Panduan Cara Budidaya Terong Lengkap untuk Pemula

Cara Menanam Terong – Jumpa lagi dengan SentraBudidaya, kali ini kami akan membahas tentang step by step menanam terong. Namun sebelum itu kami akan menjelaskan mengenai apa itu terong? Terong adalah tanaman yang masuk dalam keluarga kentang, lalu bagian yang digunakan sebagai bahan konsumsi  yaitu buahnya dan terong berasal dari india serta Srilanka.

Sebenarnya kegiatan budidaya terong tidaklah susah, hanya saja anda memang benar benar harus paham cara menanam terong. Tanaman ini merupakan salah satu sayuran favorit di indonesia, oleh karena itu jika budidaya terong bisa benar-benar menjadi usaha bertani yang menjanjikan. Oleh karena itu kami disini akan menjelaskan cara menanam terong dibawah ini.

Manfaat Terong untuk Kesehatan

Sebelum kami masuk lebih dalam mengenai proses penanaman, ada baiknya anda ketahui manfaat dari terong dibawah ini:

  • Dapat menyehatkan jantung
  • Menurunkan berat badan
  • Menbantu proses pencernaan
  • Mengontrol kadar gula
  • Menyehatkan kulit

Syarat syarat tumbuh tanaman terong 

Berikut ini beberapa persyaratan agar tanaman terong yang kita tanam bisa tumbuh optimal:

1. Lokasi penanaman

Terong dapat tumbuh dengan baik pada dataran rendah maupun dataran tinggi asal ketinggian lokasi mencapai 1.000 diatas permukaan laut.

2. Iklim

Hal penting lainnya yang peru anda perhatikan adalah iklim, kami menyarankan pada anda untuk melakukan budidaya terong pada awal musim kemarau (bulan maret/april).

3. Tanah

Terong dapat tumbuh dengan baik pada kondisi tanah yang subur dan tidak tergenang oleh air, ph tanah 5-6 jika ph tanah kurang atau lebih anda bisa melakukan proses pengapuran terlebih dahulu.

Cara Menanam Terong
Cara Menanam Terong

Cara Menanam Terong Step by Step

Sebelumnya kami sudah membahas syarat-syarat tumbuh tanaman terong diatas, berikutnya kami akan membahas tahap-tahap cara menanam terong dibawah ini:

1. Pemilihan bibit berkualitas

Tahap pertama dalam proses cara menanam terong yang pertama adalah pemilihan bibit, dalam proses pemilihan bibit ada dua cara yaitu dengan membeli bibit terong yang sudah jadi atau mebeli bibit terong bungkusan itu semua kembali lagi pada anda. Dari 2 cara memilih bibit diatas kami akan membahasnya dibawah ini.

Cara memilih bibit terong belum jadi 

  • Pilih bibit terong yang memiliki pertumbuhan seragam
  • Bibit tahan pada berubahan iklim
  • Selanjutnya bibit kuat menerima serangan dari hama dan penyakit
  • Bibit memiliki produktivitas kecambah yang cepat sekitar 90%
  • Bibit tahan dipindahkan kelokasi lain

Selanjutnya kami akan membahas cara memilih bibit dengan cara kedua yaitu membeli bibit terong yang sudah jadi akan dijelaskan dibawah ini.

Cara memilih bibit terong yang sudah jadi 

  • Pertama pilihlah bibit yang kondisi fisiknya segar
  • Selanjutnya pilihlah bibit yang mempunyai daun lebar
  • Terakhir pilihlah bibit terong yang unggulan

2. Proses penyemaian

Tahap berikunya adala penyemaian, dalam proses sebelumnya kami sudah membahas cara memilih bibit terong jika anda lebih memilih bibit terong yang sudah jadi maka tidak perlu melalui proses penyemaian namun yang memilih bibit terong belum jadi maka harus melewati proses penyemain. Tujuan dari penyemaian adalah agar tanaman terong dapat tumbuh secara optimal, dalam proses pengontrolan lebih mudah serta calon tanam terong akan lebih mudah beradaptasi. Dibawah ini kami akan menjelaskan tahap-tahap penyemaian.

Cara penyemaian bibit 

  1. Pilihlah tempat penyemaian bisa menggunakan pot atau lahan terbuka
  2. Jika anda memilih menggunakan lahan terbuka maka buatlah bedengan yang sesuai dengan jumlah bibit yang akan ditanam
  3. Namun jika anda memilih menggunakan pot, yang perlu anda siapkan adalah tanah gembur dan pupuk kandang yang sudah kering
  4. Selanjutnya taburkan bibit secara rata di lokasi penyemaian yang anda pilih
  5. Lakukan penyiraman setiap hari pada pagi dan sore hari tunggu sampai bibit tumbuh menjadi calon tanam terong

Pengaruh penting cepat atau lambatnya tanaman terong tumbuh adalah jenis terong yang anda pilih.

3. Pengolahan lahan tanam

Cara menanam terong berikutnya adalah pengolahan lahan, dalam proses ini beberapa hal yang perlu anda perhatikan adalah jenis tanah, lokasi penanaman serta iklim dan cuaca didaerah yang anda pilih. Setelah beberapa hal atau syarat tumbuh tanaman terong terpenuhi anda bisa masuk ketahap pengolahan yang akan kami jelaskan dibawah ini.

Cara pengolahan lahan 

  • Siapkan alat-alat dan bahan bertani seperti cangkul, sabit dan pupuk kandang kering
  • Begitu semua alat dan bahan siap, anda bisa memulai dengan membersihkan lahan dari rumput, dan hama pengganggu
  • Setelah lahan bersih, anda bisa melakukan pengecekan pH tanah jika pH tanah dibawah 5 ada baik melakukan proses pengapuran terlebih dulu dan biarkan 2-3 minggu
  • Jika proses pengapuran selesai anda bisa melakukan tahap pembajakan bisa menggunakan cangkul, pastikan kedalaman pencangkulan mencapai 50 cm dan pada proses pembajakan anda bisa menambahkan pupuk kandang yang sudah kering lalu tunggu lagi sampai 1 minggu.
  • Begitu selesai, langkah berikutnya adalah pembuatan bedengan dengan lebar 140 cm dengan tinggi bedengan 50 cm serta panjang sesuai dengan kondisi lahan tanam
  • Buat drainase antar bedengan dengan jarak 40 cm lalu anda bisa membuat lubang di bedengan dengan jarak 50 cm per lubang.
  • Biarkan lahan sampai bibit yang ditanami pada tempat semai tumbuh.
Lahan Budidaya Terong
Lahan Budidaya Terong

4. Proses penanaman

Tahap berikutnya mengenai cara menanam terong adalah proses penanaman atau pemindahan calon tanam terong dari tempat semai ke lahan tanam yang sudah diolah sebelumnya.

Sebelum melakukan penanaman, siram dulu bedengan menggunakan air secukupnya lalu ambil calon tanaman ditempat semai atau bibit terong jadi yang anda beli tadi. Setelah itu masukan calon tanaman kedalam lubang di bedengan dan tutup menggunakan tanah serta pupuk kandang kering.

5. Proses perawatan terong

Sudah jelaskan tanaman terong memerlukan perawatan agar dapat tumbuh dan berbuah secara maksimal, beberapa cara perawatan terong adalah penyulaman, penyiangan, penyiraman dan pemupukan yang akan kami jelaskan dibawah ini.

Cara merawat terong 

  • Penyulaman

Proses ini bertujuan untuk mengganti tanaman terong yang mati dengan tanaman bayam yang baru diambil dari tempat semai, namun penyulaman hanya bisa dilakukan pada tanaman yang berumur dibawah 1 minggu karena jika lebih maka proses pertumbuhannya tidak akan sama.

  • Penyiangan

Sedangkan maksud dari proses penyiangan adalah pembersihan lahan dari rumput atau hama pengganggu lain dengan menggunakan tangan ataupun bantuan alat seperti sabit dan cangkul

  • Penyiraman

Bayam memerlukan air yang banyak saat fase awal pertumbuhan ditambahan lagi pada proses penanaman masuk musim kemarau, anda harus menyiram setiap hari dipagi dan sore hari.

  • Pemupukan

Hal lain yang tidak kalah penting dari beberapa perawatan diatas adalah pemberian pupuk susul, sebab kita tidak tahu apakah unsur hara pada tanah cukup sebagai bahan makan tumbuh oleh karena itu proses pemupukan sangat penting untuk masa pertumbuhan terong.

6. Proses panen

Cara menanam terong terakhir adalah proses panen, tahap yang sangat ditunggu-tunggu oleh semua petani sebab pada tahap ini bisa melakukan pemetikan buah atau sayuran terong lalu dijual atau dikonsumsi pribadi.

Terong yang siap panen berumur 70 hari, dalam melakukan panen pilihlah sayuran atau buah terong yang tidak terlalu tua dan mudah, lalu anda bisa memetik terong beserta tangkainya, setelah proses pemetikan terong selesai lakukan penyortiran dulu.

Hasil Panen Terong
Hasil Panen Terong

Baiklah itu adalah artikel dari kami mengenai Cara menanam terong, bagi anda yang berminat budidaya terong bisa mengikut tahap-tahap diatas dan semoga berhasil. Sekian hari kami terimakasih. Jangan lewatkan juga: Panduan Cara Budidaya Tanaman Anggur Step by Step!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *