Panduan Cara Menanam Bawang Merah Step by Step

Cara Menanam Bawang Merah –  Pertanian di Indonesia sudah mengalami kemajuan yang pesat, salah satunya pada sektor pertanian bawang merah. Kita ketahuan tanaman bawang merah merupakan salah satu dari bumbu yang wajib dalam setiap masakan, oleh sebab itu banyak pembaruan yang dilakukan petani untuk menanam bawang merah.

Kali ini Sentrabudidaya akan memberikan cara menanam bawang merah, tentu banyak dari kalian yang kurang memahami bagaimana sih penanaman bawang merah yang benar? Kita ketahuan bawang merah merupakan tanaman yang memiliki harga cukup mahal, dari pada membeli bawang merah di pasar dengan harga yang mahal ada baiknya mencoba menanam sendiri disekitar rumah anda.

Cara menanam bawang merah via Sindonews
Cara menanam bawang merah via Sindonews

Kegiatan ini bisa menghemat uang belanja keluarga kalian, sebelum mengikuti cara menanam bawang merah ada baik kalian untuk memperhatikan beberapa syarat yang kami jelaskan dibawah ini :

  • Syarat pertama, anda harus mencari daerah yang memiliki ketinggian 0-800 diatas permukaan laut karena tanaman bawang merah biasanya akan tumbuh subur didaerah dataran rendah
  • Selanjutnya pilih daerah yang terkena sinar matahari lebih dari 12 jam karena bawang merah membutuhkan cahaya matahari serta suhu kurang lebih 32 derajat celcius
  • Syarat berikutnya adalah kadar pH tanah harus 7, karena bawang dalam proses pertumbuhan sehingga butuh asupan makanan yang banyak
  • Tekstur tanah merupakan salah satu syarat agar tanaman bawang dapat tumbuh dengan maksimal, contoh tanah yang cocok yaitu sawah dan tegalan
  • Yang perlu kalian perhatikan berikutnya adalah kelembaban tanah kurang lebih 70%

Artikel terkait: Panduan Cara Budidaya Jahe Merah untuk Pemula

Cara Menanam Bawang Merah di Polybag

Berikut ini panduan cara menanam bawang merah di dalam polybag yang bisa anda tiru di rumah:

1. Persiapkan bahan-bahan media tanam

Cara menanam bawang merah yang pertama adalah menyiapkan bahan-bahan media tanam bawang merah, dalam proses ini bertujuan memberi tempat tanaman bawang agar tumbuh secara maksimal. Bahan-bahan yang diperlukan antara lain tanah gembur, kompos serta pupuk yang dicampur menjadi satu dalam polybag.

2. Peletakkan bibit bawang merah

Cara menanam bawang merah selanjutnya, kalian hanya perlu melakukan penanaman bibit bawang merah ke polybag. Dalam satu polybag biasanya berisi 3 buah bibit dan diberi jarak antara satu bibit ke bibit lainnya sekitar 4 cm.

3. Pemupukkan bawang merah

Dalam proses selanjutnya kalian hanya perlu melakukan pemupukkan pada bibit bawang merah agar dapat tumbuh secara maksimal. Saran dari kami lakukan pemupukkan sebanyak 1 gram untuk satu polybag.

4. Penyiraman tanaman bawang merah

Cara menanam bawang berikutnya yaitu penyiraman, dalam proses ini kalian hanya perlu menyiram tanaman bawang merah 2 kali sehari, karena tumbuhan yang satu ini tidak dapat hidup dalam kekeringan dan tidak dapat hidup dalam genangan air.

5. Memberikan obat nabati

Selanjutnya kalian diharuskan memberi obat nabati pada tanaman bawang merah agar terhindar dari berbagai hama perusak, karena jika hama dibiarkan begitu saja akan merusak hasil panen sehingga dapat terjadi gagal panen.

6. Panen

Cara menanam bawang merah yang terakhir adalah proses pemanenan, kalian dapat memanen tanaman bawang merah jika sudah memenuhi beberapa kriteria diantaranya daun berwarna kuning, batang sudah gembus/kosong dan umbi bawang merah muncul keatas.

Cara Menanam Bawang Merah Tanpa Polybag

 Berikut ini cara menanam bawang merah tanpa polybag yang bisa anda lakukan: 

1. Pemilihan bibit bawang merah

Cara menanam bawang merah yang pertama adalah pemilihan bibit bawang merah yang berkualitas, kita ketahui terdapat banyak jenis bibit bawang baik asli dalam negeri maupun kiriman dari luar negeri. Selain itu terdapat cara memilih bibit yang berkualitas yaitu mencari tanaman bawang merah yang memiliki umbi berumur lebih kurang 100 hari, jika masih merasa bingung cara memilih bibit bawang merah silahkan perhatikan langkah dibawah ini:

  • Tampilan bibit harus padat dan sehat serta warna harus pudar
  • Selanjutnya coba kalian potong bagian bawah bawang merah jika sudah tanpa warna hijau berarti tunas sudah tumbuh

Ukuran bawang merah sangat menentukan kualitas, terdapat 3 jenis ukuran bawang merah diantaranya :

  1. Umbi besar (1,8 cm dan berat 10 gram)
  2. Umbi sedang(1,5-1,8 cm dan berat 5-10 gram)
  3. Umbi kecil( 1,5 cm dan berat 5 gram)

2. Pengelolaan lahan tanaman bawang merah

Selanjutnya yang perlu kalian lakukan adalah menyiapkan lahan tanaman bawang merah, kalian dapat membuat bedengan dengan luas sesuai degan berapa banyak yang ingin kalian tanam saran kami untuk memberi jarak antara bedengan satu dengan yang lain sekitar 50 cm.

3. Pengecekan keasaman pH tanah

Proses selanjutnya adalah pengecekkan kadar keasaman tanah jika tidak mencapai 6, pastikan untuk menaburkan kapur terlebih dulu agar keasaman tanah menjadi stabil.

4. Pemberian pupuk

Cara menanam bawang merah selanjutnya dengan memberikan pupuk secara teratur pada bawang merah, saran dari kami untuk menggunakan puput kandang atau pupuk kompos.

5. Penanaman bibit bawang merah

Berikutnya adalah proses penanaman bawang merah ke lahan, sebelum itu siapkan bibit bawang merah yang berusia kurang dari 2 bulan. Tips dari kami untuk memotong bagian ujung bawang merah sepanjang 0,5 yang bertujuan mempercepat proses pertumbuhan tunas.

6. Penyiraman bibit bawang merah

Sudah kalian ketahui bahwa bawang merah tidak dapat hidup dalam kekeringan, oleh karena itu kalian diwajibkan menyiram tanaman bawang merah 2 kali sehari(pagi dan sore) sampai tumbuhan berusia lebih dari 10 hari setelah itu proses penyiraman hanya dilakukan 1 kali saja.

7. Pengendalian hama tanaman bawang merah

Cara menanam bawang merah selanjutnya adalah pengendalian hama, karena terdapat banyak hama yang menyerang tanaman bawang merah namun terdapat beberapa yang seing menyerang diantaranya ulat.

Pengendalian hama ini dapat dilakukan secara manual atau pun menggunakan obat nabati, jika tanaman bawang merah anda dalam skala kecil ada baiknya menggunakan cara manual dengan mengambil secara langsung ulat dan memusnahkannya tetapi jika tanaman bawang merah kalian dalam skala yang benar lebih baik menggunakan perangkap.

8. Panen bawang merah

Cara menanam bawang merah terakhir adalah proses panen, kegiatan inilah yang sering ditunggu-tunggu para petani karena mereka akan segera mendapatkan uang.

Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan pemanenan bawang merah diantaranya bawang merah sudah berumur lebih dari 60 sejak penanaman, daun berwarna kuning, batang bwang merah kosong serta biasanya batang rebah.

Jenis-jenis bawang merah

Berikut ini beberapa jenis bawang merah yang sering dibudidayakan oleh masyarakat kita:

1. Bauji/lokal

Jenis tanaman bawang merah yang pertama adalah Bauji, tanaman ini mungkin tidak asing bagi kalian karena termaksud tumbuhan lokal. Keunggulan Bauji dapat hidup dalam kondisi air yang banyak jadi cocok ditanam pada musim penghujan, ciri-ciri bawang merah Bauji antara lain:

  • Kulit luar tipis
  • Bentuk melonjong/oval
  • Potensi panen 7-10 ton

2. THAILAND

Beikutnya adalah jenis THAILAND, namun tanaman bawang yang satu sangat rentan terhadap air sehingga sangat cocok ditanaman saat musim kemarau. Dalam jumlah panen bawang merah yang satu ini sangat tinggi, ciri ciri THAILAND antara lain:

  • Kulit buah sangat tebal
  • Bentuk buah bulat
  • Daging buah tebal
  • Potensi panen 18-21 ton

3. PHILIP CROOS

Tanaman yang satu ini hampir sama dengan THAILAND karena tidak tahan dengan air serta cocok pada musim kemarau. Ciri-ciri tanaman ini antara lain:

  • Daun besar dan tebal
  • Bentuk buah bulat
  • kulit buah sedang
  • Daging buah renyah
  • Potensi panen 14-18 ton

Sekian informasi dari kami tentang cara menanam bawang merah, semoga bisa membantu anda dalam memulai kegiatan bertani. Silahkan untuk menunggu posting terbaru kami, terima kasih. Jangan lewatkan juga: Panduan Cara Budidaya Cabai untuk Pemula, Lengkap!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *