Kandungan Nutrisi, Manfaat Cara Aplikasi Pupuk Greenstar NASA

Pupuk Greenstar NASA merupakan pupuk organik yang dapat digunakan untuk membantu pertumbuhan berbagai tanaman. Pupuk ini terbuat dari bahan-bahan organik, serta mengandung unsur hara makro dan mikro yang dibutuhkan oleh tanaman.

Kegunaan utama pupuk ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi tanaman tanpa merusak kelestarian lingkungan sekitar.

Pupuk Greenstar
Pupuk Greenstar NASA

Kandungan Nutrisi Pupuk Greenstar

Pupuk Greenstar mengandung berbagai unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman untuk merangsang pertumbuhan, diantaranya:

1. Nitrogen (N)

Unsur hara nitrogen merupakan unsur yang paling banyak dibutuhkan oleh tanaman. Oleh sebab itu, unsur ini disebut sebagai unsur hara makro primer.

Berat tubuh tanaman tersusun dari 1 – 5 % nitrogen. Tanaman menyerap nitrogen dalam bentuk ion amonium (NH4+ ) dan ion nitrat (NO3). Unsur N didapatkan dari bahan organik, mineral tanah, atau penambahan pupuk organik dan pupuk kimia.

Fungsi N untuk tanaman adalah menyusun asam amino atau protein, asam nukleat, nukleotida, dan klorofil. Sehingga, N memiliki manfaat sebagai berikut:

  • Tanaman lebih hijau dan terlihat segar.
  • Mempercepat pertumbuhan tanaman, dari tinggi, jumlah anakan, hingga jumlah cabang.
  • Hasil panen memiliki kandungan protein yang tinggi.

Tanaman yang kekurangan unsur hara N, akan menunjukkan gejala seperti berikut ini:

  • Tanaman mengalami klorosis, yaitu kondisi tanaman yang pucat berwarna kekuningan, baik daun maupun batang. Hal ini disebabkan tanaman kekurangan klorofil. Jika tidak segera ditangani, daun akan menjadi kering.
  • Tanaman tumbuh kerdil, jumlah anakan dan cabang sedikit.
  • Perkembangan buah tidak sempurna, seperti buah masak sebelu waktunya dan mudah membusuk.

2. Phospor (P)

Unsur hara Phospor (P) dibutuhkan tanaman untuk membantu pertumbuhan dan proses reproduksi. Unsur hara P diambil oleh tanaman dalam bentuk ion H2PO4.

Konsentrasi P dalam tanah lebih rendah dari unsur N, yaitu sekitar 0,1 – 0,5 %. Unsur P berperan sebagai penyimpan dan transfer energi pada semua proses metabolisme tanaman.

Manfaat unsur P pada tanaman:

  • Merangsang pertumbuhan akar tanaman dan membantu pembentukan sistem perakaran yang baik.
  • Memperlancar pembentukan jaringan tanaman yang membentuk titik tumbuh tanaman.
  • Merangsang pembentukan bunga dan pematangan buah atau biju, sehingga masa panen lebih cepat.
  • Mempercepat persentase pembentukan bunga.
  • Menyusun dinding sel dan membuatnya lebih stabil, sehingga tanaman lebih kebal terhadap serangan penyakit.

Tanaman yang kekurangan unsur hara P ditandai dengan gejala berikut ini:

  • Tanaman tumbuh kerdil.
  • Sistem perakaran tidak berkembang dengan sempurna, sehingga membuat tanaman mudah tumbang.
  • Warna daun keunguan.
  • Panen terlambat karena pembentukan bunga, buah, atau biji terhambat.
  • Penyerbukan tidak sempurna yang mengakibatkan bunga sebagai bakal buah jumlahnya menurun.

3. Kalium Oksida (K2O)

Unsur Kalium Oksida (K2O) adakah bentuk unsur Kalium (K) yang diserap oleh tanaman.Selain unsur N, unsur K juga banyak dibutuhkan oleh tanaman. Kandungan K yang dibutuhkan oleh tanaman sekitar 0,5 – 6% dari berat kering.

Manfaat unsur K untuk tanaman:

  • Unsur K memiliki peran sebagai aktivator enzim, sekitar 80% enzim dalam tanaman membutuhkan K sebagai aktivasinya.
  • Membantu penyerapan air dan unsur hara lainnya dari tanah oleh tanaman.
  • Sebagai transportasi hasil asimilasi dari daun ke jaringan tanaman.

Tanaman yang kekurangan unsur K menunjukkan gejala seperti tanaman yang kekurangan unus hara N, tetapi ada perbedaan sebagai berikut:

  • Tanaman yang kekurangan K juga akan tumbuh kerdil.
  • Mengalami klorofil, akan tetapi warna kuning tidak menyeluruh, dimulai dari ujung daun atau pinggiran daun.

4. C-Organik

C-Organik atau bahan organik yang mempengaruhi kesuburan tanah dan terdiri dari karbon (C).C-Organik bagian tanah yang tersusun dari sisa tanaman atau binatang yang mengalami perubahan secara fisik, biologi, dan kimia.

C-Organik merupakan semua jenis senyawa organik yang terdapat dalam tanah, mencakup serasah, fraksi bahan organik, biomassa, mikroorganisme, bahan-bahan organik yang terlarut dalam air, dan humus.

Manfaat C-Organik:

  • Sumber unsur hara untuk tanaman.
  • Membantu perbaikan karakteristik lingkungan.
  • Produktivitas tanah tinggi secara berkala.
  • Memperbaiki struktur, konsistensi, dan agregat tanah.
  • Kualitas tanah meningkat.
  • Meningkatkan kemampuan tanah dalam menahan air yang dibutuhkan oleh tanaman.

5. Air

Air merupakan unsur dari alam yang sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup, termasuk tumbuhan. Air didapat dari air hujan, sumber mata air, sungai, atau diambil dengan menggunakan mesin bor. Kegunaan air untuk tanaman, diantaranya:

  • Komponen utama saat proses fotosintesis,
  • Senyawa dalam pembentukan protoplasma.
  • Pelarut zat hara yang diserap oleh tanaman.
  • Senyawa pada proses metabolisme.
  • Reaktan pada proses metabolisme.
  • Penghasil tenaga mekanik pada proses pembesaran dan pembelahan sel.
  • Menjaga turgiditas sel.

Tanda tanaman yang kekurangan air:

  • Tanaman menjadi lemah dan layu.
  • Menghambat pertumbuhan tanaman.
  • Kesehatan tanaman dapat terganggu.

6. Unsur Mineral

Unsur mineral yang terkandung dalam pupuk Greenstrar diantaranya Zn, Cu, S, Mn, Ca, B, Fe, Cl, Na, Mg, dan masih banyak unsur mineral lainnya. Mineral berfungsi membantu pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Fungsi unsur mineral untuk tanaman:

  • Magnesium (Mg) dalam pembentukan klorofil dan komponen penting dalam protoplasma.
  • Sulfur (S) membantu perkembangan pembentukan klorofil.
  • Mangan (Mn) membantu mengaktifkan enzim tanaman.
  • Boron (B) diperlukan saat proses pembentukan karbohidrat pada tanaman.
  • Zinc (Zn) mencegah gugur buah sebelum masak.
  • Besi (Fe) memiliki peran dalam proses fotosintesis.
  • Molibdenum (Mo) merupakan komponen enzim tanaman.

7. Hormon Perangsang pertumbuhan

Hormon perangsang pertumbuhan yang terkandung dalam pupuk Greenstar diantaranya Auksin, Sitoksin, dan Giberelin. Manfaat hormon perangsang pertumbuhan secara umum:

  • Meningkatkan ketahanan tanaman, terutama terhadap lingkungan yang kurang mendukung.
  • Memperbesar ukuran dan meningkatkan kualitas hasil tanaman, salah satu contohnya menumbuhkan tanaman semangka tanpa biji.
  • Menyeragamkan waktu berbunga, contohnya pada tanaman semusim.

Baca juga: Manfaat dan Jenis Pupuk Alami Organik

Cara Penggunaan Pupuk Greenstar

Pupuk Greenstar dikemas berbeda dari pupuk tanaman pada umumnya. Pupuk Greenstar hadir dalam kemasan sachet kecil. Langkah penggunaan pupuk Greenstar, sebagai berikut:

  • Larutkan satu kemasan pupuk Greenstar atau setara dengan 20 gram ke dalam tangki semprot yang dapat memuat 14 – 17 liter air.
  • Larutan 3 pupuk Greenstar dapat digunakan untuk memupuk lahan seluas 1 hektar.
  • Pemupukan menggunakan pupuk Greenstar dapat dilakukan 1 – 3 kali dalam satu musim, atau jarak 15 hari sekali.
  • Penyemprotan dilakukan secara merata dari batang, daun, maupun calon buah.

Penggunaan pupuk Greenstar untuk pembibitan:

  • Larutkan 1 sachet pupuk Greenstar dalam 200 – 400 liter air.
  • Larutan ini dapat digunakan 1000 hingga 2000 polybag.

Penggunaan Pupuk Greenstar untuk Tanaman Hias:

  • Larutkan 1 – 2 gram pupuk greenstar pada 1 liter air.
  • Semprotkan larutan greenstar pada daun atau media tanaman.

Keunggulan Pupuk Greenstar

Manfaat dari penggunaan pupuk Greenstar terhadap tanaman:

  • Dapat digunakan pada hampir semua jenis tanaman.
  • Mengandung unsur hara yang dibutuhkan tanaman yang membantu dalam pertumbuhan dan perkembangan.
  • Dibuat dari bahan yang ramah lingkungan.
  • Kemasan unik sehingga lebih praktis dan ekonomis, serta mudah diaplikasikan.

Demikian penjelasan mengenai pupuk Greenstar serta manfaat kandungannya untuk tanaman. Penggunaan pupuk Greenstar ini juga dapat membantu pengurangan penggunaan pupuk kimia.

Baca juga: Jenis dan Manfaat Pupuk organik Nasa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *