Pupuk Gandasil  D: Kandungan Nutrisi, Manfaat dan Cara Aplikasi

Pupuk Gandasil  D – Gandasil merupakan jenis pupuk kimia yang namanya sudah tidak asing lagi. Pupuk ini memiliki cukup banyak penggemar dari berbagai kalangan, terutama kalangan pecinta tanaman holtikultura dan kalangan petani buah-buahan.

Pupuk Gandasil memiliki 2 buah varian yang berbeda, yaitu Gandasil B dan satu lagi Gandasil D. Pupuk Gandasil D juga akrab dengan sebutan Gandasil Daun. Hal ini mengingat fungsi utamanya yang sangat bermanfaat untuk bagian-bagian daun dan tangkai tanaman.

Gandasil merupakan jenis pupuk NPK majemuk, artinya pupuk ini memiliki paling tidak 3 unsur hara utama di dalamnya. Nah, ketiga unsur hara utama yang terkandung di dalam Gandasil D ini, yaitu Nitrogen, Kalium, dan Phospor.

Gandasil D umumnya digunakan pada saat berada dalam masa-masa pertumbuhan tanaman. Dengan penyemprotan menggunakan Gandasil D, maka akan sangat membantu mempercepat pertumbuhan tunas-tunas baru.

Lantas, apa kandungan nutrisi dalam pupuk Gandasil D? Mengapa pupuk ini sangat efektif untuk menumbuhkan daun dan tunas-tunas baru pada tanaman? Bagaimana cara mengaplikasikan Gandasil D? Daripada penasaran, mari kita simak uraian informasi berikut ini!

Aneka Kandungan Nutrisi Pupuk Gandasil D

Kandungan Nutrisi Pupuk gandasil D
Kandungan Nutrisi

Komposisi:

  • Nitrogen (N) Sebanyak 20 %,
  • Fosfor (P2O5) Sebanyak 15 %
  • kalium (K2O) Sebanyak 15 %,
  • Magnesium (Mg SO4) Sebanyak 1 %
  • Mangan (Mn). Boron (B), Tembaga (Cu), Kobal (Co) dan Seng (Zn), vitamin aneurine, Lactoflavin, dan Nicotinamide

Pupuk Gandasil D merupakan jenis pupuk daun yang sangat lengkap kandungannya. Pupuk ini dibekali dibekali dengan aneka nutrisi yang sangat membantu dan menunjang pertumbuhan tanaman.

Pupuk Gandasil D merupakan jenis pupuk NPK majemuk, artinya pupuk ini memiliki kandungan utama berupa Nitrogen, Phosfor, dan Kalium.Ketiganya merupakan jenis zat atau unsur yang sangat dibutuhkan oleh tanaman.

Memiliki kandungan Nitrogen dengan angka mencapai 20%, membuat pupuk ini mampu membuat hijau tanaman semakin hijau dan selalu tampak segar.

Selain kandungan Nitrogen yang sangat berperan dalam pembentukan daun, Gandasil D juga mengandung Phosfor dan Kalium sebanyak 15% dengan manfaat yang tidak kalah hebatnya. Kedua kandungan ini mampu membuat tanaman lebih tahan terhadap cuaca kemarau yang ekstrim.

Jenis pupuk Gandasil D yang terjual di pasaran umumnya ditemukan dengan bentuk fisik seperti butiran-butiran kristal lengkap dengan warna putihnya.

Gandasil D juga termasuk jenis pupuk foliar, artinya pupuk ini memiliki daya serap yang cukup tinggi terhadap air.Maka dari itu, tidak heran jika pupuk ini sangat mudah terserap oleh akar-akar tanaman.

Selain memiliki kandungan Nitrogen, Phospor dan Kalium sebagai unsur hara makro, pupuk Gandasil D juga memiliki kandungan lain yang dapat memberikan manfaat bagi tanaman, seperti Cobalt, Mangan, Zinc, Boron, dan Tembaga.

Pupuk Gandasil D kurang familiar dengan kandungan vitamin yang melimpah di dalamnya. Faktanya, pupuk ini justru memiliki kandungan vitamin yang cukup lengkap, mulai dari vitamin aneurine, vitamin lactoflavin, dan vitamin acid amide. Ketiga vitamin tersebut memiliki fungsi untuk meningkatkan pertumbuhan bunga.

Meski banyak dari kalangan petani yang sering menggunakan pupuk daun ini, namun sayangnya masih banyak petani yang kurang paham betul bagaimana cara terbaik menggunakan pupuk khusus untuk daun ini.

Pupuk Gandasil D
Pupuk Gandasil D

Baca juga: Pupuk Buah Mangga Terbaik Agar Berbuah di Luar Musim

Cara Terbaik Mengaplikasikan Pupuk Gandasil D

Lantas, bagaimana sebetulnya cara terbaik dalam mengaplikasikan pupuk Gandasil D? Nah berikut informasinya untuk Anda.

Gandasil D adalah jenis pupuk daun yang bukan hanya cocok diaplikasikan pada tanaman sayur mayur atau tanaman holtikultura saja, pupuk ini juga merupakan jenis pupuk yang dapat diaplikasikan pada tanaman lain yang membutuhkan asupan nutrisi Nitrogen, Phosfor dan Kalium.

Jenis Gandasil D ini umumnya digunakan ketika tanaman belum berbunga atau ketika daun-daun baru mulai bermunculan.

Namun, apabila Anda mengidamkan hasil yang lebih maksimal, penggunaan Gandasil D ini juga dapat dilakukan ketika tanaman baru saja berada dalam proses pertumbuhan ditahap awal.

Mengapa? Karena pada saat masa awal pertumbuhan, tanaman akan lebih mudah terangsang, sehingga memunculkan daun-daun pertama atau yang biasa disebut ginofor.

Penyemprotan Pupuk Daun
Penyemprotan Pupuk Daun

Dosis 

Karena berperan sebagai pupuk untuk daun, tentu sebelum pupuk ini diaplikasikan harus terlebih dahulu diencerkan dengan air, lalu kemudian disemprotkan pada dedaunan. Setiap 10-20 gram pupuk Gandasil D dapat dicampurkan ke dalam air sebanyak lebih kurang 10 liter.

Artinya, apabila Anda akan membuat pupuk Gandasil D sebanyak 1 liter saja, maka takaran yang digunakan adalah sekitar 2-3 gram saja.

Waktu Pemberian

Berikan pupuk Gandasil pada tanaman dengan kisaran periode setiap 7-10 hari sekali. Semprotkanlah pupuk Gandasil ini menggunakan alat bantu, seperti sebuah hand spray agar memudahkan Anda untuk lebih fokus pada bagian-bagian daun yang disemprot.

Semprotkanlah pupuk ini ke bagan-bagian daun yang posisinya melengkung kebawah.Memilih daun yang memiliki posisi tersebut bertujuan agar pupuk Gandasil yang disemprotkan bisa segera diserap oleh daun yang stomatanya tengah terbuka.

Ketika hendak memulai proses pemupukan, jangan lupa untuk mengatur waktu yang tepat.Waktu terbaik pada pagi hari adalah kisaran pukul 08.00 hingga 09.00 pagi atau dapat juga diaplikasikan ketika jam-jam sore sekitar pukul 15.00 hingga pukul 16.00.

Ingat, sebaiknya Jangan memberikan pupuk terlalu sore, karena pada waktu tersebut tidak akan terjadi proses fotosintesis yang dilakukan oleh daun.

Selain itu, sebaiknya Anda jangan memberikan pupuk saat sedang hujan. Pemilihan waktu dan cuaca ketika tidak hujan tentu bukan tanpa tujuan.

Apabila Anda mengaplikasikan pupuk Gandasil ketika akan turun hujan, tentunya akan menjadi sia-sia karena pupuk tidak akan terserap oleh daun, melainkan jatuh terbawa oleh air hujan yang menerpa.

Hal lain yang perlu diperhatikan dalam menggunakan pupuk Gandasil adalah pemakaian dosis yang sesuai. Penggunaan pupuk Gandasil yang melebihi dosis justru akan membuat tanaman menjadi rusak. Tanaman akan mendapatkan nutrisi atau zat tambahan secara berlebih. Oleh kareena itu, pupuk harus digunakan dengan dosis yang sesuai.

Pemakaian pupuk Gandasil secara rutin, tentunya akan membantu tanaman menjadi subur, berdaun hijau dan lebat, serta cepat berbunga. Perlu diperhatikan bahwa penggunaan pupuk Gandasil hanya direkomendasikan pada saat tanaman mulai tumbuh saja.

Setelah memasuki masa pembungaan, sebaiknya penggunaan Pupuk Gandasil segera dihentikan. Mengapa?Tujuannya adalah supaya tanaman lebih fokus membentuk bunga dan berproses menjadi buah.

Jika pupuk Gandasil terus-menerus diberikan, maka tanaman hanya akan fokus untuk memperbanyak daun saja, sehingga pembungaan menjadi kurang maksimal.

Produk Gandasil D sangat mudah ditemui di toko-toko pupuk. Bahkan, jenis pupuk ini termasuk yang paling laris karena dibutuhkan oleh petani dari berbagai kalangan. Menawarkan manfaat yang sangat banyak, tidak heran jika pupuk ini selalu menjadi pilihan petani saat tanaman mereka masih dalam masa-masa pertumbuhan.

Gandasil D pun terbukti sebagai pupuk penambah nutrisi tanaman yang membuat tanaman berdaun banyak, hijau, dan segar. Tidak percaya? Silahkan buktikan sendiri! Tanaman Anda pasti akan semakin hijau dan segar dipandang.

Simak juga: Cara Penggunaan Pupuk Daun Yang Tepat Pada Tanaman

Keuntungan Memberikan Pupuk Daun

Berikut ini beberapa keuntungan jika anda memberikan pupuk daun gandasil D ini untuk tanaman:

  1. Manfaat pertama, adalah nutrisi akan langsung diserap oleh tanaman dalam hal ini daun 
  2. Tanaman akan merespon dengan baik karena khusus
  3. Nitrogen yang tinggi ini akan merangsang tumbuhnya tunas baru, daun lebih hijau, dan berbunga tepat waktu
  4. Tanah tidak akan terpengaruh karena pemberian pupuk langsung pada bagian daun.

Perhatian!!!

Ada beberapa hal yang harus menjadi catatan selama memberikan pupuk ini, yaitu:

  1. Pupuk ini tidak boleh kontak langsung dengan pupuk ini karena pupuk bersifat sintelis.
  2. Pakailah pelindung diri, berupa kaca mata, masker, sarung tangan saat melarutkan atau mengaplikasikan pada tanaman.
  3. Hindari terhirup apalagi sampai tertelan
  4. Gunakan dosis yang disarankan, jangan sampai berlebihan karena dapat menghambat pertumbuhan dan menyebabkan tanaman malah jadi kurang sehat.

***

Demikianlah ulasan mengenai pupuk gandasil D mulai dari kandungan nutrisi, cara aplikasi, manfaat dan lain sebagainya yang bisa kami ulas untuk anda. Semoga bermanfaat dan dapat meningkatkan kesuburan tanaman anda. 

Jangan lewatkan juga: Pupuk Daun Terbaik dan Cara Aplikasinya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *