HORMONIK NASA: Manfaat, Kandungan serta Cara Pemakaian

Hormonik Nasa – Para petani lokal yang hidup di era ini sebenarnya sangat beruntung karena semakin banyak ditemukan cara  mengoptimalkan hasil panen salah satunya menggunakan harmonik nasa.

Hormonik nasa merupakan pupuk pertanian yang berupa hormon cair alami yang dapat mendukung pertumbuhan, pengumbian, pembungaan, pembuahan yang bertujuan meningkatkan hasil panen.

Bagi para konsumen tentunya mencari tanaman berkualitas tinggi dengan harga beli yang sesuai,untuk itu jika petani monoton dengan hanya mengandalkan lahan tanpa pemeliharaan akan mengalami kemunduran yang signifikan.

Pemupukan merupakan salah satu cara mengoptimalkan hasil panen, dengan pemberian pupuk yang baik dan akurat maka dapat merangsang pertumbuhan tanaman guna mendapatkan hasil panen yang sesuai dengan harapan para konsumen.

Selain itu  terpenuhinya kebutuhan tumbuhan untuk tumbuh dan berkembang membuat skala panen yang lebih terkontrol bahkan bisa lebih cepat dibanding jadwal panen biasanya. Dengan begitu tentunya para petani bisa meraup untung berlipat.

Untuk proses pemupukan tentunya pemilihan pupuk yang sesuai dengan kebutuhan dan berkualitas tinggi turut menentukan hasil panen.  Harmonik nasa adalah salah satu pupuk hormonik yang sangat efektif meningkatkan kualitas buah.

Hormonik nasa
Hormonik Nasa

Kandungan Hormonik Nasa 

Berikut ini kandungan hormonik nasa:

  • N 0,06 %
  • P2O5 0,01%
  • K2O 0,18 ppm
  • Cu 3,58 ppm
  • Zn 1,56 ppm
  • B 433,51 %
  • Co 0,28ppm
  • Fe 5,28 ppm Mo < 0,20
  • pH 6,20
  • protein 0,04%
  • kandungan air 94,31 %
  • C organik 4,68 %
  • Karbohidrat 5,34 %
  • Asam humat 0,95

Selain berbagai hormon organik di atas, hormonik nasa mengandung senyawa alami yang mengatur pertumbuhan tanaman yang terdiri dari beberapa hormon berikut ini:

  • Auksin

Fungsi dari auksin di dalam tumbuhan adalah merangsang sintesis RNA,problem dan enzim, memperbesar dan diferensiasisel, serta peningkatan respirasi tanaman.  

Pada pertumbuhan vegetatif  auksin sangat berperan pening dalam fase pembentukan jaringan. Sedangkan auksin itu sendiri adalah indol 3-asetat(IAA) yang dihasilkan oleh jaringan muda yang sedang tumbuh.

  • Giberelin

Hormon giberelin bekerja sama dengan auksin dalam pertumbuhan tanaman serta mendorong, merangsang pembungaan, menormalkan pertumbuhan tanaman yang kerdil  serta memanjangkan tubuh tanaman, akar serta batang.

  • Sitokinin

Selain kedua hormon di atas harmonik nasa memiliki kandungan sitokinin yang berperan menghalangi ketuaan,mengarahkan aliran asam amino, dan zat makanan kebagian tanaman atau seluruh tubuh degan konsentrasi sitokinin tinggi, serta berperan dalam pemasaran dan deferensiasi sel.

Bahan yang Terkandung di Hormonik Nasa

  • Logam berbahaya seperti As, Hg, Cd, serta Pb
  • Mikroba seperti salmonella serta E. Coli

Manfaat Hormonik Nasa Bagi Tumbuhan

 Manfaat atau keunggulan lain dari harmonik nasa adalah seperti berikut ini:

  • Menjaga kestabilan bunga dan buah sehingga tidak mudah rontok
  • Membantu mempercepat tumbuh dan kembang tanaman dan akar
  • Memicu peningkatan berat badan pada hewan ternak
  • Membantu meningkatkan hasil panen
  • Membantu memperbesar buah sehingga memiliki postur jumbo
  • Memperbanyak jumlah umbi dan bunga
  • Membantu menjaga keawetan hasil panen
  • Memperbanyak jumlah buah
  • Mempercepat pertumbuhan tunas baru

Pupuk dan Lahan Pertanian

Dalam dunia pertanian hal utama yang dibutuhkan petani bukanlah soal bibit, pupuk, atau pun pendanaan melainkan tanah atau lahan. Jika lahan atau tanah telah tersedia barulah kita bisa berfikir kedepannya. Rancangan masa depan bisa kita pikirkan dengan baik. Jika tanah atau lahan tersedia barulah kita berusaha mengolah lahan tersebut.

Setelah pengolahan lahan tentunya kita harus memperhatikan unsur hara yang terkandung di dalam tanah. Di dalam lahan itu sendiri telah tersedia unsur hara alami namun mengandalkan itu saja tentulah tidak cukup apalagi jika kita akan menanam dalam skala besar.

Pemupukan diperlukan untuk membantu menyehatkan tanah, memenuhi unsur hara yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh dan berkembang. Pemilihan harmonik nasa sangat cocok karena pupuk ini mengandung senyawa alami yang ramah lingkungan dengan berbagai manfaat baik lainnya.

Selain itu bahan organik dapat membantu memperbaiki struktur tanah yang awalnya keras dan bergumpal menjadi lembut dan gembur,  serta tanah yang awalnya terjal menjadi berstrukur baik atau sedang.

Penggunaan bahan organik juga membantu meningkatkan kelekatan tanah, serta membantu memperbaiki kondisi tanah agar tidak terlalu berat dalam mengolahnya.

Selain itu pemberian dan pemilihan pupuk yang sesuai kebutuhan mampu meningkatkan aktivitas dan populasi mikrobiologi dalam tanah, terutama yang bersifat mineralisasi dan dekomposisi bahan organik yang digunakan petani.

Beberapa mikroorganisme yang berperan dalam proses dekomposisi adalah aktinomisetes serta fauna tanah seperti yang tergolong protozoa, cacing tanah, serta nematoda. Selain itu beberapa mikroorganisme ini membantu dalam proses humifikasi dan mineraliusasi atau pelepasan hara.

Artikel terkait: Panduan Cara Membuat Pupuk Kompos

Penggunaan Pupuk pada Tanaman 

Kualitas tanah tergantung dari kemampuan tanah menghasilkan hara bagi tumbuhan. Kemampuan tanah yang menurun akan mempengaruhi kualitas buah atau hasil panen. Proses pembentukan hara atau tanah saling mempengaruhi dan terus menerus. Untuk itu kita wajib membantu tanah menjaga kesuburannya agar tetap berkualitas tinggi dengan pemberian pupuk hormonik nasa.

Pupuk akan membantu tumbuhan memperoleh hara, vitamin dan mineral untuk menghasilkan buah yang baik. Hallain yang harus kita perhatikan adalah kadar nutrisi pada tanaman harus sesuai dengan unsur hara yang ada di dalam tanah sehingga hasil pertanian sesuai dengan yang diharapkan.

Pemupukan yang terencana harus sesuai dengan kondisi tanah,  kondisi bibit tanaman karena jangan sampai pupuk justru meracuni atau menjadi sarang penyakit dan hama yang menyebabkan kematian tanaman dan kerugian petani.untuk itu pemberian hormonik nasa harus sesuai dosis atau takarannya.

Cara Pemakaian Hormonik Nasa

Pemberian pupuk hormonik nasa yang tidak sesuai takaran atau cara penggunaan yang tepat justru dapat menyebabkan kematian pada tanaman. Untuk itu memperhatikan cara dan dosis pemakaian sangat penting. Berikut cara pemakaian hormonik nasa

  • Kocok dahulu harmonik nasa sebelum digunakan
  • Dosis 1-2 cc hormonik nasa perliter air
  • Untuk hasil yang lebih baik lagi dianjurkan penggunaan dicampur dengan POC NASA per tanki
  • Semprot rata tanaman terutama daun tanaman menggunakan harmonik nasa
  • Untuk tanaman semusim semprokan sebelum berbunga/berumbi yakni pada pertengahan usia tanaman dilakukan 3-6 kali hingga masa panen namun pemupukan dari awal tanam lebih baik
  • Tanaman tahunan dilakukan 3-6 kali semprot  pada umur 2 sampai 4 bulan sebelum berbunga atau berbuah
  • Untuk unggas larurkan 1-2 tutup hormonik + 1 botol (500 cc) POC nasa ke dalam 1 liter air berikan 1 kali sehari pada unggas.

Salah satu contoh nyata keberhasilan hormonik nasa dalam meningkatkan hasil panen adalah meningkatnya budidaya padi dengan menggunakan produk nasa.

Artikel terkait: Cara Membuat Pupuk Bokashi

Peringatan Budidaya Padi dengan Hormonik Nasa

Nara sumber bernama bapak sukmono dari desa Sumber Giri,kecamatan Ponjong , kabupaten gunung kidul, daerah istimewa Jogyakarta. Setelah menggunakan produk-produk dari PT Natural Nusantara padi yang ditanam bapak sukmono meningkat tajam.

Biaya produksi hanya meningkat Rp 55.000 untuk pembelian pupuk namun keuntungan yang diperoleh mencapai  Rp 920.000. jenis padi yang ditanam adalah IR-64. Luas tanah yang ditanami padi adalah 2000 M2.  Produk nasa yang digunakan adalah POC NASA dengan masa panen 90 hari.

Pada saat padi berusia 15-25 hari berikan  40cc/ tangki 10 liter air harmonic nasa. Setelah itu pemupukan kedua dilakukan pada saat usia padi 35 hari dengan dosis 30 cc sampai 40 cc dan dicampur 10 liter air. Selain penggunaan harmonik nasa pak sukmono juga menambahkan 1ton pupuk kandang, hijauan daun dan 15 kg urea.

Untuk anakan padi juga bertambah dari pada biasanya hanya sekitar 15 anakan menjadi 22 anakan. Padi perbulir mencapai 156 butir yang biasanya hanya 96 bulir. Dengan berbagai keunggulan tersebut hasil panen meningkat menjadi untuk tiap 5 m2 mendapatkan 6,3 kg sedang yang tidak menggunakan hormonik nasa hanya 5 m2 mendapat 4 kg.

Jadi untuk 2000 m2 mndapat tambahan 4,6 kwintal dengan harga Rp 2000 per kg sehingga mendapatkan tambahan hasil Rp 920.000.

Daftar Harga Produk Nasa 

  • Paket perikanan (POC nasa – hormonik…) RP 188.000
  • Paket pupuk pertanian nasa RP 80.000
  • Hormonik pupuk organic nasa Rp 35.000
  • Paket pertanian (POC NASA POWER… Rp 210.000
  • Hormonik hormon pertumbuhan Rp 35.000
  • Pupuk kelapa sawit tangguh sepertmasa Rp 655.000
  • Pupuk budidaya melon supernasa Rp 328.000
  • Pupuk budidaya lada supernasa power Rp 370.000
  • Budidaya lele plus tangguh probiotik Rp 255.000
  • Paket pupuk nasa kemasan besar Rp 2.469.450
  • HORMONIK hormone organic nasa 100 cc Rp 35.000
  • Paket pupuk budidaya jamur organic poc Rp 47.000
  • Paket pertanian pupuk organic nasa Rp 125.000
  • Termurah hormonik hormone organi nasa Rp145.000
  • Power mentimun power nutrition Rp 441.000

****

Demikianlah pembahasan mengenai hormonik nasa semoga bisa bermanfaat bagi para petani dalam meningkatkan hasil panen, guna meningkatkan taraf ekonomi keluarga.

Artikel terkait: Panduan Cara Membuat Pupuk Kompos Takakura

loading...
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *