Jenis Pupuk NPK dan Manfaatnya untuk Tanaman

Pupuk NPK – Berbicara mengenai pupuk memang banyak sekali jenisnya. Tak hanya pupuk organik saja namun pupuk anorganik pun juga tersedia dalam berbagai pilihannya untuk anda para petani.

Adapun salah satu pupuk yang patut di jadikan sebagai pilihan yakni pupuk NPK.  Pupuk memang menjadi aspek yang begitu penting untuk kesuburan tanaman. Pupuk NPK merupakan salah satu jenis pupuk yang sudah di kenal dalam dunia pertanian.

Pupuk tersebut bahkan mempunyai kandungan unsur hara yang begitu lengkap. Kandungan dari pupuk ini banyak sekali. Pupuk ini juga tersedia dalam bentuk padat bahkan juga cair sekalipun.

Namun kebanyakan pupuk yang sering anda temui pastinya pupuk dalam bentuk padat. Sekarang ini jenis pupuk NPK yang terbaik cukup banyak yang telah beredar di pasaran.

Banyaknya produk pupuk yang telah hadir di pasaran seakan mampu menjawab kebutuhan para petani. Apalagi tanaman sangat membutuhkan asupan unsur hara yang cukup.

Para petani terkadang masih merasa bingung untuk menentukan pilihan pupuk yang di nilai mampu membuat tanaman semakin subur.

Pupuk NPK
Pupuk NPK

Jenis Pupuk NPK

Apalagi kini telah banyak sekali produk pupuk yang hadir di pasaran. Tak hanya pupuk organik saja namun pupuk anorganik ini juga hadir dengan berbagai jenis pilihannya. Berikut ini berbagai pilihan pupuk NPK untuk anda, diantaranya:

1. Pupuk NPK 16-16-16

Pupuk NPK 16-16-16 ini memiliki beberapa jenis diantaranya:

  • Pupuk NPK Mutiara 16-16-16

Pupuk yang satu ini merupakan salah satu jenis pupuk majemuk dengan adanya kandungan unsure hara mikro maupun makro yang sangat di butuhkan oleh tanaman. Pupuk ini biasanya hadir dalam bentuk butiran granul dengan warna biru agak memudar.

Pupuk tersebut biasanya di buat melalui sebuah proses Odda dengan pelarutan batuan fosfat. Hingga saat ini pupuk  ini telah diekspor sampai ke Norwegia. Dari segi harganya pun pupuk tersebut terbilang tidak murah berkisar antara Rp 25.000 per 900 gram nya.

Meskipun tidak murah namun pupuk ini masih saja laris di pasaran karena memiliki banyak manfaat untuk pertumbuhan tanaman.

Biasanya penggunaan pupuk tersebut juga tidak di batasi untuk tanaman tertentu. Entah untuk holtikultura, tanaman pangan atau bahkan perkebunan sekalipun. Semuanya ini pastinya akan mendapatkan suatu manfaat dari pupuk ini.

Jenis pupuk ini memiliki kandungan 16% N (Nitrogen), 16% P2O5 (Phospate), 16% K2O (Kalium), 0.5% MgO (Magnesium), dan 6% CaO (Kalsium). Karena kandungan tersebut pupuk ini juga dikenal dengan istilah pupuk NPK 16-16-16.

  • NPK Ria Plus 16-16-16

Selanjutnya, ada jenis Pupuk NPK RIA PLUS NPK 16-16-16 yang bermanfaat untuk meningkatkan tinggi tanaman, jumlah anakan dan bagan warna daun yang lebih tinggi dan banyak dibandingkan dengan perlakuan kontrol.

  • NPK Zamrud 16-16-16

Pupuk NPK Zamrud 16-16-16 ini bersifat netral dan tidak akan berpengaruh terhadap keasaman tanah. Pupuk ini kaya akan Nitrogen (N), Phospat (P), Kalium (K) yang diperkaya unsur hara belerang (S) dan Magnesium (MgO) dalam bentuk larut air sehingga mudah diserap akar tanaman. Pupuk ini bisa gipakai untuk segala jenis tanah dan tanaman, serta tidak terpengaruh terhadap cuaca maupun iklim.

  • NPK Pak Tani 16-16-16

Selanjutnya ada jenis pak tani 16-16-16 yang memiliki kandungan unsur N (Nitrogen) : 16% (Nitrat Nitrogen 6,4%, Amonium Nitrogen 9,6%), P2O5 (Phospate) : 16%, K2O (Potassium Oxide) : 16%, CaO (Calcium Oxide) : 5% dan MgO (Magnesium Oxide) : 1%.

Pupuk pak tani ini memiliki keunggulan cepat diserap oleh akar tanaman karena memiliki kandungan unsur nitrat 7%, sehingga dapat mempercepat proses pertumbuhan tanaman.

Pupuk ini sangat mudah terlarut dalam air sehingga mudah sekali untuk diaplikasikan, selain dilarutkan dalam air sebelum diaplikasikan, anda juga dapat memberikan langsung ke tanaman dengan cara menyebarnya atau dengan menimbun dalam tanah.

Jenis pupuk NPK pak tani ini bisa digunakan untuk berbagai tanaman mulai dari padi, jagung, hortikultura, sayuran, buah-buahan, bunga, palawija maupun tanaman perkebunan.

  • NPK Kebomas 16-16-16

Selanjutnya, ada jenis pupuk NPK Kebomas 16-16-16. Pupuk ini memiliki ciri berwarna merah bata dengan penampilan berbentuk granul (butiran) berukuran kecil (2-4 mm) sehingga dapat tersebar merata ketika ditaburkan.

Pupuk jenis ini cukup digemari oleh petani karena memiliki manfaat untuk meningkan jumlah dan mutu hasil pertanian. Pupuk majemuk ini juga tidak perlu dicampur dengan jenis pupuk lain, karena terbilang sudah lengkap kandungan unsur hara-nya.

  • NPK Mahkota 16-16-16

Anda juga bisa menggunakan jenis pupuk NPK Mahkota 16-16-16 yang merupakan produk asal Rusia yang disebut-sebut sebagai salah satu pupuk majemuk super.

Pupuk ini memiliki kandungan berupa Nitrogen 16% (dalam bentuk Ammonium (NH4+) 10.5% dan Nitrate (NO3-) 5.5%), Phosphate (P2O5) 16%, Kalium (K2O) 16%, dan Kalsium Florida (CaF2) 2.9%.

Luar biasanya juga pupuk ini bisa diaplikasikan pada hampir semua jenis tanaman mulai dari tanaman perkebunan, tanaman buah-buahan, tanaman pangan, hortikultura maupun palawija.

Pupuk ini cocok untuk digunakan pada semua pasa pertumbuhan, bisa sebagai pupuk dasar, masa pertumbuhan vegetatif dan masa pertumbuhan generatif.

Aplikasi Pupuk NPK pada Durian
Aplikasi Pupuk NPK pada Durian
  • Pupuk NPK Pelangi 16-16-16

Jenis pupuk NPK yang satu ini menjadi salah satu dari sekian banyak jenis pupuk anorganik yang mempunyai kandungan berbagai unsure hara yang memang sangat dibutuhkan oleh tanaman. Semisal saja N,P bahkan juga K.

Pupuk tersebut biasanya di buat dengan pencampuran fisik antara 3 bahan baku yakni diamonium phospat granul, urea granul bahkan juga KCL flake.

Pupuk NPK pelangi ini biasanya hadir dalam bentuk butiran yang berwarna-warni. Biasanya pupuk ini bakalan di jual eceran dengan harga Rp 2.300 per kg. Kini pupuk NPK Pelangi hadir dengan berbagai macam jenisnya yakni NPK Pelangi Maxi, NPK Pelangi Unggul bahkan juga NPK Pelangi Super.

Mari kita bahas satu-persatu mengenai pupuk NPK Pelangi ini:

Pupuk NPK Pelangi Unggul

Pupuk yang satu ini sengaja di formulasikan khusus untuk kenaikan pertumbuhan bahkan juga produksi dari hasil pertanian  tanaman perkebunan. Formulasi yang telah di miliki pupuk ini memang mempunyai sifat yang fleksibel sehingga bisa di sesuaikan dengan kebutuhan tanaman akan hara.

Pupuk NPK Pelangi Maxi

Pupuk yang satu ini telah di formulasikan khusus hanya untuk tanaman keras. Sebagai contoh saja tanaman perkebunan supaya mampu menaikkan hasil produksi dari tanaman.

Entah itu karet, kelapa sawit, tebu, kopi, lada maupun tanaman perkebunan lainnya. Pastinya dengan pupuk tersebut, tanaman perkebunan pun semakin bagus saja hasil panennya. Jadi tak ada salahnya anda memilih pupuk tersebut.

Pupuk NPK Pelangi Maxi tersedia dalam 3 jenis varian yaitu :
> NPK Pelangi Maxi (13-6-27-4-0,6),
> NPK Pelangi Maxi (12-12-17-2), dan
> NPK Pelangi Maxi (15-15-6-4).

Angka-angka tersebut memiliki arti, yaitu perbandingan hara (komposisi) yang terkandung di dalamnya dengan urutan (hara N – hara P – hara K – hara mikro lainnya seperti S, Mg, dan B). Pupuk jenis ini digunakan untuk tanaman perkebunan yang bermanfaat guna meningkatkan hasil produksi tanaman. Kelapa sawit, karet, kopi, kakao, tebu, lada, dan tanaman perkebunan lainnya menunjukan efek positif berupa peningkatan produksi antara 5-30% setelah diaplikasikan pupuk NPK Pelangi Maxi.

Pupuk NPK Pelangi Super

Pupuk yang satu ini mempunyai kandungan beberapa hara makro semisal saja N,P dan juga K dengan perbandingannya antara 20-10-10. Pupuk tersebut juga sudah di formulasikan untuk berbagai tanaman pangan maupun hortikultura. Semisal saja jagung, pai, brokoli, ubi, wortel dan juga lain sebagainya.

Artikel terkait: Manfaat dan Cara Menggunakan Pupuk TSP

2. Pupuk NPK 15-15-15

Selain jenis pupuk NPK 16 – 16 – 16, juga ada jenis pupuk NPK 15-15-15 yang terdiri dari:

  • Pupuk NPK Phonska 15-15-15

Pupuk NPK yang satu ini umumnya telah di kemas dalam kemasan karung dengan berat bersih sekitar 20 kg bahkan ada pula yang 50 kg. pupuk tersebut mempunyai bentuk butiran dengan warna merah muda bahkan juga orange.

Pupuk NPK Phonska ini juga mudah sekali terlarut dalam air sehingga tanaman pun mudah menyerapnya bersamaan ketika tanaman menyerap air. Pupuk NPK Phonska ini menjadi pupuk NPK yang paling akrab di gunakan oleh para petani. Harga pupuk yang terbilang cukup murah mampu membuat para petani lebih memilih pupuk ini.

Biasanya pupuk ini di jual dengan harga eceran sekitar Rp 1.800 per kg. Pupuk tersebut bisa di jadikan sebagai pengganti pupuk KCI yang mana ketersediaannya akan semakin sulit untuk di dapatkan.

Wajar saja jika saat ini sudah banyak petani yang lebih memilih memberikan pupuk NPK Phonska ini untuk tanaman mereka. Pastinya tanaman pun bisa tumbuh dengan subur dan mampu menghasilkan tanaman yang terbaik.

Ternyata sudah banyak pula para petani yang lebih memilih pupuk NPK Phonska ini untuk tanaman mereka. Harapannya para petani tentu saja supaya tanaman mereka bisa tumbuh dengan subur tanpa adanya hama atau bahkan lainnya.

Adapun kandungan jenis pupuk ini yaitu Nitrogen (N) 15%, Phosphat (P2O5) 15%, Kalium (K2O) 15%, dan Sulfur (S) 10%. NPK Phonska 15-15-15 berbentuk butiran (granul) berwarna merah jambu/pink, bersifat higroskopis (mudah larut) sehingga mudah diserap oleh akar tanaman.

  • Pupuk NPK Basf 15-15-15

Selanjutnya ada jenis pupuk NPK Basf 15-15-15 yang bentuknya juga berupa butiran granul berwarna biru pudar yang biasanya dikemas dalam kemasan plastik.

Pupuk ini sendiri masih diimpor dari Jerman. Sehingga harganya masih tergolong cukup mahal. Meski demikian pupuk ini peminatnya juga cukup tinggi karena manfaatnya yang cukup baik bagi pertumbuhan tanaman dengan reaksi yang cukup cepat.

Adapun kandungan jenis pupuk ini yaitu 15% N (Nitrogen), 15% P2O5 (Phospate), 15% K2O (Kalium), 0.5% MgO (Magnesium), dan 6% CaO (Kalsium). Karena kandungan tersebut pupuk ini juga dikenal dengan istilah Pupuk NPK 15-15-15 NITROPHOSKA.

  • Pupuk NPK Ria Plus 15-15-15

Selanjutnya juga ada jenis pupuk NPK Ria Plus 15-15-15 yang memiliki kandungan hara makro berupa nitrogen 15%, phosphat dalam bentuk P2O5 sebesar 15% dan Kalium dalam bentuk K2O sebesar 15%. PupuK ini bisa digunakan untuk semua jenis tanaman mulai dari tanaman pangan, hortikultura, tanaman buah maupun tanaman perkebunan.

  • Pupuk NPK Phonska Plus 15-15-15

Ada juga jenis pupuk NPK Phonska Plus 15-15-15 yang merupakan varian baru. Produk pupuk ini baru dilounching kira-kira pada November 2016 oleh PT. Petrokimia Gresik

Pupuk ini berbentuk granul, berwarna putih, dan bersifat higroskopis (mudah larut dalam air). Adapun kandungan nutrisi pupuk ini terdiri dari unsur hara makro Nitrogen (N), P2O5 atau Fosfat (P), dan Kalium (K2O) dengan kadar masing-masing 15%.

Selain memiliki untuk hara makro tersebut juga terdapat unsur hara mikro dengan rincian Sulfur (S) 9% dan Zinc atau Seng (Zn) sebesar 2.000 part per million (ppm). Penambahan unsur hara mikro Seng inilah yang membedakan NPK Phonska Plus dengan NPK Phonska bersubsidi biasa.

Artikel terkait: Manfaat Pupuk KNO3 Merah dan Putih untuk Tanaman!

Pupuk NPK Khusus untuk Kelapa Sawit

Selain jenis pupuk umum tersebut, juga ada pupuk yang dibuat khusus untuk kelapa sawit. Berikut ini jenis pupuk NPK yang dibuat khusus untuk menyuburkan tanaman kelapa sawit anda:

  • Pupuk NPK Palmo

Dari namanya saja kita sudah mengetahui, palmo, kelapa sawit. Memang pupuk yang satu ini mengandung unsur hara makro berupa asam humat dan fulvat, diformulasikan khusus untuk tanaman kelapa sawit.

Inovasi Palmo mengatasi sifat-sifat unsur N yang sangat mudah hilang karena menguap dan tercuci. Palmo diperkaya dengan asam humat dan fulvat yang dapat memperbaiki struktur tanah, mengaktifkan mikro-organisme, sehingga rhizosper menjadi sehat dan meningkatkan kapasitas  akar menyerap hara.

Adapun kandungan makro dari pupuk ini berupa (N,P,K,MG, Ca dan S) sedangkan unsur hara mikro (Trace Element) (B, Cu, Zn, Fe dan Mn) serta Asam Humat dan Fulvat. Bahan pelepas lambat (slow release agent) dengan kadar cukup untuk intermediate release.

  • Pupuk NPK Mahkota 12-12-17-2 + TE

Ada juga jenis pupuk NPK Mahkota 12-12-17-2 + TE yang juga dirancang khusus untuk meningkatkan produksi tanaman kelapa sawit anda.

Penggunaan pupuk ini diprioritaskan pada proses pembibitan serta tanaman kelapa sawit yang belum menghasilkan (TBM).

Meski demikian, pupuk ini juga bisa digunakan untuk Tanaman Menghasilkan (TM) untuk perkebunan yang memiliki status N dan P yang rendah dengan tambahan hara K sesuai dengan rekomendasi dari lembaga penelitian/rekomendator.

Secara spesifik, pupuk ini lebih cocok jika digunakan untuk tanaman kelapa sawit yang ditanam pada dataran rendah.

Adapun kandungan unsur hara pupuk ini berupa Nitrogen (N) 12%, Phosphat (P2O5) 12%, Kalium (K2O) 17% dan Magnesium (MgO) 2%. Serta kandungan hara mikro (TE)  = 0,04-0,07 Borate, CuSO4 dan ZnSO4

Artikel terkait: Takaran, Kandungan dan Manfaat Pupuk Urea untuk Tanaman

Manfaat Pupuk NPK untuk Tanaman

Setiap jenis pupuk anorganik pastinya mempunyai berbagai manfaat penting bagi tanaman. Terlebih dalam hal mencukupi kebutuhan hara untuk tanaman.

Jika kita melihat dari kandungan haranya, maka pupuk NPK ini mampu memberikan berbagai macam manfaat yang penting untuk tanaman.

Apabila anda masih merasa penasaran dengan berbagai manfaat sekaligus fungsi dari pupuk NPK. Inilah beragam manfaat yang bisa anda dapatkan:

  • Produktivitas tanaman semakin meningkat.
  • Daya tahan tanaman terhadap serangan hama pun juga semakin naik.
  • Daun tanaman akan semakin hijau sehingga proses fotosintesis pun bisa berjalan lebih optimal.
  • Mampu memicu pembentikan bunga bahkan proses panen akan semakin cepat.
  • Mampu merangsang adanya pertumbuhan akar yang baru.
  • Batang tanaman pun bisa tumbuh tegak sehingga mampu mengurangi resiko tanaman rebah.
  • Mampu memacu pertumbuhan ukuran umbi, buah bahkan juga biji-bijian.

Itulah tadi berbagai macam manfaat yang bisa anda dapatkan dari pupuk NPK yang sering di pergunakan oleh para petani.

Cara Menggunakan Pupuk NPK

Agar pupuk yang sudah kita beli tidak terbuang sia-sia begitu saja, ada baiknya juga kalau kita mengetahui cara menggunakan pupuk NPK yang benar. Seperti apa? Berikut ini panduannya:

  1. Secara umum – Sebarlah pupuk secara merata pada tanah yang telah disiapkan untuk ditanami tanaman. Sebelum menyebar pupuk, pastikan tanah sudah diolah dengan rata.
  2. Untuk tanaman jagung, kedelai ataupun shorgum – Berikan dengan cara membuat parit kecil disekitarnya.
  3. Untuk tanaman perkebunan – Untuk tanaman perkebunan misal kelapa sawit, cengkeh, apel, dan jeruk, dsb, pupuk diberikan secara melingkar pada batang pohon di bawah tajuk terluar dengan kedalaman berkisar antara 10-15 cm. Dengan metode ini, pupuk dapat diserap lebih baik oleh akar tanaman dan tidak merusak batang pohon itu sendiri.
  4. Untuk sayuran – Untuk jenis sayuran, pemberian pupuk bisa dengan cara menyebarkannya pada lubang yang ada disekitar tanaman berjarak 5 cm. Pastikan lubang tidak terlalu dalam karena akarnya tidak akan dalam.
  5. Untuk tanaman hias – Berikan pupuk yang sudah dilarutkan ke dalam air dalam dosis yang rendah, kemudian siram ke tanaman hias atau bisa juga untuk tanaman sayuran.

****

Pupuk anorganik jenis NPK ini memang hadir dengan harga yang sangat terjangkau sekali. Jadi saat anda berencana untuk membeli pupuk anorganik buat tanaman anda, tak perlu merasa bingung lagi dengan budget yang anda miliki.

Kenyataannya harga pupuk NPK memang hadir dengan harga yang cukup murah. Pastinya juga cocok sekali dengan kebutuhan para petani saat kini.

Baca juga: Pupuk SP 36 – Kandungan Manfaat Cara Menggunakan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *