Panduan Cara Budidaya Pepaya Agar Hasil Berlimpah

Cara Menanam Pepaya – Jumpa lagi dengan SentraBudidaya, pada kesempatan kali kami akan membahas proses budidaya dari awal penanam pepaya hingga proses panen.

Pepaya adalah tananam yang berasal dari amerika bagian selatan dan timur serta bagian dari tanaman ini yang bisa dikonsumsi yaitu buah dan daunnya. Buah pepaya memiliki rasa yang manis dan segar, oleh karena itu banyak orang indonesia yang menyukai rasa buah ini.

Jika anda berniat melakukan budidaya pepaya, namun masih bingung cara menanam pepaya dengan benar dalam kesempatan kali ini kami akan membahas proses menanam pepaya dari proses pemilihan lahan, pemilihan bibit, proses perawatan hingga proses panen dibawah ini.

Cara Menanam Pepaya

Syarat-syarat Tumbuh Tanaman Pepaya 

Sebelum kami membahas cara menanam pepaya, ada baiknya anda mengetahui syarat atau faktor pendorong tumbuh tanaman pepaya berikut ini.

1. Iklim

Tanaman pepaya dapat tumbuh dengan baik pada daerah yang memiliki curah hujan 1.000-2000 mm/tahun, lalu pilih lokasi penanaman pisang yang memiliki suhu 22-26 derajat C, selanjutnya angin jangan pernah memilih lokasi yang berangin kencang pilih lokasi yang berangin sedang karena tiupan angin berguna untuk proses penyerbukan dan yang terakhir adalah kelemban daerah mencapai 40%.

2. Tanah atau media tanam

Pepaya sangat menyukai tanah yang kaya akan humus dan subur selain itu tanaman ini juga menyukai tanah yang gembur dan bisa menahan aliran air. Pilih tanah yang mengandung keasaman atau pH 6-7.

3. Ketinggian tempat

Tanaman dapat ditanam pada daerah dataran rendah maupun dataran tinggi, ketinggian lokasi yang ideal untuk budidaya pepaya mencapai 700-1000 dpl.

Panduan Cara Menanam Pepaya 

Diatas tadi adalah syarat-syarat tumbuh tanaman pepaya, selanjutnya kami akan membahas tahap-tahap penanaman pepaya yang akan dijelaskan dibawah ini:

1. Proses pemilihan bibit pepaya

Tahap pertama dalam cara menanam pepaya adalah proses pemilihan bibit pepaya unggulan, karena proses ini yang akan menentukan hasil panen anda kedepan.

Pemilihan bibit pepaya sebenarnya tidaklah sulit, karena anda bisa membeli bibit pepaya ditoko tani dan bisa membuat bibit pepaya sendiri. Kesempatan kali ini kami akan memberikan cara membuat bibit pepaya sendiri dibawah ini.

Cara membuat bibit pepaya sendiri 

  • Langkah pertama pilih buah untuk indukan bibit, ciri buah yang baik untuk indukan adalah sudah masak, ukuran besar dan rasa buah manis.
  • Setelah anda menemukan calon indukan bibit, langkah berikutnya ambil biji didalam buah ( ingat hanya diambil sebagian dari buntut buah sampai bagian tengah, karena biji bagian pangkal buah berjenis kelamin betina)
  • Setelah biji didapat, jemur semua biji dibawah sinar matahari langsung dan anda bisa menambahkan abu gosok agar kadar air berkurang
  • Langkah terakhir rendam bibit pepaya yang sudah kering dengan air hangat. Tujuannya agar bibit cepat tumbuh kecambah.

2. Proses penyemaian bibit pepaya

Tahap kedua dalam cara menanam pepaya adalah proses penyemaian bibit pepaya, kegiatan ini dilakukan agar bibit pepaya dapat tumbuh dengan maksimal, mudah beradaptasi dan mudah dalam proses pengontrolan. Jika anda tidak tahu bagaimana cara penyemaian bibit pepaya dengan benar, kami akan menjelaskannya dibawah ini.

Cara penyemaian bibit pepaya 

  • Pada tahap sebelumnya bibit sudah mengalami perendaman dengan air hangat, selanjutnya anda pilih buat bibit yang mengapung alasan karena bibit yang mengapung mengalami kesalahan dalam pertumbuhan atau tidak bagus
  • Setelah itu tunggu sampai 24 jam, tunggu juga sampai bibit mulai tumbuh kecambah
  • Sambil menunggu proses diatas, anda bisa menyiapakan tempat semai dan media semai. Tampat semai yang bisa anda gunakan adalah polybag, karena lebih mudah dalam proses penanam kelahan nanti. Selanjutnya media tanan, anda bisa menggunakan media tanam berupa campuran tanah dan pupuk kandang kering dengan perbandingan 3:1.
  • Setelah bibit diremdam selama 24 jam maka bibit akan mulai tumbuh kecambah, tahap selanjutnya adalah proses penanam bibit pepaya kedalam polybag yang sudah diisi media tanam tadi.
  • Setelah itu siram dengan air secukupnya dan tunggu sampai bibit tumbuh.

3. Proses pengolahan lahan tanam

Cara menanam pepaya selanjutnya adalah proses pengolahan lahan tanam, sebelum melakukan tahap ini anda pastikan dulu apakah lokasi penanam sudah memenuhi semua persyaratan baik itu iklim, tanah atau media tanam dan ketinggi tempat. Setelah semua anda pastikan cocok maka kami akan membahas proses pengolahan lahan tanam pepaya dibawah ini.

Cara pengolahan lahan tanam 

  • Pertama siapkan beberapa alat dan bahan yang akan digunakan untuk mengolah lahan tanam pepaya seperti cangkul, sabit, pupuk kandang, kapur, tanah hitam(tanah bekas bakaran)
  • Jika semua alat dan bahan siap, anda harus bersihkan lahan tanam dari semua hama pengganggu baik itu rumput, tanaman liar, bahkan sisa pertanian sebelumnya.
  • Setelah itu bajak tanah menggunakan cangkul dengan kedalam 40 cm anda juga bisa menambahkan pupuk kandang agar tanah kaya akan unsur hara, lalu pastikan cek kadar keasaman tanah (pH) jika dibawah 5 bisa anda lakukan proses pengapuran dan biarkan selama 2 minggu.
  • Tahap berikutnya adalah pembuatan bedengan, buatlah bedengan dengan lebar 250 cm, tinggi 50 cm dan panjang sesuaikan dengan kondisi lahan. Selain itu jaga lupa untuk membuat drainase disekitar bedengan agar saat hujan air tidak menggenangi bedengan.
  • Terakhir adalah pembuat lubang untuk menanam bibit yang diambil dari tempat semai, buatlah lubang dengan ukuran 50X50X50 cm dan jarak antar lubang 60 cm.

4. Proses penanaman pepaya

Tahap selanjutnya adalah proses penanaman pepaya, pada tahap ini anda harus sudah melakukan proses pemilihan bibit, proses penyemaian bibit dan proses pengolahan lahan tanam. Setelah ketiga tahap diatas selesai anda baru bisa melakukan proses penanaman, sebenarnya proses penanam itu mudah, namun harus dilakukan secara teliti dan hati-hati agar calon tanaman pepaya tidak rusak.

Cara menanam pepaya, ambil bibit dari tempat semaian pilih tanaman yang sudah memiliki 2-3 helai daun. Lalu buka polybag yang membungkus akar tanaman tujuannya agar akar dapat berkembang dengan optimal, selanjutnya masukan kedalam lubang yang sudah anda buat sebelumnya dan tutup menggunakan tanah hitam, tanah biasa dan pupuk kandang yang sudah dicampur lalu siram dengan air secukupnya.

5. Proses perawatan pepaya

Cara menanam pepaya berikutnya adalah proses perawatan, meskipun tanaman pepaya tetap dapat berbah walaupun tidak mengalami proses perawatan namun kualitas buah yang dihasilkan tidak bagus. Oleh karena itu kami disini akan menjelaskan beberapa cara perawatan pepaya dibawah ini agar pepaya dapat menghasilkan buah berkualitas.

Cara perawatan pepaya 

  • Penyulaman

Penyulaman adalah proses mengganti tanaman yang mati dengan tanaman yang baru, namun penyulaman hanya bisa dilakukan pada tanaman yang berusia kurang dari 1 minggu saja karena jika penyulaman dilakukan lebih dari satu minggu tidak bisa tumbuh bareng.

  • Penyiraman

Cara perawatan tanaman yang kedua adalah penyiraman, bagi tanaman yang ditanam pada musim kemarau kegiatan penyiraman dilakukan setiap hari pada pagi dan sore sedangkan untuk tanaman yang ditanaman pada musim penghujan kegiatan penyiraman hanya dilakukan sekali saja dipagi hari.

  • Penyiangan

Cara perawatan ketiga adalah penyiangan, kegiatan ini bertujuan membersihkan lahan tanam pepaya dari hama pengganggu baik itu rumput liar dan sejenisnya.

  • Pemupukan susulan

Tanama pepaya membutuhkan banyak unsur hara dari tanah, oleh karena itu kegiatan pemupukan susulan sangat penting dalam pemenuhan bahan pangan pepaya. Kegiatan pepumukan dilakukan pada tanaman berumur 1 mingg, lalu berumur 1 bulan, selanjutnya berumur 3 bulan, berikutnya umur 6 bulan dan selanjutnya hingga masa panen.

6. Proses panen

Cara menanam pepaya terakhir adalah proses panen, semua petani di indonesia maupun luar negeri sangat menanti nanti akan datang proses panen ini karena mereka dapat menjual hasil panen pepaya ke pasar maupun hanya dikonsumsi sendiri dirumah. Namun sebelum melakukan panen pastikan dulu buah benar benar siap diambil, ciri-ciri buah pepaya yang siap dipanen adalah berumur 10-12 bulan, buah berwarna kuning.

Anda bisa melakukan panen menggunakan songgo atau bisa dipanjat langsung, tujuannya agar buah tidak jatuh ketahah dan rusak. Selanjutnya berikan alasan pada tempat pengumpulan pepaya dengan kertas atau kain agar buah pepaya tidak lecet.

Nah itu tadi adalah Cara Menanam Pepaya, tunggu apalagi langsung praktekan saja cara dari kami dan langsung jadi pengusaha pepaya yang sukses. Sekian dari kami semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk anda semua, terima kasih. Jangan lewatkan juga: Panduan Cara Menanam Pisang Lengkap untuk Pemula

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *