Panduan Cara Budidaya Cabai untuk Pemula, Lengkap!

Cara Menanam Cabai – Peningkatan jumlah penduduk di Indonesia, ternyata mempengaruhi jumlah kebutuhan akan bahan panganan seperti cabai baik cabai rawit, cabai merah besar maupun cabai hijau besar. Masalah ini bukan saja mengganggu di Indonesia ternyata juga mengganggu beberapa negara-negara lain karena kurangnya produksi cabai dalam negeri, beberapa pemerintah melakukan impor cabai dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan cabai yang terus meningkat.

Kini sudah banyak solusi dari masalah kekurangan cabai diantara dengan menanam cabai itu sendiri dirumah, namun masih banyak dari kita yang salah melakukan tahap tahap penanaman dalam kesempatan kali ini kami akan memberi informasi tentang cara menanam cabai dengan benar sebagai berikut

Cara Menanam Cabai dengan Benar

Cara Menanam Cabai
Ilustrasi: Cara Menanam Cabai

Kali ini SentraBudidaya akan berbagi informasi bagaimana cara menanam cabai yang benar, step by step, jadi mudah untuk diikuti oleh siapa saja, oleh pemula yang belum pernah budidaya cabai sekalipun. Yuk simak ulasannya berikut ini:

1. Memilih lokasi penanaman bibit cabai yang benar

Cara menanam cabai pertama dengan memilih lokasi, tentu kalian ingin tanaman cabai yang ditanam tumbuh dengan subur bukan ?? karena cabai dapat tumbuh dengan subur dan baik kalau semua kebutuhannya dapat tercapai. Berikut beberapa syarat untuk memilih lokasi penanaman cabai.

  • Pertama kalian cari tempat penanaman cabai di daerah dataran rendah dengan tinggi lebih dari 300 dan kurang dari 2000 meter.
  • Kedua ukur suhu dari tempat tersebut, kalau suhu mencapai 27 derajat berarti tempat itu bagus namun kalau suhu lebih atau kurang usahakan untuk pindah ke lokasi yang lebih ideal.
  • Ketiga kalian hanya perlu mengecek kelembaban tanah, usahakan memilih daerah yang memiliki daerah kelembaban yang standar saja
  • Keempat cari tempat yang memiliki sumber makanan bagi tumbuh yang tinggi seperti kaya akan unsur hara, sehingga dapat membantu tanaman tumbuh dengan subur
  • Kelima ukur berapa tinggi pH dari tanah yang akan ditanami cabai kalau bisa pHnya berkisar antara 5 dan 7 serta cari tempat yang terkena sinar matahari setiap hari

2. Cara melakukan pengolahan lahan yang benar sebelum ditanami cabai

Cara menanam cabai berikutnya akan sedikit lebih susah karena kalian akan disuruh langsung praktek kelapangan, namun sebelum melakukan praktek ada baiknya untuk membaca tahap-tahap mengolah lahan tanam dengan benar sebagai berikut :

  • Hal pertama bersihkan tanah dari tumbuh atau hama lainnya seperti rumput maupun tanaman yang sudah tidak digunakan, lalu cangkul tanah dengan rapi memanjang agar bisa ditanami lebih banyak bibit cabai
  • Selanjutnya kalian bisa menaburkan kapur di tanah yang sudah digemburkan untuk mendapat hasil yang lebih maksimal, tunggu kurang lebih 8 sampai 9 hari. Kegunaan kapur ini dapat menaikan ataupun menurunkan PH tanah.
  • Berikut pilih pupuk yang kalian minati, tapi saran dari kami pilih saja pupuk kandang karena tanman akan lebih sehat dibandingkan pupuk kimia
  • Keempat kalian hanya perlu menunggu pupuk tadi meresap ke tanah dengan rata kurang lebih 5 sampai 6 hari saja
  • Selanjutnya kalian bisa membuat lubang untuk menaruh bibit cabai dengan jarak 40 – 50 cm
  • Lalu diamkan selama 1 minggu

3. Melakukan pemilihan bibit cabai yang terbaik

Langkah berikutnya dalam melakukan cara menanam cabai yang benar adalah memilih bibit cabai dengan kualitas terbaik, karena akan percuma kalau menanam cabai dengan benar namun bibit yang digunakan berkualitas rendah tentu hasilnya akan rendah pula. Kali ini kami akan memberikan cara memilih bibit cabai dengan kualitas baik sebagai berikut :

  • Pertama kalian cari dulu mana tanaman cabai yang berkualitas bagus, biasanya bibit bagus berasal dari induk tanaman yang bagus pula. Berikut ciri-ciri tanaman cabai yang berkualitas bagus :
    • Tanaman/batang terlihat kokoh kuat
    • Menghasilkan buah cabai yang lebat
    • Tidak terdapat hama atau penyakit serta tanaman tidak cacat
    • Tanaman memiliki daun yang lebat serta tidak keriting
  • Selanjutnya pilih bibit cabai yang sudah tua serta memiliki pertumbuhan yang cepat
  • Berikutnya lakukan pemilihan bibit cabai yang cepat tumbuh tunasnya
  • Biasanya bibit yang berkualitas tidak kerdil

4. Melakukan penyemaian bibit cabai

Cara menanam cabai selanjutnya dengan melakukan penyemaian bibit cabai dengan benar,kegiatan ini dilakukan supaya bibit cabai dapat tumbuh dengan maksimal berikut ini adalah caranya :

Menggunakan polybag

  • Siapkan media. Pilih polybag dengan ukuran yang tidak terlalu besar karena hanya digunakan sebagai pertumbuhan bibit saja
  • Isi polybag dengan media semai, catatan jangan terlalu penuh
  • Selanjutnya sebelum ditanam usahakan bibit direndam dulu menggunakan air hangat kuku selama 2 sampai 3 menit
  • Setelah itu masukan satu satu bibit kedalam polybag
  • Berikutnya semprot polybag dengan insteksida agar terhindar dari semut atau serangga lainnya
  • Tunggu bibit sampai tumbuh tunas kurang lebih 1 mingguan

Penanaman bibit tanpa menggunakan polybag

  • Siapkan bedengan sesuai dengan kebutuhan serta media semainya
  • Siram air secukupnya
  • Lalu buat lubang dengan jarak 3 cm
  • Selanjutnya rendam bibit dengan air hangat selam 2 menit
  • Beri pupuk secukupnya, setelah itu tunggu bibit tumbuh selama 1 mingguan

Tujuan dari penyemaian bibit ini sebagai berikut

  • Memberikan pertumbuhan bibit secara maksimal, karena terdapa unsur hara yang dibutuhkan bibit untuk tumbuh
  • Berikutnya dapat memelihara bibit cabai secara maksimal, karena diletakkan dalam polybag atau bedengan memudahkan kita untuk member pupuk atau member air
  • Bibit tanaman akan lebih mudah beradaptasi sebab kalau bibit langsung diletak dimedia tanah tentu akan kaget
  • Terakhir kita dapat mengganti bibit yang baru jika bibit yang lama mati

5. Cara menanam cabai

Cara menanam cabai selanjutnya menunggu bibit sudah berumur kurang lebih 4 mingguan, usahakan untuk menunggu bibit berdaun lebih dari dua sebelum melakukan pemindahan kemedia tanam.

Ada baiknya untuk melakukan cara menanam cabai pada pagi maupun sore hari, untuk menghindari bibit cepat layu. Kali ini kalian hanya perlu melepas polybag atau mengambil dari bedengan lalu masukan kedalam lubang yang telah kamu siapkan sebelumnya, Siram dengan air secukupnya

6. Cara pemeliharaan tanaman cabai

  • Anda hanya perlu melakukan pemangkasan tunas liar atau cabang tanaman cabai yang tidak berguna, sisakan 3 batang tunas yang berfungsi sebagai pemroduksi cabai utama
  • Menggunakan pupuk phonska cair terbukti dapat meningkatkan jumlah buah cabai
  • Melakukan pemupukan dengan tahi ayam kering, karena dalam proses berbuah tanaman cabai memerlukan asupan energy yang banyak.
  • Melakukan penyiraman ke daerah sensitive, karena menyiram dengan air bersih bisa membantu proses pelarutan unsur-unsur organik pada tanah

7. Panen

Cara menanam cabai yang terakhir dan yang paling ditunggu-tunggu oleh kalian adalah proses panen, tumbuhan cabai biasanya bisa panen saat berumur kurang lebih 80 hari. Berikut ini adalah tips panen cabai yang benar sebagai berikut :

  • Hal pertama yang perlu kalian ingat saat memetik buah cabai harus beserta tangkainya
  • Saat terdapat buah cabai yang rusak harus segera ikut dipanen, agar tidak menular kebuah cabai lainnya
  • Ada baiknya melakukan panen pada pagi hari karena buah cabai akan lebih berat dibandingkan pada siang hari yang telah mengalami penguapan buah
  • Saat memetik cabai usahakan jangan menarik tapi diputar kearah jarum jam
  • Selanjutnya pilihlah cabai yang berusia tua saja

Penyebab daun dan buah cabai rontok 

  • Memiliki kelembaban tanah yang kurang
  • Kadar air dari tanah rendah
  • Tanaman cabai kurang terkena sinar matahari
  • Suhu dari daerah penanaman sangat tinggi atau kurang
  • Tanaman terkena penyakit atau terkena virus (CMV)
  • Tanaman terkena serangan hama
  • Tananaman kekurang atau kebanyak suhu Nitrogen

Tips mengatasi daun cabai rontok

Tips dari kami jika tanaman sudah memiliki gejala kerontokan lakukan pemotongan dari cabang tanaman cabai karena dengan melakukan pemotongan dapat mengurangi aktivitas hama menyebar. Setelah itu berikan pupuk untuk membantu tanaman cabai memulihkan diri dari serangan hama tersebut.

Ikuti tahap-tahap diatas agar bisa menghasilkan buah cabai yang berkualitas baik. Demikian informasi dari tentang cara menanam cabai dari kami, semoga bisa menjadi referensi bagi anda semua, terima kasih.

Simak juga: Cara Budidaya Jahe Merah untuk Pemula

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *