Jenis & Manfaat Pupuk Karet Terbaik

Pupuk Karet – Tanaman karet berasal dari wilayah Amerika Latin, atau lebih tepatnya dari negara Brazil. Tanaman ini mulai masuk ke wilayah Indonesia sekitar tahun 1864.

Awalnya, tujuan penanaman pohon karet adalah di kebun Raya Bogor untuk menambah koleksi. Karet sendiri merupakan jenis tanaman perkebunan yang memiliki nilai ekonomis tinggi.

Setelah lima tahun di tanam, tanaman ini bisa disadap getahnya untuk kemudian diolah menjadi bongkahan, lembaran (sheet), dan karet remah (crumb rubber).

Ketiganya ini digunakan sebagai bahan baku industri. Umumnya, bukan hanya getah saja yang dapat dimanfaatkan dari pohon karet, tetapi batang kayunya pun bisa digunakan untuk berbagai keperluan bahan bangunan.

Mengingat bahwa tanaman karet memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi, maka tidak heran apabila banyak petani Indonesia yang membudidayakan tanaman ini.Umumnya, petani mengambil hasil karetnya.

Untuk mendapatkan hasil karet yang banyak dan berkualitas, maka tanaman karet perlu diberi perlakuan pemupukan yang tepat. Nah, kira-kira apa saja manfaat pupuk karet? Yuk, simak jawabannya!

Pemupukan Karet - Pupuk Karet
Pemupukan Karet – Pupuk Karet

Manfaat Pupuk untuk Pohon Karet

Pemupukan dan perawatan pohon karet memang sangat penting dilakukan supaya bisa menghasilkan karet yang berkualitas dan jumlahnya semakin banyak. Nah, berikut ini adalah beberapa manfaat pupuk pohon karet:

1. Meningkatkan Hasil Produktivitas Karet

Karet merupakan produk utama dari hasil budidaya tenaman karet.Manfaat pemupukan untuk pohon karet yaitu bisa meningkatkan produktivitas karet yang dihasilkan.

Hal ini karena pupuk yang mengandung nitrogen mampu untuk mencukupi kebutuhan zat hara pada pohon karet tersebut.Dengan terpenuhinya zat hara, maka hasil sadap karet akan meningkat, baik secara kualitas ataupun kuantitas.

2. Mengoptimalkan Pertumbuhan Cabang dan Batang

Batang serta cabang pohon karet akan sangat berpengaruh terhadap produksi karet yang nantinya akan dihasilkan. Dengan melakukan pemupukan, maka cabang dan batang pohon karet bisa tumbuh secara lebih optimal. Dengan demikian, maka hasil karet akan semakin banyakdan kualitasnya juga semakin tinggi.

3. Membuat Daun Semakin Hijau Mengkilap

Manfaat pupuk untuk pohon karet yang selanjutnya yaitu bisa membuat daunnya tampak lebih hijau mengkilap.Adanya unsur hara dengan jumlah yang cukup, akan membantu pembentukan klorofil di daun berjalan lebih maksimal.

Hal ini akan membuat daun berwarna semakin hijau dan mengkilap. Proses fotosintesis yang semakin maksimal juga sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh pohon karet.

4. Meningkatkan Daya Tahan Terhadap Serangan Hama

Pemupukan akan membantu pohon karet lebih terhadap berbagai serangan penyakit atau hama. Hal ini mengingat bahwa nutrisi yang diserap oleh tanaman tercukupi, sehingga membuat pohon karet bisa tumbuh dengan kuat.

Karena bisa tumbuh semakin kuat, maka pohon karet pun akan semakin mampu untuk mengatasi serangan hama penyakit secara optimal.

Teknik Budidaya Pohon Karet Secara Optimal

Berikut ini adalah beberapa teknik yang sangat dianjurkan supaya petani karet bisa semakin makmur dengan hasil panen yang melimpah:

1. Rutin Memberantas Gulma, Tetapi Jangan Sampai Habis

Jika gulma tumbu terlalu subur, maka pohon karet akan cenderung kekurangan nutrisi. Namun, jika gulma tidak ada sedikit pun, maka unsur hara yang berada di permukaan akan semakin tergerus karena terbawa oleh aliran air, terutama oleh air hujan.

Teknik tanam tumpang sari ternyata lebih menguntungkan untuk petani karet.Selain membantu mencegah pertumbuhan gulma berlebih, juga bisa menjadi nilai tambah yang tinggi secara ekonomi.Namun, perlu diperhatikan bahwa asupan pupuk yang harus mampu mencukupi kebutuhan nutrisi semua tanaman yang ada.

2. Pemberian pupuk Urea

Manfaat pupuk urea bagi pohon karet bisa semakin maksimal jika dosis dan teknik aplikasi pupuk urea dilakukan dengan cara yang tepat.

Dosis pupuk yang diberikan sebaiknya menyesuaikan umur tanaman. Berikut ini adalah dosis pupuk urea untuk pohon karet:

  • Usia 6-15 tahun, dosis pupuk 350 gram per pohon per tahun
  • Usia 16-25 tahun, dosis pupuk 300 gram per pohon per tahun
  • Usia >25 tahun, dosis pupuk 200 gram per pohon per tahun

Pemupukan pohon karet sebaiknya hanya dilakukan 1-2 kali saja setiap tahunnya untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Cara aplikasi pupuk urea pada pohon karet sangat beragam.

Salah satunya adalah dengan membuat sistem parit yang mengelilingi pohon. Parit dibuat dengan jarak 100-125 cm dihitung dari pusat pohon.Selanjutnya, pupuk urea diaplikasikan pada bagian parit tersebut.Lalu, parit kembali ditutup menggunakan tanah.

3. Berikan Pupuk Alami Garam Isotonik

Garam dapat digunakan sebagai bahan utama dalam pemupukan pohon karet. Hal ini mengingat bahwa lautan merupakan sumber mineral utama yang ada di bumi.

Bahan alami yang diekstrak langsung dari lautan merupakan pupuk terbaik yang akan sangat bermanfaat untuk semua jenis tanaman dengan jumlah yang mencukupi.

Cara membuat garam isotonik untuk tanaman karet cukup mudah.Pertama,larutkan garam sebanyak 10 gram atau 1 ½ sendok teh ke dalam 1 liter air.

Kadar NaCl sejumlah ini akan bersifat isotonik, sehingga sangat baik sekali untuk tumbuh kembang beragam makhluk hidup, termasuk untuk pohon karet. Garam isotonik ini bisadiaplikasikan ke pohon karet setiap hari melalui cara sebagai berikut:

  • Larutan isotonik dimasukan ke dalam sebuah botol minuman.
  • Tutup botol diberi lubang menggunakan paku.
  • Botol minuman ditutup dengan tutup yang sudah diberi lubang.
  • Bawa botol tersebut, lalu siramkan pupuk cair garam isotonik ini sambil menyadap pohon karet.
  • Pengaplikasian pupuk isotonik bisa dilakukan setiap hari.
  • Caranya dengan disiramkan ke sekeliling tanah yang ada di sekitar pokok batang pohon karet dengan jumlah secukupnya saja.

Baca juga: Manfaat Pupuk Kiserit untuk Kelapa Sawit

4. Menyadap Karet Beberapa Saat Sebelum Terbitnya Matahari

Teknik penyadapan karet harus dilakukan dengan benar.Selain itu, waktu untuk menyadap karet juga perlu untuk diperhatikan. Hal ini disebabkan karena apabila klorofil pada tanaman sudah aktif, maka karet pada batang akan ditarik ke arah bagian daun.

Oleh sebab itu, penyadapan harus dilakukan tepat waktu.Nah, waktu yang tepat untuk menyadap karet adalah sebelum matahari terbit atau setelah matahari terbenam.

Pertanian karet sebenarnya sangat menawan jika petani bisa memaksimalkan hasilnya.Dengan teknik pemupukan dan perawatan yang baik, maka pohon karet bisa menghasilkan getah karet yang semakin baik, secara kuantitas ataupun kualitas.

Saat budidaya tanaman karet dilakukan dengan tekun, sabar, dan penuh akan kerja keras, maka hasilnya pun bisa menghidupi semua anggota keluarga.

Dosis Pemupukan Karet 1 – 20 Tahun

Pada umumnya pemberian pupuk tanaman karet di lakukan 2 kali dalam setahun. Anda bisa memberikan pupuk pada tanaman karet sesuai dengan anjuran spesifik lokasi sesuai dengan kondisi dan jenis tanah.

Tetapi jika belum ada rekomendasi spesifik anda bisa memberikan pupuk sesuai dosis seperti pada tabel berikut ini: 

Dosis Pupuk Karet (gram/pohon/tahun)

Tahun ke Urea TSP KCl Kieserit
0 250
1 275 150 150 50
2 250 175 200 75
3 250 200 200 100
4 300 200 250 100
5 300 200 250 100
6 350 200 300 75
7 350 200 300 75
8 350 200 300 75
9 350 200 300 75
10 350 200 300 75
11 350 200 300 75
12 350 200 300 75
13 350 200 300 75
14 350 200 300 75
15 350 200 300 75
16 300 150 250 75
17 300 150 250 75
18 300 150 250 75
19 300 150 250 75
20 300 150 250 75

Catatan : Dosis pemupukan diatas dibagi 2 sama banyak dan diberikan 2 kali dalam setahun.

1. Jika menggunakan SP36, dosis TSP diatas dikalikan dengan angka 1,28
2. Jika menggunakan SP18, dosis TSP diatas dikalikan dengan angka 3,07
3. Jika menggunakan dolomit, dosis kiserit diatas dikalikan dengan angka 1,5

***

Sebenarnya, cara merawat pohon karet agar menghasilkan getah karet yang maksimal tidak terlalu sulit untuk dilakukan. Kuncinya adalah petani harus tekun dan sabar merawat dan memberikan pupuk pada seluruh pohon karet yang dimiliki.

Dengan usaha dan kerja keras yang tinggi, maka hasilnya pun akan terasa manis. Jadi, petani karet harus selalu tekun melakukan perawatan dan pemupukan pohon karet secara besar, sehingga bisa panen raya dengan jumlah yang memuaskan.

Demikianlah informasi mengenai cara pemupukan karet dan jenis pupuk karet terbaik yang bisa kami sajikan untuk anda. Semoga bisa memberi informasi yang anda butuhkan. Jangan lewatkan juga: Manfaat Pupuk Amonium Fosfat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *