalam melakukan penyerapan air
  8. Membantu proses transportasi karbohidrat dalam tanaman berjalan secara optimal.

Baca juga: Pupuk SP 36 Kandungan Manfaat & Cara Menggunakan

Cara Aplikasi Pupuk KNO3

Itulah berbagai manfaat yang dapat diperoleh dari pengaplikasian pupuk KNO3 merah pada tanaman. Ada pun cara pengaplikasianya yaitu sebagai berikut:

  • Cara dikocor, yaitu menggunakan pupuk dengan konsentrasi 2-5 gram/liter air.
  • Cara ditugal, yaitu menggunakan dosis pupuk 5-10 gram/tanaman.
  • Khusus untuk tanaman padi, taburkan dengan takaran 25 kg/ha.

Selain itu, pupuk KNO3 merah juga direkomendasikan sebagai pupuk susulan pada berbagai jenis tanaman, seperti cabe dan tomat dengan dosis 100-150 kg/ha, bawang merah dan kentang 150 kg/ha, semangka 1125 kg/ha, melon 175 kg/ha, timun 30 kg/ha, jeruk 50-75 gr/pohon berumur 1-2 tahun dan 100-250 gram/pohin usia 2-5 tahun, mangga 50-75 gram/pohon usia 1-2 tahun dan 100-500 gram/pohon usia 2-5 tahun, serta untuk tanaman sayuran dan buah lain sebanyak 20-50kg/ha.

Mengenal Manfaat Pupuk KNO3 Merah Cair

Pada dasarnya, ada dua jenis pupuk KNO3 merah, yaitu jenis padat atau berbentuk kristal/prill dan yang berbentuk cair. Untuk pupuk jenis cair ini memiliki berbagai keunggulan antar lain:

  • Membantu mempercepat pertumbuhan pada akar tanaman.
  • Meningkatkan daya tanaman terhadap berbagai serangan hama dan penyakit.
  • Membantu memperkuat serta meningkatkan kesuburan jaringan tanaman.
  • Membantu meningkatkan proses pembesaran buah.
  • Meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil panen yang didapatkan.
  • Membantu meningkatkan kualitas rasa manis pada buah yang dihasilkan.

Adapun kandungan nutrisi yang terdapat dalam pupuk jenis ini juga lebih tinggi daripada kandungan yang terdapat dalam pupuk yang berbentuk padat.Kadar masing-masing nutrisi yang terdapat di dalamnya, yaitu Boron sebanyak 2%, Nitrogen sebanyak 17%, Ca sebanyak 20%, K2O sebanyak 14%, 112 ppm Cu, dan 42 ppm Zn.

Dosis Pupuk KNO3 untuk Tanaman

Cara pengaplikasian pupuk KNO3juga sangat mudah, yaitu hanya dengan disemprotkan pada tanaman. Berikut ini adalah beberapa cara pengaplikasian pupuk KNO3 pada berbagai jenis tanaman:

  1. Untuk tanaman apel, jeruk, kopi, dan cokelat dosis yang digunakan adalah 2-4 cc per 1 liter air. Caranya dengan disemprotkan secara merata ke seluruh bagian tanaman setiap 7 hari sekali.
  2. Untuk tanaman kedelai, gunakan 2-4 cc/liter air dan disemprotkan saat tanaman berusia 2 minggu setelah tanam, kemudian semprotkan kembali setiap 7 hari sekali.
  3. Pada tanaman padi, aplikasikan 204 cc/liter air dan disemprotkan pada tanaman setiap 7 hari sekali.
  4. Pada tanaman cabe, bawang, mentimun, tomat, semangka, dan melon gunakan 2-3 cc/liter air pada 2 minggu pertama setelah tanam dan selanjutnya disemprotkan lagi setiap 7 hari sekali.
  5. Pada tanaman Tembakau, gunakan takaran 2-3 cc/liter air setelah 2 minggu masa tanam.

****

Demikian ulasan mengenai pupuk KNO3 merah. Semoga dapat menambah wawasan Anda terhadap dunia budidaya dan pertanian.Perlu diketahui bahwa pupuk ini memiliki beragam manfaat yang luar biasa bagi tanaman. Oleh karena itu, pupuk KNO3ini menjadi salah satu jenis pupuk yang sangat direkomendasikan untuk para petani.

Simak juga: Jenis Pupuk NPK dan Manfaatnya untuk Tanaman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *