Jenis dan Cara Merawat Anggrek Terbaik agar Sering Berbunga

Cara Merawat Anggrek – Anggrek adalah salah satu jenis bunga yang diminati oleh banyak kalangan, baik tua maupun muda. Tersebar luas didaerah tropis dengan bentuk bunga yang begitu cantik dan mempesona, tak lantas membuat bunga yang memiliki nama latin orchidaceae ini memiliki perawatan yang cukup mudah.

Banyak dari kalangan pecinta anggrek mengungkapkan bahwa beberapa varian bunga anggrek memiliki perawatan khusus. Tentunya, bagi Anda yang ingin merawat bunga anggrek harus memiliki bekal terlebih dahulu agar anggrek yang dirawat tidak layu dan mati.

Apalagi mengingat harga dari bunga anggrek yang terbilang tidak terlalu ekonomis. Bagi Anda penggemar bunga anggrek dam sedang berencana untuk menanam anggrek, mari simak informasi penting berikut ini!

Cara Merawat Anggrek
Cara Merawat Anggrek via bibitonline

Mengenal Jenis-Jenis Bunga Anggrek

Bunga anggrek ialah salah satu bunga yang umumnya sangat banyak ditemukan di daerah tropik basah dan juga sirkumpolar hingga terdapat kurang lebih 26.000 spesies yang tersebar di seluruh pelosok dunia. Sekitar 5.000 spesies bahkan dapat ditemukan di Indonesia. Anggrek adalah salah satu jenis tanaman yang amat menyukai adanya sinar matahari.

Kebanyakan dari spesies anggrek mereka memiliki bentuk yang memanjang dan oval dengan tulang daun yang juga memanjang. Daun anggrek yang memanjang tersebut ternyata memiliki fungsi sebagai sebuah penyimpanan dari cadangan air yang dimiliki anggrek.

Sebelum Anda mengetahui bagai mana cara merawat hingga proses pemupukan, tentunya Anda harus terlebih dahulu mengetahui apa saja bunga anggrek yang kemungkinan nantinya akan Anda tanaman. Berikut daftar bunga anggrek yang begitu familiar di Indonesia bagi Anda yang sedang ingin menanam tanaman anggrek.

1. Anggrek Bulan

Jenis tanaman dari anggrek yang pertama sangat familiar adalah jenis anggrek bulan. Pemilik nama latin Phalaenopsisambilis ini memiliki ciri-ciri dengan bentuk bunga yang berkelopak lebar dan berwarna putih, warna putih inilah yang membuat bunga jenis anggrek ini dijuluki anggrek bulan.

Memiliki tampilan yang cantik dengan daun yang memanjang dan akar yang berbentuk bulat panjang, bunga ini juga memiliki keunggulan lainnya yaitu memiliki aroma wangi yang begitu harum dan jangka waktu mekar yang lebih lama jika dibandingkan dengan jenis anggrek lain pada umumnya.

2. Anggrek Vanda

Pada urutan posisi kedua di tempati oleh anggrek vanda. Sering dijuluki sebagai tumbuhan epifit anggrek ini memiliki ciri-ciri dengan bentuk dan ukuran daun yang cukup bervariasi.

Memiliki ukuran daun yang sempit, lebar, tebal dan tipis, beberapa jenis yang lainnya juga mempunyai bentuk yang menyerupai sendok atau bahkan pita dan pensil.

Alasan mengapa jenis anggrek ini mendapat julukan sebagai tanaman empifit adalah karena ia sering tumbuh menempel ke tanaman lain meski pada umumnya banyak juga yang tumbuh pada permukaan tanah.

3. Anggrek Dendrobium

Berikutnya adalah jenis anggrek dendrobium yang juga sama seperti anggrek vanda karena umumnya menjadi tumbuhan empifit yang menempel pada tumbuhan lain, namun Anda tidak perlu khawatir dan cemas karena jenis anggrek ini bukanlah sebagai parasit sehingga tidak merugikan tanaman yang ditempelinya.

Jenis anggrek dendroiumbiasanya berbunga dalam kurun waktu satu bulan dan bunganya akan bertahan dalam waktu yang cukup lama hingga sekitar 2 mingguan.

4. Anggrek Catteleya

Memiliki bentuk bunga yang berbeda jika dibandingkan dengan jenis bunga lain pada umumnya, membuat jenis anggrek ini mendapatkan julukan sebagai ratunya bunga anggrek.

Hal ini karena bunga jenis anggrek cetteleya juga memiliki masa berbunga yang juga berbeda dengan anggrek lainnya.

Pada jenis anggrek cetteleya yang memiliki ciri daun lebar dan pendek biasanya masa berbunganya akan lebih sering, namun pada anggrek cetteleya yang berbentuk daun sempit memanjang biasanya akan jarang melakukan pembungaan.

Cara Merawat Anggrek 

Jenis-jenis bunga anggrek yang banyak tersebar di wilayah Indonesia, pada umumnya hidup secara epifit atau menempel pada tanaman lain, namun bukan menjadi parasit sehingga sama sekali tidak merugikan ya.

Hal ini tentunya membuat Anda harus memberikan perlakuan khusus pada anggrek yang nantinya Anda tanam anggar tumbuh dengan maksimal dan banyak berbunga.Bagaimanakah caranya? Berikut tips penting untuk Anda simak!

1. Siapkan Tempat yang Ideal

Setelah Anda membeli anggrek langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah menyiapkan tempat yang ideal.Anggrek Anda harus memiliki rumah khusus yang sehat dan terlindung dengan kelembapan dan intensitas cahaya yang harus mencapai kisaran 50-70%. Jadi jangan terlalu panas ya, namun juga jangan terlalu dingin. Harus lembap.

2. Media Tanam yang Cocok

Media Tanam Anggrek
Media Tanam Anggrek

Ketika Anda sudah menyiapkan tempat yang ideal, langkah berikutnya adalah menyediakan media tanam yang harus terbuat dari pot tanah liat agar membuat anggrek tumbuh subur dan memiliki pertumbuhan tunas baru yang lebih baik.

Susunlah isian pot tanah liat tersebut dengan 2 isian didalamnya dengan potongan batu bata sekitar 1/3 pada bagian bawah dan 2/3 pakis pada sisanya. Hal tersebut bertujuan agar anggrek Anda akan lebih sering berbunga dengan bunga yang banyak dan sehat.

3. Rajin Menyiram

Meski umumnya hidup sebagai tumbuhan epifit yang menempel pada tanaman lain, namun bukan berarti hal ini membuat Anda jadi malas untuk menyirami ya.

Alangkah baiknya Anda menyiram anggrek dua kali sehari pada waktu pagi dan sore hari, pada kisaran jam 07.00 hingga 09.00 pagi dan 15.00 hingga 17.00 sore.

Anggrek memang memerlukan cadangan air yang banyak, namun bukan berarti Anda menyiraminya dengan air yang berlebih ya, karena jika menyirami berlebih hal itu akan membuat akar dari tanaman ini cepat busuk hingga ditumbuhi jamur dan bakteri.

4. Atur Posisi Peletakan

Letakkan posisi anggrek yang Anda tanaman pada pot tanah liat dengan ketinggian lebih dari 1 meter di atas permukaan tanah.

Hindari penempatan pada bunga anggrek yang berjenjang karena akan membuat udara terhambat. Dan jangan lupa untuk atur serapi mungkin agar tidak mengganggu atau merusak tumbuh kembang anggrek yang berada disampingnya.

5. Pemupukan Anggrek

Salah satu bagian yang tidak kalah pentingnya dalam perawatan anggrek adalah proses pemupukan. Pada dasarnya proses pemupukan disetiap jenis-jenis tanaman anggrek memiliki perbedaan.

Namun, yang paling menjadi penentu adalah usia tanaman anggrek sehingga Anda dapat menentukan berapa dosis yang dibutuhkan untuk tanaman tersebut.

Pada anggrek muda dan remaja, umumnya mereka membutuhkan pupuk dengan kandungan nitrogen yang tinggi agar dapat mendorong pembentukan pada sel-sel baru pada batang dan daun.

Jika tanaman anggrek Anda sudah mencapai usia dewasa, Anda dapat memberikan pupuk yang banyak mengandung fosfor dan memiliki kandungan senyawa kompleks sebagai penyusun metabolit agar dapat mengatur enzim dan membantu dalam proses fisiologis.

Cara memberikan pupuk yang disarankan adalah dengan cara menyemprotkan pada daunnya, hal ini dianggap akan lebih efektif jika dibandingkan pemupukan pada akarnya. Namun jangan terlalu sering memberikan pupuk pada tanaman anggrek karena akan membuat tanaman tersebut menjadi kerdil.

Baca juga: Pupuk Hantu Untuk Anggrek

6. Berikan ZPT atau Hormon

Anda ingin memiliki tanaman anggrek yang subur? Memberikan ZPT atau hormon bisa menjadi salah satu solusi yang tepat. Anda bisa memberikan ZPT atau hormon gibrelin yang dapat merangsang pertumbuhan yang optimal. 

Anda juga bisa mengaplikasikan air kelapa sebanyak 150 ml ke tanaman anggrek anda. Semprotkan air kelapa ke bagian daun anggrek hingga ke akarnya sebanyak tiga kali dalam seminggu. Waktu pemberian dilakukan pagi dan sore hari.

7. Sesekali Berikan Obat

Pemberian obat juga perlu dilakukan jika anda melihat tanaman anggrek anda diserang oleh hama atau penyakit. Sebelum tanaman anggrek anda mengalami serangan hama ada baiknya kalau kita lakukan tindakan pencegahan.

Anda bisa mencegah tumbuhnya hama dan penyakit pada anggrek dengan cara membersihkan lingkungan sekitarnya dari gulma, kotoran dan sampah-sampah daun.

Untuk tindakan preventif yang lebih maksimal, kamu bisa memberikan pestisida seminggu sekali. Kalau tanaman anggrek sudah terlanjur diserang oleh hama serangga, gunakan insektisida. Begitu pula ketika terserang jamur, berikan fungisida dan bakteri gunakan bakterisida.

8. Aturlah Tata Letak Bunga

Cara merawat anggrek selanjutnya adalah dengan mengatur tata letak tanaman. Anda harus memperhatikan posisi ketika meletakkan pot-pot tanaman anggrek anda. Susunlah pot-pot ini secara rapi. Usahakan tinggi tinggi pot ini dari tanah sekitar 1 meter.

9. Perhatikan Intensitas Cahaya Matahari

Cara merawat anggrek selanjutnya adalah dengan memperhatikan intensitas cahaya matahari. Cahaya matahari yang dibutuhkan oleh tanaman anggrek ini untuk berfotosintesisi. 

Bunga anggrek membutuhkan intensitas cahaya matahari yang cukup, namun tidak boleh berlebihan juga kekurangan. 

Jika Anda mendapati daun dari tanaman anggrek Anda berwarna kecokelatan, maka artinya daunnya terbakar. Hal tersebut biasanya terjadi karena sengatan dari matahari yang berlebihan. Namun, jika daun anggrek berwarna hijau tua, artinya anggrek tersebut kekurangan sinar matahari.

Lalu, seperti apa jenis anggrek yang baik? Jenis anggrek yang baik dan sehat, ditandai dengan daunnya yang berwarna hijau segar, tidak kecokelatan tidak pula terlalu tua, hijau segar artinya memiliki kandungan dari sinar matahari yang pas dan nutrisi yang terpenuhi.

10. Perhatikan Kelebaban Udara

Sebisa mungkin agar peletakkan pot di lokasi yang berjenjang agar aliran udara tidak terhambat. Jaga agar kelembaban udara antara berkisar 60-70%. Untuk mempertahankan kondisi demikian, sebaiknya anda membuat kolam ikan di bawah rak anggrek.

anda juga bisa membuat kabut di dalam rumah anggrek. Pemasangan sprinkle juga dapat menjaga kelembaban udara.


Cara merawat tanaman anggrek sebenarnya sangat mudah dilakukan jika sudah tau bagaimana tekniknya. Setelah ini, tentunya Anda dapat menanam dan merawat bunga anggrek dengan lebih baik lagi agar semakin sering berbunga cantik dan mempesona.

Baca juga: Cara Menanam Bunga Anggrek Step by Step

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *