Cara Ternak Budidaya Arwana Lengkap

Budidaya Arwana – Ikan arwana atau dikenal juga dengan ikan siluk merupakan salah satu jenis spesies ikan yang hidup di air tawar. Ikan ini biasanya dimanfaatkan sebagai ikan hias karena memiliki  bentuk dan warna tubuh yang cantik dan menarik.

Ikan Arwana biasanya memiliki warna keperak-perakan yang menjadikan ikan ini memiliki cukup banyak peminat. Harga yang ditawarkan untuk bisa memiliki ikan arwana juga tidaklah murah.

Maka tidak heran saking populernya, ikan ini menarik minat banyak peternak untuk melakukan budidaya Arwana lantaran tergiur dengan nilai jualnya yang tinggi. Hingga saat ini pun, Arwana masih memiliki peminat yang cukup banyak dan menjadi salah satu ladang bisnis yang patut dicoba.

Budidaya Arwana Super Red via Ikan-ikancom
Ilustrasi: Budidaya Arwana Super Red via Ikan-ikan.com

Persiapan Awal Budidaya

Nah, bagi kalian yang memiliki jiwa bisnis, maka kalian bisa mencoba untuk membudidayakan ikan hias ini. Namun, budidaya ikan Arwana bisa dibilang cukup sulit dan memerlukan banyak modal lho.

Pasalnya untuk membudidayakan ikan ini, dibutuhkan lahan pemeliharaan bibit serta teknik budidaya yang memakan banyak biaya. Tapi kalian tidak perlu khawatir, karena jika hasil budidaya ikan arwana ini sukses, maka kalian akan menghasilkan keuntungan yang fantastis juga.

Bagaimana? Tertarik melakukan bisnis ini, bukan? Jika iya, pastinya kalian memerlukan informasi mengenai tips untuk budidaya arwana ini. Yuk, langsung saja kita simak ulasannya dibawah ini!

1. Persiapan Tempat Penangkaran

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menata akuarium seperti layaknya kolam dengan banyak batu. Hal ini berguna untuk memberi rasa nyaman dan betah kepada ikan arwana agar bertahan lama.

Ikan yang tidak bisa menyesuaikan dengan lingkungan baru atau tidak nyaman pada lingkungan barunya bisa menyebabkan ikan tersebut tidak mau berkembang biak dan bahkan bisa mati. Jika hal tersebut terjadi, tentunya kamu akan rugi karena sudah mengeluarkan banyak biaya.

2. Selalu Menjaga Kondisi Air

Hal kedua yang harus kalian perhatikan ketika membudidayakan ikan arwana adalah kondisi air yang ada di kolam ataupun akuarium yang mana harus selalu dalam keadaan jernih dan terus mengalir. Hal ini bisa kamu lakukan dengan membuat filter di dalam kolam ataupun akuarium.

Selain itu, kalian juga harus selalu memastikan kandungan pH dalam air sekitar 6 sampai 7 saja. Jangan sampai kurang ataupun lebih karena kondisi tersebut tidak baik untuk ikan arwana.

3. Memperhatikan Suhu Air

Selain kondisi pH air, kalian juga harus selalu memperhatikan suhu atau temperature airnya, yakni sekitar 26 derajat sampai 30 derajat. Karena ikan arwana sangat menyukai cahaya, kalian harus menerangi kolam atau akuarium apabila lokasinya tertutup ataupun terhalang dari masuknya sinar matahari.

Namun jangan salah, ikan ini juga tidak bisa hidup di bawah paparan sinar matahari secara langsung. Jadi, berikan saja cahaya secukupnya, tidak terlalu gelap atau tidak terlalu terang.

4. Media Budidaya Ikan Arwana

Untuk membudidayakan ikan arwana, kalian bisa memilih media kolam ataupun akuarium yang akan digunakan. Pembudidayaan ikan arwana sendiri sebenarnya membutuhkan banyak wadah lantaran ikan ini harus dipisahkan berdasarkan ukurannya.

Teknik membudidayakan ikan arwana juga memerlukan peralatan yang cukup lengkap, misalnya saja alat pengatur suhu, oksigen pembuat gelembung, serta sirkulasi air.

Sedangkan jika memilih menggunakan kolam sebagai medianya, kalian juga harus menyediakan kolam yang cukup luas agar dapat menampung beberapa ikan indukan arwana untuk di kembang biakkan. Kolam yang luas tersebut akan membuat pergerakan ikan yang berukuran besar menjadi lebih mudah dan fleksibel.

Namun kalian juga bisa mengkombinasikan budidaya ikan arwana menggunakan media akuarium dan kolam. Caranya, kamu bisa merawat indukan arwana pilihan di dalam aquarium yang mana selanjutnya bisa kalian pindahkan ke kolam.

5. Memilih Jenis Ikan

Setelah media dan lokasi sudah siap, hal yang harus anda lakukan adalah pemilihan jenis ikan arwana yang akan dibudidaya. Jenis dari ikan arwana ini memang sangat banyak. Kalian tidak boleh ceroboh  dalam memilih jenis ikan.

Apabila anda memiliki modal yang cukup besar, dan menargetkan keuntungan yang besar, maka kalian harus memilih jenis arwana super red. Arwana super red memiliki harga jual yang tertinggi untuk ikan dewasa yaitu mencapai 5 juta rupiah per ekor dengan harga bibit mencapai 1 juta rupiah per ekor.

Arwana super red ini memang banyak diminati banyak orang, sehingga kalian tidak perlu khawatir jika ikan budidaya kalian tidak laku di pasaran. Sedangkan jika kalian tidak memiliki modal yang cukup banyak, kalian bisa memilih ikan arwana silver yang harga bibitnya tidak semahal arwana red.

Kalian bisa memulai membudidayakan jenis arwana silver terlebih dahulu dan kemudian jika sudah berhasil dan terjual dengan keuntungan yang cukup, kalian bisa beralih ke arwana super red secara perlahan.

Pembesaran Benih Ikan

Tips selanjutnya adalah pembesaran benih ikan. Kalian harus sabar menunggu bibit ikan sampai berukuran 12 cm yang kemudian untuk bisa dilakukan pembesaran benih. Untuk benih yang masih berukuran sekitar 1 cm bisa diberi makan berupa cacing pita.

Apabila ikan yang sudah memiliki ukuran 12 cm, maka kalian harus memisahkan ikan tersebut dari ikan-ikan kecil atau anak-anak ikan. Mengapa demikian? Karena sebenarnya ikan arwana adalah jenis ikan pemakan segala tanpa mempedulikan itu anaknya sendiri atau mangsa. Jadi anda harus benar-benar memperhatikan proses perkembangan dan pertumbuhan ikan arwana tersebut ya.

Proses Pemeliharaan Ikan

Seperti layaknya manusia, jika indukannya baik dan sehat maka keturunan yang dihasilkannya pun juga baik dan memiliki kualitas unggul. Proses dari pembesaran ikan bisa dilakukan dengan memberi makan dengan porsi yang cukup atau memberi obat yang merangsang pertumbuhan ikan yang banyak dijual di pasaran.

Selain itu ketika memanen ikan, kalian harus berhati-hati untuk menjaga kondisi ikan arwana agar tidak cacat atau terluka sehingga tetap memiliki harga tinggi di pasaran. Hal-hal lain yang harus kalian perhatikan adalah :

1. Pakan Ikan Arwana

Untuk jenis pakan yang harus diberikan kepada ikan ini adalah berupa gabungan pellet yang mengandung 32% protein serta beragam jenis pakan hidup seperti ikan mas, udang, atau potongan daging dan kepiting kecil.

Pemberian pakan harus disesuaikan dengan ukuran ikan, yaitu sekitar 2% dari berat tubuh ikan setiap harinya dan dibagi menjadi 2 sesi pemberian, yakni makan pada pagi dan sore hari.

2. Mempelajari Karakter Ikan Arwana

Setelah pemindahan ikan arwana yang masih kecil, maka ikan tersebut bisa dipelihara sampai ukuran 25 – 40 cm, dimana ukuran tersebut adalah ukuran ideal dan banyak dicari oleh pembeli. Selain itu, ikan dengan ukuran tersebut memiliki karakter yang agresif dan gesit yang sangat disukai pembeli.

****

Demikian tips budidaya arwana yang bisa membantu kalian jika akan menjalankan bisnis. Semoga bermanfaat. Artikel terkait: Panduan Cara Ternak Belut untuk Pemula

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *