Pupuk Daun Terbaik dan Cara Aplikasi yang Baik dan Benar

Pupuk Daun Terbaik – Bagi para penggemar tanaman hias, tentunya begitu paham bagaimana cara agar dapat menyuburkan tanaman cantiknya. Ya, dengan menggunakan pupuk, Anda dapat membuat tanaman menjadi lebih subur dan tumbuh dengan optimal.

Pupuk memang sudah menjadi suatu proses yang wajib untuk para petani, baik petani kebun maupun petani tanaman hias. Proses penggunaan pupuk tentunya harus melewati adanya sebuah pemilihan yang harus dilewati agar mendapatkan jenis pupuk yang sesuai untuk kebutuhan tanaman Anda.

Pentingnya Pupuk Daun Bagi Tanaman

Salah satu jenis pupuk yang tak kalah pentingnya selain pupuk bagi bunga adalah pupuk bagi daun.Jangan dianggap sepele, pupuk bagi daun memiliki banyak kegunaan dan manfaat yang begitu besar bagi keberlangsungan hidup tanaman tersebut.

Hal ini dibuktikan dengan berbagai macam jenis-jenis pupuk daun dengan berbagai merek dan varian yang dapat Anda temukan dengan mudah di pasaran. Sebelum mengetahui aja jenis pupuk yang nantinya diberikan pada tanaman Anda, sudahkah Anda mengetahui bagaimana cara memilih pupuk yang sesuai?

Bagi Anda para petani, terutama yang terbilang masih anyar dalam dunia perkebunan, penjelasan berikut ini akan cukup membantu. Simak penjelasan lengkapnya!

Tips Memilih Pupuk untuk Tanaman Tercinta

Berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda jadikan sebuah pedoman dalam memilih dan menentukan sebuah yang akan Anda gunakan.

1. Pilih Pupuk Berkualitas Tinggi

Sebelum Anda memutuskan untuk membeli sebuah produk pupuk, pastikan Anda melihat komposisi yang sudah tertera.Utamakan untuk membeli jenis pupuk yang memiliki komposisi dengan kualitas yang tinggi. Hal ini bertujuan agar Anda tidak salah dalam membeli produk, sehingga tidak akan merusak tanaman dan juga tidak membuang-buang uang.

Apabila komposisi dari sebuah pupuk tidak dipaparkan dengan jelas, ceklah kepada penjual pupuk atau orang-orang terdekat Anda yang juga mengerti tentang pupuk untuk memberi rekomendasi pupuk terbaiknya.

2. Pupuk Yang Terpercaya

Memilih sebuah pupuk memang sebuah kegiatan gampang-gampang susah, hal ini karena banyak pupuknya pupuk yang terjual bebas dipasaran, namun tidak memiliki sertifikat dari lembaga Departemen Pertanian.

Memilih pupuk yang sudah mendapatkan sertifikat dari Departemen Pertanian tentu menjadi hal yang penting.Hal tersebut untuk memastikan bahwa pupuk yang Anda gunakan terpercaya sehingga aman untuk digunakan.

Legalitas dari Departemen Pertanian menjadi hal yang sangat penting, karena hal tersebut menandakan bahwa pupuk yang dimaksud telah lolos melalui tahap pengujian yang telah diujikan oleh para ahli di bidangnya.

3. Pupuk yang Cocok

Setelah kedua tahap diatas Anda lalui, jangan lupa untuk menentukan kegunaan dari pupuk yang akan Anda gunakan. Jangan sampai Anda memilih sebuah pupuk yang manfaatnya tidak sesuai dengan kebutuhan tanaman Anda.

Itulah beberapa tips dalam memilih pupuk terbaik untuk tanaman tercinta Anda. Pastikan untuk tidak salah membeli produk pupuk, agar tidak terjadi hal-hal yang kurang diinginkan pada tanaman Anda.

Jenis-Jenis Pupuk Terbaik Untuk Daun

Setelah mengetahui bagaimana cara memilih pupuk yang baik bagi tanaman Anda, langkah selanjutnya yang perlu Anda ketahui adalah apa saja jenis pupuk terbaik bagi tanaman Anda. Khususnya pupuk daun agar semakin menunjang pertumbuhan dan perkembangan tanaman Anda. Berikut adalah daftar pupuk terbaik untuk daun yang dapat Anda jadikan sebagai referensi:

1. Gandasil D ( NPK 20-15-15 )

Pupuk Daun Terbaik Gandasil D
Pupuk Daun Terbaik Gandasil D

Pupuk daun terbaik yang pertama adalah pupuk gandasil D. Pupuk ini memiliki komposisi Nitrogen sebanyak 20%, Fosfor 15%, Kalium 15% dan 1% Magnesium. Masih ada tambahan beberapa unsur – unsur mikronya seperti Mn, B, Cu, Co dan Zn.

Pupuk ini bisa anda aplikasikan untuk melebatkan daun, karena pemberiannya dilakukan pada fase vegetatif, yaitu untuk pertumbuhan batang dan daun. Ciri – ciri untuk pupuk fase vegetatif adalah kandungan N nya yang tinggi.

Untuk aplikasi pupuk ini bisa dilakukan dengan melarutkan 10 – 30 gram pupuk dengan per 10 liter air. Penyemprotan bisa diberikan antara 8 – 10 hari sekali.

2. Pupuk Khusus Daun

Pupuk Khusus Daun
Pupuk Khusus Daun via Bukalapak

Anda juga bisa memberikan pupuk khusus daun ini untuk melebatkan daun tanaman anda. Pupuk NPK khusus daun ini memiliki komposisi 16 – 5 – 5 + (35Na20 + 0,2B).

Pupuk ini terbuat dari dasar nitrate alam import. DIsebut-sebut jenuh lebih cepat diserap oleh akar dibandingkan NPK biasa.

Sebagaimana nama pupuk ini, pupuk ini memang dibuat khusus untuk merangsang pertumbuhan tunas daun, hingga tanaman tumbuh lebih subur dari biasanya.

Anda bisa mengaplikasikan pupuk ini dengan melarutkan 1 sendok teh dengan 2 liter air. Kemudian semprotkan cairan pupuk di sekitar akar atau ditabur pada media sekitar tanaman, untuk tanaman muda (tidak pada tanaman bibitan), pada tanaman yang lebih besar berikan 2-3 sendok teh dengan pemberlakuan yang sama setiap 2-3 minggu sekali.

3. Herbafarm (BIOFARM) Cair

Pupuk Herbafarm
Pupuk Herbafarm

Untuk info lebih jelas bisa dibaca pada ulasan: 

4. Pupuk Growmore Daun atau Growmore 32 10 10

Growmore 32 10 10
Growmore 32 10 10

Pupuk grownmore jenis ini memang dikhususkan untuk daun, karena kandungan nitrogennya yang tinggi. Pupuk ini berperan untuk merangsang pembentukan sel-sel baru pada saat tanaman baru ditanam dan mulai berkembang.

Baca juga: Cara Penggunaan Pupuk Daun Yang Tepat Pada Tanaman

5. Pupuk Ns Grow

Pupuk Ns Grow
Pupuk Ns Grow via Tokopedia

Jenis pupuk daun terbaik berikutnya adalah pupuk ns grow. Pupuk ini bermanfaat untuk mempercepat pertumbuhan akar batang dan daun.

Cara aplikasi pupuk ini yaitu dengan menyemprotkan 2-3 Sendok/Tangki 17 Liter Air. Atau dengan cara mengocorkannya dengan cara melarutkan 3-4 sendok/20 liter air. Anda bisa melihat hasil aplikasi pupuk ini setelah 2-3 hari.

Cara Mengaplikasikan Pupuk Daun Pada Tanaman

Menggunakan jenis pupuk cair pada daun akan menjadi lebih efektif dan efisien apabila digunakan cara yang tepat. Anda harus memperhatikan setiap teknik-teknik pemupukan agar lebih tepat sasaran.

Anda perlu memperhatikan jenis pupuk yang akan digunakan, kapan waktu terbaik memberikan pupuk, hingga seberapa dosis yang diperlukan oleh tanaman. Pupuk daun sendiri termasuk kedalam jenis pupuk buatan.Jadi, jelaslah bahwa cara pengaplikasiannya adalah dengan menggunakan alat untuk disemprotkan ke daun.

Penyemprotan ke Daun Lebih Optimal

Penyemprotan Pupuk Daun
Penyemprotan Pupuk Daun

Keuntungan dari penggunaan pupuk daun ialah proses penyerapan dari unsur hara yang nanti akan berproses lebih cepat jika dibandingkan dengan proses pemupukan melalui akar tanaman. pada proses penyemprotan melalui daun, Anda akan mendapatkan hasil tanaman yang tunasnya tumbuh lebih cepat dan terjaganya unsur hara di dalam tanah.

Seperti yang telah diketahui, daun memiliki sebuah stomata atau mulut yang terdapat pada daun. Stomata akan secara otomatis membuka atau menutup yang diatur oleh adanya sebuah tekanan yang disebut dengan tugor dari sel-sel penutup.

Apabila tekanan pada tugor mengalami peningkatan, maka mulut atau stomata daun akan terbuka. Namun, apabila tekanan pada tugor mengalami penurunan maka stomata akan menutup.

Salah satu pengaruh terbesar dari tekanan tugor ialah banyaknya jumlah air yang terbuang melalui proses penguapan daun yang terjadi karena matahari dan juga angin. Apabila Anda menyemprotkan larutan dari pupuk daun tadi, maka tanaman bukan hanya akan menyerap air semata, namun juga akan menyerap zat unsur hara yang sangat dibutuhkan oleh tanaman.

Pada prosesnya, pemberian pupuk daun akan lebih efektif apabila Anda menyemprotkan pupuk kepada bagian daun yang menghadap kebawah atau pada bagian punggung daun. Hal ini dikarenakan pada daun yang menghadap kebawah atau punggung daun terdapat banyak stomata yang terbuka, sehingga penyerapannya lebih efektif.

Waktu Terbaik untuk Aplikasi Pupuk Daun

Waktu penggunaan pupuk daun juga terbilang penting untuk diperhatikan. Pada saat matahari tidak terlalu terik sinarnya adalah sebuah waktu yang sangat pas untuk menyemprotkan pupuk pada daun. Anda dapat mengambil waktu pada pagi atau sore hari untuk waktu penyemprotannya. Pada waktu tersebut, stomata daun sedang membuka mulutnya dengan sempurna.

Hindari memberikan pupuk pada saat matahari sedang bersinar terlalu terik. Hal tersebut dapat membuat daun menjadi seperti terbakar.Hindari pula untuk memberikan pupuk daun saat musim hujan telah tiba. Hal tersebut akan membuat pupuk daun terbuang sia-sia dan kondisi stomata pada saat musim hujan umumnya sedang menutup.

Gunakan Alat Khusus

Usahakan menggunakan alat penyemprot yang belum digunakan pada pupuk lain, sehingga Anda benar-benar mengkhususkan alat penyemprot untuk bagian daun.

Alasannya adalah pada alat penyemprot yang digunakan bekas untuk menyemprot herbisida, kandungan herbisida akan sulit dibersihkan karena memiliki jenis larutan yang sangat kuat. Sehingga dikhawatirkan akan menimbulkan kerusakan pada tanaman karena tercampurnya zat-zat tersebut.

Hindari Penggunaan Pupuk dengan Pestisida Bersamaan

Hindari penggunaan pupuk daun bersamaan dengan jenis pestisida yang memiliki zat yang cukup pekat sehingga dapat menyebabkan daun tidak menyerap pupuknya karena menempelnya pupuk daun sehingga sukar untuk diserap.

Jeda Waktu Penyemprotan

Masa penyemprotan dapat Anda lakukan 10 hari sekali, hingga tumbuh tunas baru. Apabila tunas-tunas baru telah muncul, maka hentikan proses penyemprotan sementara waktu. Tunas baru begitu peka terhadap pupuk sehingga penyemprotan baru dapat Anda mulai kembali setelah tunas baru tersebut sudah cukup kuat.

Lakukan penyemprotan susulan ketika tunas baru sudah kuat dengan menggunakan pupuk yang memiliki kandungan P dan K tinggi. Lakukan penyemprotan dengan waktu 10 hari sekali. Hal tersebut juga berlaku ketika bunga mulai bermekaran maka proses pemupukan harus dihentikan sementara waktu, karena akan menyebabkan bunga rontok apabila terkena pupuk.

Pemupukan pada daun dapat Anda lakukan kembali setelah bunga mulai terbentuk menjadi buah, dengan ketentuan daun yang disemprot bukan buahnya. Selain itu, tanaman yang tidak boleh disemprot adalah tanaman yang baru saja dipindahkan ke media baru seperti lapangan. Anda baru dapat melakukan penyemprotan kembali setelah tanaman tersebut terlihat segar.

Demikian penjelasan mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan cara pengaplikasian pupuk daun terbaik yang bisa kami ulas untuk anda. Semoga bermanfaat.

Baca juga: 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *