Manfaat Pupuk Kalsium Bagi Pertumbuhan Tanaman

Pupuk Kalsium – Di kala musim hujan, kegiatan menanam merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi para petani tanaman hortikultura. Pasalnya, cuaca yang cenderung lembab dan basah seringkali memunculkan adanya serangan penyakit secara massive pada tanaman, misalnya saja jamur.

Jika sudah begini, tidak jarang para petani merugi karena terancam gagal panen. Imbasnya, tentu saja terjadi kelangkaan hasil panen dan semakin meningginya harga produk dari bahan baku tersebut. Oleh karenanya, memberikan pupuk kalsium sangat dibutuhkan untuk memperkuat tanaman.

Manfaat Pupuk Kalsium via Mitolam
Manfaat Pupuk Kalsium via Mitolam

Lalu kira-kira selain itu, apa saja sih manfaat pupuk ini untuk pertumbuhan tanaman? Penasaran? Langsung saja simak ulasannya ya!

Mengenal Kalsium pada Tanaman

Kalsium atau yang dalam unsur periodik disimbolkan dengan Ca, merupakan unsur golongan 2A yang tergabung dalam jenis logam alkali tanah dan bersifat basa. Selain itu, kalsium juga termasuk unsur makro sekunder bersama dengan belerang dan magnesium lantaran peran vitalnya dalam siklus fisiologis tanaman.

Kalsium bertugas untuk penyusun dinding sel, pengatur sintesis protein, perangsang titik tumbuh pucuk baru pada daun dan akar, serta bertugas menghambat penuaan sel pada tanaman. Lengkap, bukan?

di dalam bidang pertanian, bentuk-bentuk kalsium yang sering dipakai adalah kalsium karbonat (CaCO3), kalsium oksida (CaO), kalsium hidroksida (Ca(OH)2, kalsium silikat (Ca-SiO3), dan dolomit (CaMg(CO3)2. Zat ini nantinya diserap tanaman dalam bentuk ionnya.

Itulah mengapa kalsium yang ada di dalam tanah bersumber dari mineral tanah primer. Mineral tersebut antara lain kalsit (CaCO3), gipsum (CaSO4), dan Ca-posfat serta dolomit (CaMg(CO3)2. Ion-ion ini memiliki muatan positif  sehingga nantinya dapat diikat koloid tanah untuk persediaan tanaman.

Manfaat Kalsium Bagi Pertumbuhan Tanaman

Kalsium memiliki beberapa manfaat untuk pertumbuhan tanaman. Selain untuk memperkuat tanaman, fungsi pemberian pupuk ini adalah untuk merangsang pertumbuhan akar, mempermudah penyerapan kalium, dan sebagai faktor pembatas dalam pembentukan dinding sel. Hal tersebut nantinya secara tak langsung akan membuat kalsium seolah-olah bertugas mempengaruhi pembelahan sel tanaman itu sendiri.

Dari semua kelebihan menggunakan pupuk kalsium pada tanaman, satu yang sangat bermanfaat adalah fakta bahwa kalsium dapat menetralkan reaksi asam dalam tanah. Pengaplikasian pupuk ini dalam skala pH rendah ternyata dapat meningkatkan nilai pH tanah menjadi netral lho.

Alhasil, secara tidak langsung kalsium juga berperan mencegah timbulnya patogen tular pada tanah, misalnya saja Fusarium dan Ralstonia yang banyak ditemukan pada tanah pH rendah. Maka jangan heran jika memberi kalsium dapat membuat tanaman tumbuh dengan baik ya guys.

Maka dari itu mengingat besarnya manfaat kalsium, tidak memberi pupuk zat satu ini jelas akan sangat merugikan tanaman. Pasalnya, kekurangan kalsium bisa membuat tanaman sangat rentan terhadap infeksi, mulai dari jamur hingga bakteri patogen. Selain itu, mobilitas gula dalam tanaman juga akan meningkat sehingga ketersediaan alami kalsium dalam tanaman juga akan semakin berkurang.

Ciri-Ciri Tanaman Kekurangan Kalsium

Nah, untuk mengetahui ciri tanaman yang sedang defisiensi kalsium, maka ada cara mudah untuk menerkanya. Cukup perhatikan saja fisik tanaman dan kamu akan menemukan apakah tanaman tersebut mengalami kekurangan kalsium atau tidak.

Perhatikan apakah tanaman memiliki bunga-bunga yang mudah rontok, buah yang mudah pecah dan sering mengalami blossom rot alias busuk pada ujungnya, serta apakah sering mengalami internal rot alias busuk berwarna coklat pada dagingnya.

Jika itu semua ada pada fisik buah, dibarengi dengan daya simpan buah itu sendiri yang tidak bertahan lama, maka sudah bisa dipastikan jika tanaman tersebut mengalami kekurangan kalsium.

Selain dari buah dan bunga, mengetahui defisiensi kalsium pada tanaman bisa melalui daun-daunnya. Perhatikan apakah daun tersebut mudah berkeriput dan mengering.

Jika iya, maka daun tersebut mengalami pertumbuhan sistem akar yang terhambat dan disebabkan karena kurangnya unsur satu ini. pasalnya, efek langsung kurangnya kalsium pada tumbuhan adalah terkumpulnya zat-zat lain di dalam jaringan sehingga menurunkan daya tumbuh tanaman.

Namun, jika kekurangan unsur kalsium itu tidak baik, maka terlalu berlebih mengandung kalsium pada tumbuhan juga tidak disarankan. Pasalnya, tumbuhan dapat dehidrasi pada musim kering.

Selain itu, tingginya kalsium pada tanaman juga bisa mengurangi unsur lain, misalnya kalium (potassium), zinc, boron, dan magnesium. Ciri fisiknya mungkin bisa kamu temukan pada penampakan daun yang lebih gelap dari seharusnya serta siklus pembungaan tumbuhan yang terhambat.

Cara Pengaplikasian Pupuk Kalsium

Lantaran sejuta manfaatnya, pengaplikasian pupuk kalsium sangatlah dianjurkan. Selain membuat tanaman tidak mudah terinfeksi jamur atau bakteri, kalsium menghambat patogen lainnya dan meningkatkan kinerja tumbuhan.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, memberi pupuk ini dapat mencegah daun dan buah busuk. Tapi tahukah kamu jika kalsium juga dapat memperbaiki kualitas buah kala panen?

Nah, asal tahu saja, kalsium nyatanya berperan mengatur proses sintesis protein dan menghambat penuaan sel pada tumbuhan sehingga nantinya akan menyebabkan hasil panen dapat disimpan lebih lama. Hal ini terjadi karena kalsium membuat dinding sel buah menjadi lebih tebal. Hebat, bukan?

Sementara itu untuk pengaplikasiannya, kamu cukup memberikan pupuk kalsium setelah 1 minggu dari hari pertama tanam. Beri pupuk dari masa itu sampai masa panen terjadi, entah itu untuk tanaman sayuran, pangan, ataupun untuk tanaman buah-buahan.

Usahakan beri sesuai dosis yang dianjurkan. Kamu tahu bukan bagaimana nasib tanaman jika kekurangan dan kelebihan zat satu ini? Maka dari itu, harap berhati-hati ya!

Baca juga: Manfaat dan Cara Menggunakan Pupuk SP 36

Merk Dagang dan Harga Pupuk Kalsium

Bagi yang masih belum paham merk pupuk kalsium apa yang bagus, tenang saja. Pasalnya di pasaran banyak beredar beragam jenis dan merk pupuk satu ini.

Merk-merk tersebut antara lain CANITA (Calcium Nitrate) dan Calcium Super (55% CaO) Cap Tawon yang mempunyai harga normal sekitar Rp 27.000 per kilonya, CANTIK (Calcium Ammonium Nitrate 12% CaO) dengan harga normal sekitar Rp 14.500 per kg, dan Meroke CALNIT (Calcium Nitrate 26% CaO) yang harganya sekitar Rp 25.000 per kg. Ada juga YARA Liva CALCINIT (19% CaO) dengan harga Rp 22.500 per kg dan terakhir merk CNG CALCINIT Pak Tani (26,5% CaO) dengan harga Rp 20.000 per kg.

Tentunya semua merk ini sering digunakan oleh petani sayur dan juga dikemas dengan baik serta mengandung kalsium yang sesuai takaran. Umumnya, kamu bisa menemukan pupuk yang mengandung kalsium tinggi dalam kemasan pupuk daun.

Hal ini karena kalsium dinilai akan lebih efektif jika digunakan sebagai pupuk daun atau foliar fertilizer yang pengaplikasiannya dengan cara disemprot dengan dosis yang sesuai anjuran.

****

Nah, demikianlah ulasan mengenai manfaat pemberian pupuk kalsium pada pertumbuhan tanaman. Tidak hanya memperkuat saja, kalsium juga bisa memberi segudang manfaat yang sangat berarti untuk tumbuh kembang tanaman itu sendiri. Semoga penjelasan ini bermanfaat dan dapat menjadi sumber referensimu dalam mengembangkan bisnis tanam.

Artikel terkait: Jenis Pupuk NPK dan Manfaatnya untuk Tanaman

loading...
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *