Kandungan dan Manfaat Pupuk NPK Cair

NPK CairPupuk NPK merupakan jenis pupuk majemuk dengan unsur N,P,K sebagai kandungan utama. NPK telah menjadi salah satu produk pupuk andalan para petani.

Hal ini tentu saja karena khasiatnya yang telah terbukti sangat ampuh untuk menggemburkan tanah. Dengan manfaatnya yang sangat melimpah, maka tidak heran jika pupuk ini laris di pasaran. Lantas, apa saja kandungan pupuk NPK cair dan apa saja manfaatnya bagi tanaman?

Pupuk NPK Cair via Tokopedia
Pupuk NPK Cair via Tokopedia

Kandungan Pupuk NPK dan Ciri

Dalam setiap kemasan pupuk NPK cair, tentu terdapat kandungan zat hara yang sangat lengkap. Nah, beberapa kandungan unsur hara utama di dalam pupuk NPK antara lain:

1. Nitrogen (N)

Keberadaan nitrogen sangat mutlak dalam kelangsungan pertumbuhan tanaman. Ya, tanaman memang membutuhkan hara nitrogen dengan jumlah banyak untuk menunjang pertumbuhan serta perkembangannya.

Tanaman sebagian besar menyerap nitrogen dalam bentuk ion NH4+ dan NO3-.Selain itu, tanaman juga menyerap nitrogen dari urea melalui daun dan dari asam amino yang larut di dalam air.

Tanaman dengan kandungan Nitrogen yang tercukupi, maka akan menunjukkan warna daun yang hijau tua. Hal ini menunjukkan bahwa kadar klorofil di dalam daun tersebut tinggi.

Sebaliknya, jika tanaman mengalami defisiensi atau kekurangan Nitrogen, maka daun dapat menguning karena kadar klorofil yang rendah (klorosis).

Pertumbuhan tanaman yang lambat dan menjadi kerdil juga dapat disebabkan karena kekurangan unsur N. Defisiensi unsur N juga dapat meningkatkan kadar air dalam biji, menurunkan kualitas dan produktivitas, hingga buah menjadi cepat masak.

Kelebihan unsur N akan meningkatkan proses pertumbuhan vegetatif tanaman, namun akan memperpendek fase generatif tanaman. Akhirnya, kualitas dan produksi tanaman juga ikut menurunkan.

Tanaman yang mengalami kelebihan unsur N akan menunjukkan warna daun yang hijau pekat. Hal ini bisa menyebabkan tanaman lebih peka terhadap hama penyakit dan juga mudah roboh.

Jika sebagian besar unsur N yang tersedia dalam tanah adalah berbentuk amonium, maka dapat menyebabkan tanaman keracunan. Pada akhirnya, hal ini bisa menyebabkan jaringan vascular mengalami pecah dan serapan air menjadi terhambat.

2. Fosfor (F)

Tidak ada jenis unsur lain yang dapat menggantikan fungsi dan peran fosfor bagi tanaman. Oleh karena itu, tanaman harus mendapatkan asupan fosfor secara cukup supaya bisa tumbuh secara normal.

Peran penting unsur fosfor untuk tanaman adalah berperan pada proses respirasi, fotosintesis, transfer dan penyimpanan energi, pembelahan sel, pembesaran sel, dan proses penting lainnya di dalam tubuh tanaman.

Secara umum, kadar fosfor yang dalam tanaman adalah lebih kecil dari keberadaan unsur N dan K, yaitu sekitar 0,1-0,2%. Tanaman dapat menyerap unsur hara fosfor sebagian besar dalam bentuk H2PO4atau ion orto fosfat primer. Sejumlah kecil fosfor juga bisa diserap dalam bentuk HPO42-atau ion orto fosfat sekunder.

3. Kalium (K)

Pada jaringan tanaman, kalium berada dalam bentuk kation dengan jumlah yang bervariasi, yaitu sekitar 1,7-2,7% dihitung dari nilai berat kering daun normal. Ion Kalium pada tanaman berfungsi sebagai aktivator bagi banyak enzim yang berperan dalam berbagai proses metabolisme tanaman. Kalium juga sangat vital dalam menunjang proses fotosintesis.

Apabila terjadi defisiensi kalium, maka kinerja fotosintesis akan mengalami penurunan, namun proses respirasi tanaman juga akan meningkat.

Peristiwa ini bisa mengakibatkan banyak karbohidrat di dalam jaringan tanaman yang berkurang, sehingga pembentukan bagian-bagian tanaman juga ikut menurun. Pada akhirnya, produksi tanaman pun akan berkurang.

Fungsi penting unsur kalium bagi pertumbuhan tanaman yaitu sangat berpengaruh dalam efisiensi penggunaan air. Unsur kalium di sekitar daun merupakan pengendali proses membuka dan menutupnya pori-pori daun atau stomata.

Kekurangan kadar K atau defisiensi dapat mengakibatkan stomata membuka sebagian saja serta lebih lambat untuk proses penutupannya. Gejala kekurangan unsur K bisa ditunjukkan dengan adanya tanda-tanda daun yang terbakar, dimulai dari bagian ujung atau pinggir. Gejala ini muncul berupa bercak-bercak nekrotik yang berwarna cokelat pada daun dan batang yang sudah tua.

Artikel terkait: Jenis Pupuk NPK untuk Buah

Keunggulan dan Manfaat Pupuk NPK Cair

Pupuk mempunyai peran sangat penting dalam pertumbuhan dan produktivitas hasil panen sebuah tanaman. Dengan banyaknya jenis pupuk kimia, ternyata pupuk NPK menjadi yang paling populer jika dibandingkan dengan pupuk yang lainnya. Tentu hal ini bukan tanpa alasan, kelebihan pupuk NPK cair antara lain:

1. Mudah Diaplikasikan

Cara mengaplikasikan pupuk NPK cair sangatlah praktis. Caranya cukup dengan diencerkan saja, lalu pupuk sudah siap untuk diaplikasikan ke tanaman. Pemakaian pupuk yang berbentuk cair juga akan lebih cepat diserap oleh akar tanaman atau stomata daun.

2. Mengandung Unsur Hara Makro yang Lengkap

Unsur hara makro yang dibutuhkan oleh tanaman berupa Nitrogen (N), Kalium (K), Phospor (P), Magnesium (Mg), Calsium (Ca), dan Belerang (S). Nah, pupuk NPK Cair ini ternyata juga telah memenuhi atau mengandung beberapa unsur hara makro tersebut.

3. Merangsang Pertumbuhan Daun dan Akar

Kandungan fosfor dalam pupuk NPK berperan penting dalam merangsang dan memperkuat perakaran tanaman. Sementara itu, kandungan nitrogen dalam pupuk NPK berperan penting dalam proses pembentukan daun serta mempercepat proses pertumbuhan tanaman. Akar tanaman juga akan tumbuh lebih sehat karena mendapat asupan nutrisi berupa CaO serta kalsium.

4. Meningkatkan Proses Respirasi dan Pembelahan Sel

Unsur fosfor dalam pupuk NPK tidak hanya bisa membantu proses respirasi dan pembelahan sel saja, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hasil perkecambahan, perkembangan biji, buah, dan akar tanaman.

Oleh karena itu, saat tanaman tampak kerdil, tidak mau berbuah, dan bentuk daun tidak normal, bisa dipastikan jika kondisi tanaman tersebut adalah kekurangan unsur fosfor.

5. Meningkatkan Kuantitas Hasil Panen

Unsur kalium dalam pupuk juga berperan penting pada proses pengisian biji atau buah dan proses pembungaan. Kalium berfungsi dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil panen, yaitu dengan memperbaiki cita rasa buah yang dihasilkan tanaman.

6. Melancarkan Proses Metabolisme

Kalsium yang terkandung di dalam pupuk NPK juga bisa melancarkan dan meningkatkan proses metabolisme dalam tanaman.

Kalium juga memberikan banyak energi, sehingga tanaman bisa semakin tumbuh dengan sangat sehat. Jika tanaman berbunga dan berbuah, maka akan memberikan efek waktu panen yang lebih cepat ketika dibandingkan dengan menggunakan pupuk biasa.

7. Dapat Mengusir Hama

Kandungan zat dalam pupuk NPK bersifat sangat aktif. Zat dengan segala sifat baik di dalam senyawanya mampu melindungi tumbuhan dari serangan hama, seperti ulat atau gulma. Hama yang menempel pada tanaman akan mati, sehingga tumbuhan akan lebih sehat dan bugar untuk dipelihara dan dikonsumsi.

8. Membentuk Vitamin dan Enzim

Pupuk NPK bermanfaat untuk membangun enzim serta memberikan vitamin tambahan bagi tanaman, terutama untuk jenis tanaman pot yang disimpan dalam rumah. Tanaman pot tersebut akan membutuhkan lebih banyak nutrisi karena mereka tidak mendapatkan asupan sinar matahari.

***

Itulah beragam manfaat pupuk NPK Cair yang sangat luar biasa. Meski dari segi harga pupuk ini tergolong mahal, tetapi para petani sudah sangat percaya bahwa pupuk NPK dapat membantu tanaman dipanen dengan hasil yang lebih berkualitas.

Baca juga: Pupuk NPK 16 16 16

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *