Manfaat Pupuk Boron, Efek Kekurangan dan Dosis Aplikasinya

Pupuk Boron – Memiliki tanaman yang dipelihara, tentu membuat Anda akan menjaganya dengan sepenuh hati, misalnya memenuhi kebutuhan unsur haranya melalui proses pemupukan.

Proses pemupukan memang begitu penting demi terpenuhinya zat unsur hara yang sangat dibutuhkan oleh tanaman. Namun, pemupukan bukan hanya dilakukan untuk mencukupi kebutuhan tanaman saja.

Pemupukan juga dilakukan untuk memberikan perlindungan kepada tanaman dari serangan luar seperti hama, penyakit, dan juga tanaman liar atau gulma.

Nah, salah satu jenis pupuk yang banyak digunakan pada tanaman adalah pupuk boron. Sebelum Anda mengetahui lebih lanjut tentang bagaimana cara membasmi tanaman liar atau gulma menggunakan pupuk ini. Terlebih dahulu, Anda harus mengetahui apa pupuk boron itu.

Apa Itu Pupuk Boron?

Pupuk Boron adalah  jenis pupuk yang mengandung mikronutrien esensial boron atau borat. Boron sendiri merupakan sebuah unsur yang hanya dibutuhkan dalam jumlah takaran yang sangat kecil.

Namun, meski dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit, bukan berarti Anda menyepelekkan pupuk yang satu ini ya. Hal ini akan menyebabkan kesalahan yang cukup fatal apabila Anda menyepelekan kebutuhan dari boron pada tanaman.

Pupuk ini sendiri merupakan jenis yang diawasi oleh pemerintah penjualannya, hal ini disebabkan kandungannya yang juga perlu kehati-hatian dalam pengaplikasiannya pada tanaman. Lantas, sudah tahukah Anda apa saja kegunaan dari pupuk yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit ini?

Sejuta Fungsi dan Manfaat Pupuk Boron

Manfaat Pupuk Boron
Manfaat Pupuk Boron

Meski pupuk boron peredarannya begitu diawasi oleh pemerintah, namun boron juga tetap dibutuhkan oleh masyarakat karena memiliki beberapa manfaat yang penting bagi tanaman Anda.

1. Membantu Proses Pembelahan Sel

Meski pupuk ini hanya dibutuhkan dalam jumlah kecil, namun ternyata fungsinya sangat luar biasa bagi tanaman, terutama untuk membantu proses pembentukan sel.

Dengan pemberian pupuk ini maka pembentukan sel-sel menjadi lebih optimal sehingga pertumbuhan dan perkembangan tanaman akan semakin baik. Hal ini dapat dilihat dari pertumbuhan akar pada tanaman. Pupuk Boron ialah salah satu jenis pupuk yang dapat mempercepat proses pertumbuhan akar tanaman.

2. Membantu Proses Polinasi dan Produksi Benih

Selain membantu proses pembelahan sel, pupuk ini juga berperan dalam proses polinasi dan produksi benih. Polinasi ialah sebuah proses transfer serbuk sari dari bagian benang sari yang kemudian prosesnya begitu dipengaruhi oleh mikronutrien boron. Proses dari berlangsungnya polinasiakan sangat mempengaruhi tingkat dari hasil produksi benih pada sebuah tanaman.

3. Pembentukan Protein

Sebuah proses yang tak kalah pentingnya dalam sebuah tanaman adalah sebuah proses pembentukan dari protein pada tanaman. Boron begitu berperan dalam sebuah proses pembentukan protein yang nantinya akan sangat berpengaruh terhadap hasil panen tanaman Anda.

4. Penyedia Asupan

Boron dapat memberikan asupan dari unsur boron yang akan diserap oleh tanaman. Boron sendiri memiliki bahan aktif seperti B2O3 sebanyak 47 persen.

5. Menjaga Keseluruhan Tanaman

Pupuk ini juga memiliki fungsi yang cukup banyak dalam hal penjagaan. Mulai dari menjaga tanah, air pada permukaan tanah dan air dari adanya kontaminasi zat berbahaya.

Hal ini disebabkan karena pupuk boron telah melalui proses pemurnian dari bahan-bahan yang kotor seperti Cd, Arsenik, Pb, dan Hg.

6. Menjaga Tanaman dari Gulma

Kabar baiknya lagi, pupuk ini juga bermanfaat untuk melindungi tumbuhan Anda dari serangan gulma yang dapat mengambil nutrisi yang nantinya akan diserap oleh tanaman Anda.

7. Membantu Proses Metabolisme

Boron berperan aktif dalam hubungan metabolisme antara kalium dan kalsium.

8. Membantu Peningkatan Mutu

Apabila boron diberikan pada tanaman Anda, maka boron akan meningkatkan mutu dan kualitas dari hasil panen Anda, baik tanaman perkebunan, sayuran maupun buah-buahan.

Efek Kekurangan Unsur Boron Pada Tanaman

Melihat pentingnya penggunaan pupuk boron pada tanaman tentu membuat Anda berfikir apakah efek dari tanaman yang mengalami kekurangan boron dalam proses pertumbuhannya? Berikut ini ialah daftar dari efek kurangnya boron pada tanaman:

  • Tanaman mengalami kekerdilan pada tubuh tanaman.
  • Pada area akar tanaman akan muncul bercak-bercak atau lubang-lubang gelap.
  • Pucuk daun pada tanaman akan berwarna hitam dan juga abnormal.
  • Tingkat kematangan buah tidak rata.
  • Batang tanaman menjadi kaku.
  • Buah, Ubi hingga akar tanaman akan busuk dan keropos.
  • Apabila muncul buah dari tanaman tersebut maka teksturnya akan terasa kasar dan keropos.
  • Pada beberapa kondisi yang parah akan mengalami gagalnya panen.

Simak juga: Manfaat Pupuk ZK

Dosis Pupuk Boron untuk Tanaman

Nah cukup fatal bukan kondisi tanaman yang kekurangan kandungan boron.Lalu, berapakah dosis yang tepat untuk diberikan pada tanaman? Berikut beberapa contoh daftar tanaman yang dapat menggunakan pupuk ini beserta dosisnya:

  • Pada tanaman padi, Anda dapat memberikan pupuk  dengan dosis 5-8 kg perhektar.
  • Untuk jenis tanaman sayur-sayuran, Anda dapat memberikan dosis 1-5 kilogram per hektar.
  • Jagung dan tembakau cukup berikan 4-6 kilogram perhektar.
  • Jenis tanaman perkebunan berikan 10-15 kilogram perhektar.
  • Tanaman buah-buahan, berikan 5-8 kilogram perkhetar.
  • Tanaman bunga, berikan dosis 5-8 kilogram perhektar.

Pupuk Boron sendiri memiliki kandungan unsur hara esensial boron atau B yang begitu dibutuhkan oleh tanaman Anda. Selain mengandung boron sebagai unsur utamanya, boron juga memiliki kandungan lain seperti Nitrogen.

Kandungan yang begitu kaya akan manfaat dari boron membuat pupuk ini juga mampu membasmi tanaman liar atau gulma yang tumbuh berdekatan dengan tanaman Anda. Apabila boron diracik dengan campuran air yang pas, maka hal ini akan terbukti ampuh untuk memberantas tanaman pengganggu disekitar tanaman Anda.

Pada setiap jenis tanaman tentunya akan melalui sebuah proses agar membuat bunga tumbuh kemudian disusul dengan proses penyerbukan barulah dapat menghasilkan buah. Pada setiap proses tersebut boron yang dibutuhkan tentu harus sesuai dengan takaran yang sudah ditentukan, hal ini bertujuan agar dapat menghasilkan sebuah proses yang dikatakan sempurna.

Penggunaan boron dengan dosis yang rendah dapat membantu adanya proses pemupukan, namun pada dosis yang tinggi dari penggunaan boron akan menjadi toksin, artinya boron dapat dijadikan sebuah herbisida yang non selektif.

Meski demikian, penggunaan boron haruslah cermat dan hati-hati karena dapat memberikan efek yang fatal apabila Anda memberikan boron pada tanaman Anda.Untuk menjaga hal tersebut terjadi. Sebelum Anda melakukan penyemprotan pada tanaman, alangkah baiknya Anda mengetahui langkah-langkah yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu sebelum melakukan pemupukan.

Pada langkah awal yang perlu Anda lakukan ialah membersihkan area lahan Anda dari adanya gangguan tanaman liar. Hal tersebut bertujuan agar mempermudah Anda memberikan pupuk pada objek tanaman.

Penaburan pupuk pada tanaman harus dilakukan dengan merata dengan jarak yang tidak terlalu dekat dengan tumbuhan.Jika Anda mengaplikasikan boron pada lahan yang berteras atau semen, berikanlah pupuk disekitar pinggiran jalan sekitar ¾ pada dosis yang sudah ditentukan.

Jangan lupa terlebih dahulu Anda mencari tahu apakah jenis tanah dan tanaman yang akan Anda aplikasikan pupuk boron agar meminimalisir hal-hal yang mungkin terjadi pada tanaman Anda.

***

Demikian informasi tentang pupuk boron.Semoga dapat menjadi informasi yang menginspirasi bagi Anda.Jangan lupa untuk mengikuti petunjuk penggunaan pupuk boron.

Baca juga: Jenis-Jenis Pupuk NPK untuk Buah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *