Cara Mudah Membuat Perangkap Lalat Buah

Perangkap Lalat Buah – Pasti semua petani yang ada di Indonesia mengenal dan paham bagaimana menyebalkannya hama lalat buah. Serangga terbang tersebut memang dikenal sebagai hewan perusak buah seperti tomat, cabai, mangga, melon, dan lain sebagainya.

Banyak komoditi berharga yang dirusak hama satu ini. Lalu mengapa disebut seperti itu dan bagaimana cara membuat perangkap lalat buah? Yuk, langsung saja simak ulasannya ya!

Mengenal Hama Lalat Buah

Lalat buah atau bernama latin Bactrocera sp. Adalah serangga kecil seperti tawon. Selain itu, hama ini dinamakan demikian karena sifatnya yang hanya merusak buah saja. Sebenarnya, tidak semua lalat buah yang berubah menjadi hama, melainkan hanya jenis betina saja.

Jenis ini menyerang buah dan meninggalkan telurnya di dalam sehingga telur tersebut menjadi larva dan akan memakan buah langsung dari dalam. Inilah mengapa buah bisa busuk dan menghitam. Jika sudah begini, tentu petani akan sangat dirugikan, bukan?

Cara Mengatasi Lalat Buah

Untuk mengatasi hama satu ini, kini sudah dikembangkan berbagai metode efektif. Namun dulunya selama masih mengenal pestisida, para petani memilih menyiram buah mereka dengan zat berbau menyengat ini agar para lalat buah tidak berani mendekat. Kerugiannya, meski lalat efektif mundur, namun terjadi banyak sekali residu kimia pada buah.

Kemudian, timbul pemikiran jika lalat betina tidak akan bertelur jika tidak dikawini lalat jantan. Maka dari itu, banyak petani mencari cara menangkapi lalat jantan dengan aroma tertentu. Zat yang digunakan untuk menangkapnya adalah zat produksi sintesis bernama metil eugenol.

Dengan adanya zat ini, maka mulailah bermunculan perangkap lalat buah yang terbukti efektif menekan serangan hama hingga 70%.

Perangkap Lalat Buah yang Efektif
Perangkap Lalat Buah yang Efektif

Cara Membuat Botol Perangkap Lalat Buah

Tentunya kamu pasti merasa jengkel kala tanaman yang sedang berbuah ternyata banyak yang busuk karena serangan hama satu ini. Nah, selain membrongsong buah yang hampir panen, ada baiknya kamu juga mulai mengaplikasikan serangan lalat buah secara manual, yakni botol perangkap.

Kamu hanya tinggal menyiapkan botol air mineral. Sementara itu, prinsip kerja botol perangkap ini adalah dengan mengundang lalat jantan menggunakan bau khas seperti yang sudah disebutkan diatas. Untuk tutorial cara membuatnya, silahkan saja kamu melakukan persiapan sebagai berikut :

1. Alat dan Bahan

Untuk alat dan bahan, kamu bisa menyiapkan botol bekas air mineral ukuran 500 ml, cutter, lilin, benang, korek, kapas, air sabun, dan metil eugenol. Kamu tidak perlu bingung mencari alat dan bahan ini karena semuanya sangat mudah dan murah.

2. Buat Botolnya

Perangkap Lalat Buah
Ilustrasi: Perangkap Lalat Buah

Jika semua bahan sudah disiapkan, kamu bisa mulai membuat botol sebagai kurungan. Botol ini akan menangkap lalat yang terpancing masuk. Jika sudah terperangkap, maka mereka tidak akan bisa keluar lagi. Mudah, bukan?

Untuk jalan masuknya agar lalat bisa masuk tapi tidak bisa lolos, silahkan buat 2 lubang kecil kira-kira seukuran jari kelingkingmu. Lubangilah sisi kanan dan kiri botol dan usahakan posisinya ada di tengah-tengah bagian dasar dan pucuk atas.

Bukan untuk jalan kabur, lubang kecil ini sejatinya malah berfungsi untuk jalan masuk lalat jantan. Selain itu, usahakan memakai botol berwarna bening alias tembus pandang agar kamu bisa melihat sendiri lalat yang terperangkap disana.

3. Masukkan Air Sabun

Setelah membuat botol, jangan lupa masukkan air sabun ke dalamnya. Air jenis ini berfungsi untuk membuat kondisi di dalam botol memiliki perbedaan tekanan udara sehingga lalat yang terbang di dalamnya akan jatuh ke air. Isikan saja air sabun sekitar sepertiga botol.

Membuat air ini sangatlah mudah. Kamu hanya perlu memakai sabun, bisa sabun mandi atau sabun pembersih piring. Campurkan dengan air sedikit dan masukkan ke dalam botol agar lalat terjebak dan mati disana.

4. Pasang Cairan Pemikat

Cairan Pemikat - Petrogenol
Cairan Pemikat – Petrogenol

Cairan pemikat yang dimaksud disini adalah cairan metil eugenol. Untuk memakainya, kamu perlu membasahi kapas dan ikat dengan benang. Usahakan jangan sampai cairan menetes. Selain itu, kala membasahi kapas dengan metal eugenol, kenakan masker agar aroma menyengatnya tidak mengganggu indera penciumanmu.

Jangan lupa, buat satu lubang kecil yang diletakkan di tutup botol untuk pintu keluar benang yang tadi kamu ikatkan. Untuk menariknya, kamu cukup melewatkan benang dari lubang tutup botol dan tarik sampai kapas menggantung di tengahnya.

Jika bisa, buat kapas sejajar dengan 2 lubang kecil. Kamu juga bisa mencari lidi atau pengait lainnya agar botol terkait sempurna.

5. Cara Memasang Perangkap yang Efektif

Sudah mengetahui betapa mudahnya menangkap lalat buah, bukan? Bagi yang sudah tahu, selamat ya kamu berhasil mengatasinya. Bagi yang belum tahu, jangan menyesal. Kamu masih bisa lho membuatnya. Ingat guys, tidak pernah ada kata terlambat untuk mencari ilmu.

Untuk memasang perangkap lalat buah ini, kamu bisa meletakkannya dengan posisi menggantung hingga 20 meter jauhnya. Nah, silahkan terka-terka sendiri berapa perangkap yang kamu butuhkan untuk hasil panen terbaikmu.

Tips Menangkap Lalat Buah

Agar kegiatan menangkap lalat buahmu bisa berjalan aman dan lancar, maka silahkan kamu simak dan cermati tips-tips berikut ini!

1. Tangkap di Pagi Hari

Harap diingat, tangkaplah lalat jenis ini kala pagi hari atau saat embun sudah kering. Hal ini karena lalat buah lebih aktif di waktu itu. Buatlah perangkap sebagus mungkin agar lalat buah jantan terjatuh dalam air sabun dan mati.

2. Ganti Kapas Secara Rutin

Ganti kapas berbau metil eugenol ini setiap 3-4 minggu sekali. Pasalnya, zat satu ini hanya bisa bertahan sekitar 4 minggu saja ya guys. Bahkan, kamu juga bisa langsung menggantinya tanpa jadwal jika kapas sudah berangsur-angsur mengering dan baunya hilang.

3. Pasang Kala Tanaman Berbunga

Untuk mendapat hasil sempurna, cobalah memasang perangkap ini di masa tanaman berbunga. Jangan pernah memasangnya kala tanaman sudah berbuah karena faktor kegagalan bisa lebih besar.

Pasalnya, memasang perangkap kala tanaman berbunga berguna untuk menekan populasi si lalat jantan agar pada masa berbuah, jumlahnya sehingga tidak terjadi serangan lalat buah betina.

4. Hati-Hati dengan Cairan Methil Eugenol

Biasanya, merk yang digunakan adalah Petrogenol. Namun harap hati-hati kala menggunakannya. Pasalnya, zat ini sangat kuat dan semua benda yang tersentuh baunya akan langsung dikerubungi lalat. Jadi kerjakan dengan bersih, rapi, dan jangan sampai ada yang tercecer.

5. Ganti Air 3 Hari Sekali

Meski kapas bisa diganti 4 minggu sekali, tapi jangan sampai air juga ikut diganti selama itu. Usahakan mengganti air 3 hari sekali agar bau busuk yang dikeluarkan lalat mati tidak menyeruak dan mencemari udara.

****

Demikianlah ulasan mengenai cara membuat perangkap lalat buah yang mudah dan cepat. selain bisa praktek di rumah, kamu juga bisa menghemat uang dengan memanfaatkan botol bekas. Ayo, berusaha mengendalikan serangan lalat buah dan selamatkan tanaman kita. Semoga bermanfaat dan salam budidaya!

Artikel terkait: Pupuk Buah Terbaik untuk Kelengkeng, Sawit Dll

loading...
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *