Panduan Cara Budidaya Buah Naga yang Benar Agar Berbuah Optimal

Cara Menanam Buah Naga – Siapa sih yang tidak mengenal buah yang satu ini, dari segi kesehatan sangat baik bagi tubuh dan dari segi bentuk sangat indah dilihat oleh karena itu banyak dari kita yang melakukan pembubidayaan buah naga namun masih kurang memahami cara menanam buah naga yang benar.

Kini telah banyak orang yang melakukan inovasi cara menanam buah naga, karena harga yang ditawarkan cukup tinggi dan proses penanaman yang mudah. Selain sebagai buah konsumsi buah naga juga bisa digunakan sebagai tanaman hias karena dari bentuknya sangat cantik.

Manfaat Buah Naga untuk Kesehatan

Sebelum kita membahas lebih jauh cara menanam buah naga ada baiknya untuk mengetahui apa saja manfaat yang kita peroleh setelah mengkonsumsi buah naga? Berikut ini Manfaat buah naga bagi tubuh kita, antara lain sebagai berikut :

  1. Membantu Menjaga Kesehatan dan Stamina tubuh, karena buah naga banyak mengandung antioksidan. Fungsi dari antioksidan bagi tubuh adalah menjaga dan meminimalisir efek radikal bebas serta membuat tumbuh konsumen lebih tahan terhadap serangan penyakit
  2. Manfaat kedua dapat menurunkan kolesterol tinggi karena mengadung vitamin B3 yang baik bagi seseorang pengidap penyakit kolesterol tinggi. Penyakit kolesterol sangat berbahaya jika terus dibiarkan berkembang karena bisa memicu penyakit lebih berbahaya seperti jangtung, koroner serta stroke.
  3. Karena buah naga mengadung vitamin B3, bisa mengobati penyakit batuk serta dapat membantu penyembuhan penyakit asma dan darah tinggi . Sudah jelas bahwa penyakit batuk, asma, menstabilkan tekanan darah. Sangat kami saran bagi anda yang mengalami penyakit tersebut segera mengkonsumsi buah naga secara teratur.
  4. Manfaat selanjutnya dari buah naga dapat menyembuh penyakit kanker, sudah jelas bahwa buah naga mengandung vitamin kompleks sehingga sangat baik dalam proses penyembuhan penyakit.
  5. Manfaat selanjutnya dapat menyembuhkan penyakit diabetes, memang buah naga memilik rasa manis namun rasa manis tidak berasal dari glukosa sehingga aman bagi penderita penyakit diabetes.

Baiklah setelah kita membaca sedikit manfaat buah naga, SentraBudidaya akan memberikan informasi mengenai cara menanam buah naga dengan benar.

Cara Memilih Bibit Buah Naga yang Benar

Langkah pertama yang harus anda perhatikan agar bisa sukses dalam budidaya buah naga adalah pada proses pemilihan bibit.

Untuk pemilihan bibit sendiri tergantung anda, kira-kira anda ingin membudidayakan buah naga ini dengan cara apa? Karena ada 2 metoda budidaya buah naga itu sendiri, yaitu dengan cara vegetatif maupun genaratif.

Sebagaimana yang sudah kita ketahui bersama, cara generatif adalah cara pengembangan melalui biji, benih diambil dengan cara mengeluarkan biji pilihan dari buah naga. Cara ini cukup sulit dan hanya dilakukan oleh penangkar yang sudah berpengalaman.

Kemudian cara selanjutnya adalah dengan metode vegetatif yang banyak dilakukan oleh pembudidaya. Alasannya tentu saja lebih mudah, praktis dan cepat dalam pengerjaannya. Selain caranya mudah, metode vegetatif sendiri mempunyai sifat yang sama dengan indukan. Jadi Anda tinggal memilih indukan yang berkualitas kemudian diperbanyak dengan cara vegetatif. Berikut langkah-langkah untuk mendapatkan bibit dari buah naga.

Mari kita bahas lebih dalam mengenai cara vegetatif saja, anda bisa melakukan stek pada batang tanaman yang sudah pernah berbuah setiaknya 2-3 kali. Hal ini untuk memastikan agar budidaya buah naga cepat berbuah. Pilihlah batang tanaman yang memiliki diameter minimal 8 cm, keras, tua dan memiliki warna hijau kelabu dan sehat. Semakin besar dan kuat batang tersebut akan semakin baik, karena batang tersebut menjadi batang utama buah naga.

Pembibitan tanaman buah naga
Pembibitan tanaman buah naga

Silahkan potong batang buah naga dengan panjang sekitar 80-120 cm. Jangan potong semua, sisakan sekitar 20%, yang 80% akan digunakan menjadi bibit tanaman. Potong calon bibit dengan panjang 20-30 cm, bagian ujung atas dipotong rata sedangkan ujung bawah dipotong mirip, Hal ini bertujuan agar akar tanaman bisa cepat tumbuh. Usahakan agar batang yang distek memiliki minimal 4 tunas baru.

Biarkan batang stek yang dipotong sampai mengering getahnya, hal ini bertujuan agar tanaman tidak cepat busuk saat ditanam. Untuk mengurangi resiko bibit terserang jamur, stek yang akan ditanam sebaiknya dicelupkan terlebih dahulu ke dalam fungisida.

Cara budidaya bibit buah naga adalah menyiapkan media semai, bisa dengan membuat bedengan atau menggunakan polybag. Buatlah media tanam dengan menggunakan campuran tanah dan pupuk organik (bisa menggunakan pupuk kandang atau pupuk kompos). Perbandingan campuran kedua bahan tersebut adalah 1:1.

Sebelum bibit ditanam sebaiknya siram dulu media penyemaian agar terjaga kelembabannya. Kemudian tancapkan bibit, bagian yang runcing berada di bawah dengan kedalaman sekitar 5 cm. Taruh bibit di tempat yang terlindung dari sinar matahari secara langsung. Siram bibit buah naga setidaknya2-3 kali dalam sehari sampai tanaman tumbuh tunas.

Setelah 3 minggu sejak bibit ditanam biasanya akan mulai tumbuh tunas, saat ini tanaman harus terkena sinar matahari secara langsung. Pemeliharaan bibit biasanya berlangsung sampai 3 bulan sampai tanaman siap untuk dipindahkan ke media tanam. Bibit yang berusia 3 bulan baisanya memiliki tinggi tanaman sekitar  50-80 cm.

Panduan Cara Menanam Buah Naga

Cara Menanam Buah Naga
Cara Menanam Buah Naga

Cara menanam buah naga agar berbuah cepat sebagai berikut :

1. Persiapan Lahan

Kira-kira berapa luasan tanah yang ingin anda jadikan tempat untuk menanam buah naga? Budidaya buah naga menjadi salah satu bisnis yang menguntungkan saat ini. Pasalnya permintaan buah ini sangat tinggi, ditambah lagi harga pasarannya cukup mahal, yaitu sekitar 35.000 perkilo.

Untuk anda yang ingin budidaya buah naga dalam lahan 1 hektar, maka anda akan membutuhkan sekitar 6400 bibit dan 1600 tiang.

Lahan Tanam Buah Naga
Lahan Tanam Buah Naga

 

2. Siapkan Tiang Penyangga

Langkah selanjutnya, anda siapkan tiang untuk penyangga batang buah naga karena buah naga memiliki batang merambat fungsi dari tiang ini sebagai sarana perambatan batang buah naga. Anda bisa memilih tiang penyangga berbahan besi maupun kayu yang terpenting kuat dan kokoh.

Kembali lagi, ke luasan lahan tadi, untuk lahan 1 hektar yang akan ditanami buah naga, maka anda membutuhkan tiang penyangga sekitar 1600 tiang dengan susunan secara berbaris,  jarak tiang dalam satu baris 2,5 meter sedangkan jarak antar baris 3 meter.

Tiang sendiri bisa dibuat persegi atau silinder dengan diamater sekitar 10-15 cm. Tetapi bila Anda memiliki dana yang terbatas bisa menggunakan kayu atau bambu yang cukup kuat untuk menopang tanaman.

Ukuran tinggi tiang panjat biasanya berukuran 2-2,5 meter dan ditanam ke dalam tanah sedalam 50 cm. Hal ini agar tiang bisa berdiri dengan kokoh untuk menopang pertumbuhan buah naga. Di antara barisan buat saluran drainase sedalam 25 cm.

3. Persiapan Media Tanam

Sebagai gambaran, anda bisa menambahkan 10 kg pasir pada tanah hasil galian lubang tersebut, penambahan pasir ini bertujuan untuk meningkatkan porositas tanah. Setelah itu tambahkan pupuk kandang atau kompos sebanyak 10-20 kg. Jangan lupa campurkan juga kapur pertanian atau dolomit, karena buah naga memerlukan banyak kalsium. Campur semua bahan di atas dan aduk hingga rata.

Setelah semua bahan tadi tercampur rata, langkah selanjutnya adalah menimbun kembali lubang galian tersebut dengan bahan-bahan di atas, lalu siram dengan air hingga basah namun jangan sampai menggenang. Setelah basah, maka langkah selanjutnya adalah membiarkan media tanam tersebut terkena sinar matahari sampai menggering.

Berikutnya, 2-3 hari selanjutnya berikan tambahan pupuk TSP sebanyak 25 gram setiap lubangnnya. Pemberian pupuk melingkari tiang panjat dengan jarak sekitar 10 cm. Biarkan sekitar 1 hari, kini media telah siap untuk ditanami buah naga.

4. Penanaman

Langkah yang terakhir yang perlu anda lakukan adalah pemilihan serta penanaman bibit buah naga. Sebelum melakukan penanaman pilih dulu bibit mana yang memiliki kualitas baik berikut ini adalah ciri-ciri buah naga yang memiliki kualitas terbaik :

  • Induk tanaman buah naga harus dalam keadaan subur, sehat serta segar
  • Terbebas dari hama serta memiliki batang yang kokoh
  • Warna batang hijau tua serta diujung batang utuh dan lancip

Tujuan dipilihnya bibit yang berkualiatas agar tanaman buah naga dapat berbuah secara maksimal sehingga panen dapat berlimpah. Setelah pemilihan bibit anda bisa langsung menanam bibit buah naga ditempat yang berisi media tanam yang anda siapkan, lakukan penyiraman dan letakkan buah naga didaerah yang terkena sinar matahari.

Tanam sekitar 4 bibit buah naga yang sudah kita semua tadi dengan jarak dengan tiang sekitar 10 cm. Gali lubang tanam sedalam 10-20, sesuaikan dengan panjang bibit. Kemudian masukan bibit ke dalam lubang dan timbun kembali dengan tanah sambil dipadatkan.

Jangan lupa, setelah bibit kita tanam, langkah selanjutnya adalah mengikat bibit tersebut agar menempel dengan tiang panjat. Lakukan pengikatan agar tanaman bisa tumbuh menjulur sepanjang 20-30 cm. Pengikatan jangan terlalu kuat agar tanaman memiliki ruang gerak dan tidak melukai bibit tanaman.

Artikel terkait: Panduan Cara Menanam Bawang Merah Step by Step

Cara Merawat buah Naga Agar Berbuah Maksimal 

Setelah anda mengikuti tahap-tahap cara menanam buah naga diatas, tahap selanjutnya yang perlu anda lakukan adalah cara merawat tanaman buah naga. Tanaman yang satu memang harus diperlakukan secara khusus jika ingin menghasilkan buah berlimpah, baiklah kami akan menyajikan beberapa cara merawat tanaman buah naga agar berbuah dengan cepat sebagai berikut :

1. Penyiraman

Cara merawat tanaman buah naga yang pertama adalah proses penyiraman, anda hanya perlu melakukan penyiraman pagi dan sore jika cuaca sedang stabil.

Penyiraman Buah Naga
Penyiraman Buah Naga

Namun  saat cuaca penghujan anda bisa mengurangi jumlah penyiraman dengan melihat keadaan, kalau cuaca sedang kemarau maka anda perlu melakukan penyiraman lebih maksimal. Hindari penyiraman saat cuaca penghujan tinggi.

2. Pemberian pupuk

Selanjutnya anda harus memberikan pupuk, kita ketahui fungsi melakukan pemupukkan agar tanaman buah naga mendapat semua kebutuhan yang diperlukan saat proses pertumbuhan.

Melakukan pemupukkan tidak bisa sembarangan karena proses ini salah satu faktor jumlah dan kualitas buah naga nanti contoh pemupukkan saat buah naga belum ada tanda- tanda berbunga anda bisa memberikan pupuk yang banyak mengandung nitrogen(N) sedangkan saat buah naga sudah mengalami tanda-tanda akan berbuah maka anda perlu memberikan pupuk yang banyak mengandung fosfor (F) dan kalium (K).

3. Pemangkasan cabang

Cara merawat tanaman buah naga yang terakhir adalah pemotongan cabang, tujuan proses ini agar tanaman bisa terjaga kesehatan saat berbuah atau sebelum berbuah. Anda bila melakukan pemotongan cabang sesuai dengan keadaan tanaman, namun saran dari kami untuk memotong cabang tanaman yang masih berbentuk tunas.

Sekedar informasi saja, untuk cabang yang sudah berbuah 3-4 kali biasanya sudah tidak terlalu produktif sehingga perlu diremajakan. Bekas potongan cabang ini bisa digunakan menjadi bibit buah naga. Yang paling penting dalam proses pemangkasan adalah membuat bentuk tanaman ini menjadi lebih teratur.

Diatas merupakan cara merawat tanaman buah naga secara benar, mudah bukan?

Proses Pemanenan

Ini dia saat-saat yang ditunggu, setelah beberapa bulan kita merawat buah naga, maka tibalah saat buah naga berbuah dan dipanen.

Panen Buah Naga
Panen Buah Naga

Kita biasanya sudah dapat menikmati hasil dari jerih payah kita setelah 10-12 bulan semenjak bibit ditanam.

Buah naga termasuk buah yang memiliki masa produktif yang sangat panjang, bisa sampai 20 tahun. Wah, sangat lama sekali ternyata ya.

Biasanya, dalam satu tanaman buah naga bisa memproduksi hingga 1 kg buah naga. Sedangkan dengan lahan seluas 1 hektar dengan jumlah tanaman 6400 akan menghasilkan 6-7 ton buah naga sekali panen. Budidaya buah naga bisa dikatakan sukses bila dalam satu tahun bisa menghasilkan 50 ton buah naga untuk setiap 1 hektar lahan yang digunakan. Wow, angka yang sangat fantastis sekali bukan? Tidak heran kenapa banyak orang juga tertarik untuk membudidayakan buah naga di halaman mereka.

Untuk kenampakan buah naga yang siap panen yaitu kulit buah mulai berwarna merah mengkilap dan jumbai buah berwarna kemerahan, warna hijaunya sudah mulai berkurang. Mahkota buah mengecil dan pangkal buah mulai menguncup sedangkan buah mulai membulat dengan berat 400-600 gram.

Tips Budidaya Buah Naga dengan Benar 

Berikut ini beberapa tips menanam buah naga yang sebaiknya juga anda perhatikan:

  • Pertama anda harus mencari media tanam tanah berpasir, kering dan berwarna merah. Jika ditempat anda hanya ada tanah yang bertektur basah gunakan kapur sebagai solusinya.
  • Pilih tanah yang memiliki pH 7 jangan lebih, karena jika tanah terlalu asam tanaman akan sering terseram jamur
  • Usahakan untuk memotong cabang buah naga, karena jika cabang terlalu banyak hasil buah akan sedikit. Maksimal cabang dari satu tanaman 4-6 saja
  • Saat tiba musim buah lakukan pemotongan ujung cabang, hal ini bertujuan agar tanaman tidak berkonsentrasi pada pertumbuhan batang

Baiklah itu sedikit informasi mengenai cara menanam buah naga yang bisa kami sampaikan, selain itu kami juga menyampaikan manfaat, cara merawat dan tips menanam buah. Semoga bisa membantu anda semua,terima kasih. 

Simak info menarik lainnya: Panduan Cara Menanam Hidroponik yang Benar!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *