Panduan Cara Membuat Pupuk Kompos

Cara Membuat Pupuk Kompos – Pupuk adalah tambahan zat untuk menyuburkan tanah yang berguna untuk meningkatkan hasil produksi dari tanaman. Salah satu pupuk yang menjadi dasar dalam pertanian adalah pupuk kadang. Pupuk ini merupakan pupuk yang paling utama dalam proses penyuburan tanah.

Pasalnya, dalam pupuk kandang terdapat unsur hara yang sangat lengkap, seperti fosfor, kalium, dan nitrogen dimana unsur-unsur tersebut sangat diperlukan bagi tanaman. Namun sayangnya, meskipun memiliki unsur hara yang begitu lengkap, unsur tersebut tidak diserap dengan baik oleh tumbuhan.

Oleh karena itu, pupuk kandang harus diolah terlebih dahulu agar nutrisi yang terkandung bisa lebih mudah terserap oleh tumbuhan. Salah satu pengolahannya adalah dibuat pupuk kompos.

Pupuk kompos itu sendiri adalah pupuk yang berbahan utama dari kotoran hewan dan ditambah dengan beberapa unsur lain kemudian difermentasi agar menjadi pupuk yang lebih mudah diserap tanaman.

Cara membuat pupuk kompos itu sendiri tidaklah sulit dan akan lebih menghemat biaya jika dibuat sendiri. Selain murah, pupuk kompos juga memiliki banyak manfaat bagi tanaman dan tanah. Sayangnya, untuk mengolah pupuk kandang menjadi pupuk kompos memang diperlukan proses pengolahan yang tepat.

Namun tentu saja, pupuk kompos ini akan sangat bermanfaat bagi para petani. Hal tersebut dikarenakan pupuk kimia saat ini harganya cukup tinggi.

Untuk membantu petani, tak jarang pemerintah menyediakan bantuan. Ketersediaan subsidi pupuk dari pemerintah ini nyatanya sering dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab yang bermain pupuk untuk mendapat keuntungan yakni dengan cara mempermainkan harga pupuk di pasaran.

Maka dari itu, tidak ada salahnya untuk membuat pupuk sendiri. Tapi sangat disayangkan, saat ini tidak semua petani mengetahui dengan pasti cara membuat pupuk kompos yang benar. Nah, lalu bagaimana cara membuatnya? Yuk, langsung simak saja ulasannya!

Simak juga: Jenis dan Manfaat Pupuk Organik

Keuntungan Pembuatan Pupuk Kompos

Pembuatan pupuk kompos sejatinya bisa dilakukan dengan memanfaatkan bahan-bahan baku yang mudah didapat disekitar tempat tinggal dari petani itu sendiri. Ada dua keuntungan dari pembuatan pupuk kompos tersebut, antara lain :

1. Mengurangi Biaya

Dengan mengetahui cara membuat pupuk kompos sendiri, para petani akan bisa mengurangi biaya akan pupuk kimia. Selain itu, ketersediaan pupuk akan lebih stabil dan terjamin jika dibandingkan dengan mengandalkan dari subsidi pupuk kimia.

2. Bahan Mudah Ditemukan

Mengapa biaya pembuatan pupuk kompos relatif sangat murah? Hal ini tentu saja karena bahan yang akan kita gunakan untuk membuat pupuk kompos ini sangat mudah kita dapat dilingkungan sekitar kita. Sebut saja  seperti kotoran ternak, isi rumen sapi, seresah dedaunan, air kencing ternak, dedak kasur sampai abu dapur.

Nah, semua bahan tersebut sangat mudah didapat dilingkungan rumah, bukan? Jadi kalian tidak perlu khawatir akan kesulitan dalam mencari bahan baku pembuatan pupuk kompos ini.

Cara Membuat Pupuk Kompos
Cara Membuat Pupuk Kompos

Cara Membuat Pupuk Kompos

Untuk membuat pupuk kompos secara murah dan praktis, kamu bisa ikuti tips berikut ini. Pertama, hal yang harus kamu siapkan terlebih dahulu adalah bahan bakunya.

1. Bahan Baku Pupuk Kompos

Adapun bahan-bahan yang harus disiapkan seperti 300 kg kotoran ternak yang sudah ditiriskan agar tidak basah, sampah organik, dan seresah dedaunan kering.

Selain itu, bahan tambahan bahan lain seperti 50% air kencing ternak (bisa sapi, kerbau, domba, kambing, kelinci, kuda), 15% abu dapur, 5% dedak kasar, 10% kapur mati  (kapur tembok) dan bakteri pengompos. Bakteri pengompos ini bisa diambil dari isi rumen sapi.

Tidak hanya bahan saja, tentunya kalian akan membutuhkan peralatan yang akan digunakan untuk mengolah pupuk tersebut.

2. Peralatan yang Dibutuhkan

Peralatan ini juga sama pentingnya agar lebih memudahkan kalian dalam mengolah pupuk kompos. Adapun peralatan yang akan kalian butuhkan adalah cangkul, sekop dan cengkek yang digunakan untuk mencampur dan mengambil kotoran, sampah, dedaunan, abu dapur, dedak kasar dan kapur mati.

Ember plastik yang digunakan untuk wadah dan plastik transparan untuk menutup ember.Setelah semua bahan dan peralatan sudah siap, saatnya kita bahas langkah-langkahnya.

3. Langkah Membuat Pupuk Kompos

Nah, sebelum memulai langkah-langkah dibawah ini, ada baiknya kalian memakai masker dan sarung tangan. Tahu kenapa? Karena kita akan mengolah yang namanya kotoran, pastinya akan mencium aroma-aroma yang tidak sedap yang akan menyengat hidung. Jika sudah, yuk… langsung saja ke langkah-langkah pembuatan pupuk kompos.

  1. Tumpuklah kotoran ternak, sampah organik dan seresah dedaunan sampai membentuk seperti gundukan dengan tinggi kurang lebih 20 cm.
  2. Kemudian, taburkan bahan tambahan lainnya yakni dedak kasar, abu dapur dan kapur diatas gundukan kotoran, sampah organik dan dedaunan.
  3. Nah, setelah bahan sudah berada dalam satu gundukan, siram gundukan tersebut dengan air sumur dan air kencing yang sudah disiapkan sebelumnya.
  4. Tambahkan juga bakteri pengompos dari isi rumen sapi. Setelah itu, tumpuk kembali dengan bahan-bahan sesuai urutan yang pertama tadi dan lakukan secara berulang-ulang dan aduk seperti membuat adonan semen dengan cangkul.
  5. Kemudian jika semua bahan sudah tercampur secara merata, tutup menggunakan plastik transparan untuk menghindari paparan sinar matahari dan terkena air hujan.
  6. Setelah itu diamkan gundukan tersebut selama kurang lebih 7 hari.
  7. Setelah satu minggu, pindahkan gundukan calon pupuk kompos ke lokasi disebelahnya dengan menyisirnya dari atas ke bawah secara terus menerus hingga berpindah.
  8. Setelah berhasil dipindah, tambahkan kembali air tanah dan air kencing ternak dengan dosis yang sama seperti tahap awal hingga mencapai tingkat kelembaban sebesar 60%. Nah, kalian pasti bingung cara mengetahui kelembaban yang pas, kan? Caranya gampang kok, ambilah pupuk kompos tersebut lalu kepal  dengan tangan kemudian lepaskan dari genggaman. Jika pupuk terpisah namun ditangan masih  terasa lembab dan masih ada sisa yang menempel ditangan, maka itu tandanya kelembaban pupuk kompos sudah pas.
  9. Diamkan kembali pupuk kompos tersebut kurang lebih 1 minggu.
  10. Nah, setelah satu minggu, pupuk kompos isready. Pupuk kompos sudah bisa digunakan atau mungkin disimpan di dalam karung goni.

Itu tadi bahan-bahan, peralatan serta langkah-langkah dalam pembuatan pupuk kompos yang bisa membantu dan bermanfaat. Mudah, bukan?

Namun selain itu, hal lain yang perlu diperhatikan adalah takaran penggunaan pumpuk kompos. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, maka harus dengan takaran yang tepat. Berikut takaran penggunaan pupuk kompos yang bisa kalian jadikan acuan.

Untuk tahun pertama, gunakan pupuk kompos sebanyak 10 ton per hektar lahan serta dengan penambahan pupuk buatan sebanyak 25%.Untuk tahun kedua, gunakan sebanyak 10 ton per hektar lahan pupuk kompos dengan tambahan pupuk buatan sebanyak 20%. Untuk tahun ketiga, berikan 15% pupuk buatan dan 10 ton per hektar lahan pupuk kompos.

Beda lagi di tahun berikutnya. Untuk tahun keempat, berikan 10 ton per hektar pupuk kompos dengan tambahan pupuk buatan sebanyak 10%.Untuk tahun kelima, berikan 10 ton per hektar pupuk kompos dan tambahan pupuk buatan sebanyak  5%.Dan untuk tahun keenam, tanah akan kembali subur dan bisa menghasilkan hasil yang maksimal pula.

****

Demikian informasi mengenai cara membuat pupuk kompos dilengkapi dengan takaran penggunaan pupuk kompos yang akan membantu anda dalam mempermudah pertanian. Semoga bermanfaat dan membantu!

Artikel terkait: Cara Membuat Pupuk Kandang Padat dan Cair

loading...
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *