Paduan Cara Budidaya Kacang Tanah Step by Step

Cara Menanam Kacang Tanah – Kacang tanah merupakan salah satu komoditas pertanian yang banyak ditanam oleh petani Indonesia, hal ini tentu karena permintaan kacang yang cukup tinggi.

Permintaan kacang tanah ini datang dari berbagai sektor, baik itu sektor rumahan, industri hingga permintaan ekspor kacang tanah. Bahkan tanaman kacang tanah termasuk yang paling banyak ditanam di Indonesia setelah padi, jagung dan kedelai.

Siapa sih yang tidak suka ngemil?

Nah, kacang tanah ini menjadi pilihan yang tepat untuk teman ngemil, baik itu kacang rebus, kacang kemasan siap konsumsi hingga kacang sangrai.

Kacang tanah juga banyak diolah menjadi berbagai panganan. Gado-gado atau pecal, kacang atom, kacang garuda, hingga kacang telur merupakan beberapa dari puluhan bahkan ratusan olahan berbahan dasar kacang tanah.

Tidak heran kenapa banyak petani yang berminat untuk melakukan budidaya kacang tanah ini. Karena prospeknya yang sangat bagus.

Kacang tanah yang dalam bahas Latinnya Arachis hypogaea ini bisa ditanam secara tunggal atau di tumpang sari dengan tanaman lainnya.

Anda berminat untuk budidaya kacang tanah? Sebenarnya cara menanam kacang tanah tidaklah sulit, itu jugalah yang menjadi salah satu alasan kenapa banyak petani mau membudidayakan tanaman umbi-umbian ini.

Cara Menanam Kacang Tanah

Kali ini Sentrabudidaya akan mengajak anda untuk melihat lebih dekat bagaimana cara menanam kacang tanah ini. Sebelum itu, anda sebaiknya mengetahui apa syarat tumbuh kacang tanah ini. Untuk lebih jelasnya berikut ini selengkapnya:

Syarat Tumbuh Tanaman Kacang Tanah

Agar tanaman kacang tanah ini dapat tumbuh dengan optimal, ada beberapa syarat tumbuh yang harus dipenuhi, berikut ini beberapa diantaranya:

  • Syarat yang pertama adalah ketinggian lahan, dimana kacang tanah ini dapat tumbuh dengan optimal pada lahan dengan ketinggian 50-500 MDPL. Namun, tanaman ini bisa beradaptasi hingga ketinggian 1500 meter.
  • Selain ketinggian tersebut, kacang tanah juga bisa tumbuh dengan optimal pada lahan yang memiliki curah hujan sedang. Jika curah hujan terlalu tinggi maka akan mengakibatkan bunga sulit diserbuki dan zona perakaran terlalu lembab sehingga menyuburkan pertumbuhan jamur dan penyakit yang menyerang buah.
  • Kacang tanah juga dapat tumbuh dengan optimal jika tanaman ini mendapatkan penyinaran matahari penuh, terutaman saat perkembangan daun dan pembesaran buah.
  • Lahan yang akan ditanami kacang tanah sebaiknya gebur dan memiliki kandungan unsur hara kalsium (Ca), nitrogen (N), kalium (K) dan pospat (P) yang cukup.
  • Untuk pH tanah, kacang tanah ini cocok pada lahan yang derajat keasamannya sekitar 5-6,3.

A. Tahap Persiapan Budidaya Kacang Tanah

mari kita masuk ke tahap persiapan sebelum tanah. Ada beberapa hal yang harus anda lakukan sebelum menanam kacang tanah ini, diantaranya adalah:

1. Mempersiapkan Media Tanam

Tahap persiapan yang pertama adalah menyiapkan media tanam kacang tanah. Sebagaimana yang sudah dijabarkan di atas, bahwa kacang tanah ini membutuhkan kondisi ideal agar bisa tumbuh dan memiliki kacang yang lebat, maka dari itu, perlakuan terhadap media tanam ini sangat berpengaruh terhadap keberhasilan budidaya kacang tanah nantinya.

a. Gemburkan Tanah

Pengolahan Lahan Kacang Tanah
Pengolahan Lahan Kacang Tanah

Pastikan lokasi yang akan kita tanami mendapatkan penyinaran secara langsung yang baik. Kemudian gemburkan tanah dengan menggunakan tracktor atau dengan cara mencangkulinya hingga tanah menjadi gembur.

b. Buat Bedengan

Anda bisa membuat bedengan untuk mencegah terjadi genangan air ketika hujan turun. Bedengan tersebut bisa anda buat dengan ukuran lebar 80-100cm dan tinggi sekitar 20-30cm untuk mencegah timbulnya genangan.

c. Berikan Kapur Pertanian

Setelah lahan sudah gembur, tahap selanjutnya adalah memberikan kapur pertanian. Berikan dolomid dengan julah 2 ton per hektar secara merata dan perlahan untuk membantu pembuahan kacang.

Diamkan selama 5 hari sebelum anda berikan perlakukan selanjutnya.

d. Tambahkan Pupuk Kandang

Agar tanaman kacang tanah ini bisa tumbuh dengan optimal, selain tanah gembur, juga harus subur tentunya, dengan kandungan unsur hara berupa kalsium, pospat, kalium, dan nitrogen yang cukup. Tambahkan pupuk kandang dan kompos yang sudah jadi dan campurkan secara merata.

Pupuk kandang ini jumlah sekitar 10 ton untuk 1 hektar lahan yang akan ditanami kacang tanah. Pastikan pupuk kandang yang sudah matang ya.

2. Pemilihan Benih

Tahap selanjutnya yang harus kita lakukan adalah persiapan benih kacang tanah yang akan kita tanam. Benih ini bisa kita dapatkan dari toko pertanian atau kita membuat benihnya sendiri dari kacang tanah tua dengan umur sekitar 100 hari. Untuk menjaga kualitas sebaiknya penyimpanan benih hanya 3-6 bulan saja.

a. Ciri ciri benih kacang yang bagus dan sehat

  • Warnanya coklat kehitaman
  • Tidak ada selaput saat cangkang dibuka

b. Perendaman Benih

Jika kita sudah memiliki benih yang akan kita tanam, maka proses selanjutnya adalah kita rendam benih tersebut menggunakan pupuk organik selama 3-5 jam sebelum bibit ditanam.

Proses perendaman ini bermanfaat untuk mencegah hama dan penyakit datang, lebih dari itu, proses perendaman ini juga bermanfaat untuk mempercepat perkecambahan karena pupuk cair organik biasanya mengandung antibiotik alami yang sangat berguna untuk menekan berkembangnya pathogen pada benih.

Jadi, jangan sampai anda melewatkan proses perendaman benih ya, karena dapat benih yang kita rendam ini akan terangsang tumbuhnya hormon yang sangat berguna supaya proses perkecambahan bisa lebih cepat.

C. Tata Cara Menanam Kacang Tanah

Cara Menanam Kacang Tanah
Cara Menanam Kacang Tanah

Nah, tibalah kita pada proses menanam kacang tanah. Cara menanam kacang tanah sangat mudah sekali, berikut ini panduannya untuk anda:

  • Cara menanam kacang tanah yaitu dengan melubangi tanah dengan cara ditugal dengan jarak tanam 25×25 cm.
  • Masukan 1 benih biji untuk setiap lubang.
  • Padatkan dengan tanah.

*Note:

Untuk 1 hektar tanah, kamu memerlukan 50 KG benih.

D. Proses Perawatan Kacang Tanah

Proses Perawatan Kacang Tanah
Proses Perawatan Kacang Tanah

Setelah bibit selesai kita tanam, proses yang tidak kalah penting adalah proses perawatan. Proses perawatan ini berperan untuk menjaga agar kacang tanah dapat tumbuh dengan optimal.

Berikut ini beberapa langkah perawatan kacang tanah yang mesti anda lakukan:

1. Penyiraman

Lakukan penyiraman setiap pagi dan sore (saat musim kemarau).

2. Pemupukan

Biasanya 4-7 hari setelah tanam benih yang kita tanam ini akan mulai berkecambah. Kemudian pada uur 20 HST maka kacang akan mulai berbunga.

Maka akan tumbuh ginofor dari hasil penyerbukan dan pembuahan yang nantinya akan menjadi cikal bakal polong. Nah, pemberian pupuk susulan juga sangat penting saat kacang tanah memasuki fase pembuahan.

Berikan pupuk yang kaya akan unsur pospor. Anda bisa memberikan pupuk organik dalam bentuk cair.

3. Penyiangan

Proses perawatan kacang tanah yang tidak kalah penting adalah proses penyiangan gulma dan rumput liar. Jangan lupa juga untuk melakukan pembubunan tanah pada bagian bawah tanaman untuk meningkatkan kualitas kacang.

4. Memberantas Hama dan Penyakit

Dengan seringnya melakukan penyiangan gulma dan tanaman liar, biasanya akan meminimalisir munculnya hama dan penyakit. Hama dan penyakit yang sering muncul seperti ulat penggulung daun, ulat jengkrak, dan hama lainnya.

Sementara untuk mengatasi penyakit seperti layu, bercak, gapong, dan sclerotium, kamu bisa mengatasinya dengan cara melakukan sanitasi lingkungan, mencabut tanaman yang sakit, dan memilih varietas yang tahan penyakit.

E.  Tahap Panen Kacang Tanah

Proses Panen Kacang Tanah
Proses Panen Kacang Tanah

Memasuki masa yang ditunggu-tunggu, panen. Biasanya panen bisa dilakukan ketika kacang tanah sudah memasuki umur 3 bulan setelah masa tanam untuk varietas unggul dan 5 bulan untuk yang biasa.

Adapun ciri-ciri kacang tanah siap panen seperti daun dan batang mengeras serta berubah warna menjadi kuning dan berguguran.

Sebelum memanen, sebaiknya anda memeriksa terlebih dahulu bijinya apakah sudah penuh atau belum. Jiksa sudah penuh maka anda bisa melanjutkan proses pemanenan dengan cara mencabut dan membiarkan polong menggantung pada tanaman kacang.

***

Demikianlah panduan cara menanam kacang tanah yang bisa kami sajikan untuk anda. Semoga bisa menjadi referensi untuk anda yang ingin budidaya kacang tanah, mengingat prospek ke depan yang cukup bagus.

Baca juga: Cara Menanam Kacang Hijau Step by Step

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *