Panduan Cara Menanam Bunga Anggrek Step by Step

Cara Menanam Anggrek – Bunga anggrek merupakan salah satu bunga indah yang banyak digemari. Hal ini dikarenakan warna bunganya yang indah dan membuat rumah atau pekarangan menjadi lebih indah.

Tanaman bunga hias ini semakin hari semakin banyak peminatnya. Sehingga tidak sedikit juga yang membudidayakan bunga ini sebagai salah satu bunga yang bernilai ekonomis tinggi.

Dalam proses tumbuhnya, bunga anggrek ini tidak membutuhkan media tumbuh yang besar sehingga tidak merepotkan kita. Selain media tumbuhnya yang relatif lebih kecil, bunga anggrek biasanya juga hidup dengan menempel pada tanaman lain.

Meskipun menempel pada tanaman lain, bunga anggrek tidak bersifat sebagai benalu. Bunga anggrek ini akan tumbuh dan berkembang tanpa merugikan tanaman yang ditempelinya.

Cara menanam anggrek
Jenis Bunga Anggrek – Cara menanam anggrek

Sebelum kita kupas lebih jauh seputar cara menanam anggrek, ada baiknya kalau kita mengetahui jenis bunga anggrek itu sendiri.

Jenis Bunga Anggrek

Berikut ini beberapa jenis bunga anggrek yang bisa kita budidayakan:

1. Bunga anggrek hitam (Coelogyne pandurata)

Jenis anggrek yang pertama adalah anggrek hitam yang ditemukan di Malaysia, Sumatera, Kalimantan dan Filipina sebagai tumbuhan berukuran besar, banyak ditemukan di pohon-pohon besar di dekat sungai. Bunga-bunga yang secara bersamaan membuka sangat harum madu tetapi masa hidupnya singkat.

2. Anggrek selop wanita tropis (Paphiopedilum glaucophyllum)

Jenis anggrek yang kedua adalah anggrek selop yang memiliki ciri-ciri berupa daun hijau bersinar Paphiopedilum atau sandal wanita tropis. Jenis ini merupakan spesies tanaman berbunga dalam marga tumbuhan Paphiopedilum. Anggrek selop adalah anggrek tanah yang tumbuh dengan tinggi sekitar 30-45 cm. Daun dilapisi lilin, warna biru-hijau terang, lonjong-bulat panjang dan sempit, dengan panjang sekitar 30 cm.

Bunganya sekitar 8-11 cm (3,1-4,3 in) lebar. Bentuknya menyerupai tas atau sepatu wanita (maka bunga ini biasa disebut sebagai selop/sandal wanita tropis). Spesies ini mekar berulang kali dengan dua bunga, memproduksi yang baru setelah lama yang jatuh. Periode berbunga sangat panjang, membentang dari Spring sampai musim dingin. Spesies ini sangat mirip dengan Paphiopedilum liemianum, tetapi yang terakhir memiliki daun hijau yang kuat, sementara di yang pertama mereka lebih jelas.

Anggrek selop memiliki habitat alaminya di lereng gunung berapi yang sering hujan dan tebing kapur lembab. Ia lebih suka matahari untuk naungan parsial dan tanah berkapur dengan lumut, pada ketinggian 200-700 meter (660-2,300 kaki) di atas permukaan laut.

Spesies ini banyak terdapat di Asia Tenggara (Indonesia, Timur dan Barat Daya Jawa (Gunung Semeru, Lumajang) dan Sumatera Tengah).

3. Bromheadia finlaysoniana

Jenis anggrek yang ketiga tersebar luas di kawasan Burma; Thailand; Kamboja; Laos; Vietnam; Semenanjung Melayu; Singapura; Sumatra; Borneo; Brunei; Maluku; New Guinea, termasuk Papua Nugini; Semenanjung Cape York di Queensland, Australia; dan Kepulauan Anambas.

Bromheadia finlaysoniana tumbuh di daerah basah, biasanya dekat sungai, pada ketinggian 0-200 meter. Jenis ini tumbuh hinggamencapai tinggi 1 sampai 1,5 meter, dengan daun kaku berukuran 100-150 mm x 20-30 mm. Bunga-bunganya biasa muncul antara Juni sampai Maret. Biasanya orang melihat hanya kuncup karena bunga hanya mekar sebentar pada siang hari.

4. Paphiopedilum robinsonianum

Paphiopedilum robinsonianum adalah spesies anggrek sandal yang banyak terdapat di Sulawesi, Indonesia, di mana hal ini diketahui dari dua gunung di Kabupaten Sulawesi Tengah. Gunung ini dibatasi untuk habitat hutan pegunungan tropis pada ketinggian sekitar 1400 meter.

5. Aerides odorata

Aerides odorata adalah jenis tanaman yang tersebar luas di sebagian besar Asia Tenggara, ditemukan di hutan dataran rendah China (Yunnan, Guangdong), Himalaya, Bhutan, Assam, Bangladesh, India, Nepal, Kepulauan Andaman dan Nicobar, Myanmar, Thailand, Laos, Kamboja, Vietnam, Semenanjung Malaysia, Kalimantan, Sumatera, Jawa, Sulawesi, Kepulauan Sunda, dan Filipina. Habitat alaminya adalah hutan dataran rendah lembab subtropis atau tropis. Anggrek jenis ini terancam oleh hilangnya habitat.

6. Calanthe pulchra

Anggrek ini ditemukan di Laos, Thailand, Kalimantan, Jawa, Malaysia, Filipina, dan Sumatera di hutan lembab pada ketinggian 130-1.700 meter. Jenis ini merupakan anggrek dengan ukuran sedang hingga besar.

7. Dendrobium amboinense (the Amboin Island dendrobium)

Dendrobium Amboinense atau dendrobium Amboin Island, adalah anggrek berbunga di dataran rendah dari subtribe Dendrobiinae. Spesies ini banyak ditemukan di pulau Ambon dan pulau-pulau terdekat di Laut Banda, Indonesia.

Anggrek ini memiliki pseudobulbs yang mencapai sekitar 50 cm (20 inci) tingginya. Mereka menghasilkan dua atau tiga daun dengan panjang sekitar 6 cm dan lebar sekitar 2,5 cm. Bunga-bunga diproduksi pada tandan yang sangat pendek. Bunga-bunga berbunga hingga 20 sentimeter. Bunga mekar di malam hari. Bunga yang baru mekar berwarna putih tulang, dan saat sore berjalan menjelang malam, warna perlahan berubah ke warna pucat oranye mengkilap

8. Abdominea minimiflora

Abdominea minimiflora atau Abdominea berbunga kecil, adalah spesies epifit anggrek monopodial sangat langka dan satu-satunya spesies dari marga Abdominea monospecific. Bunga ini disebarkan dari Thailand ke Semenanjung Melayu, Jawa, dan Filipina.

Nama bunga ini berasal dari bahasa Latin abdomen, yang berarti perut. Hal ini mengacu pada kesamaan antara bentuk labellum (bibir) dan bentuk perut serangga. Bunga anggrek ini menghasilkan bunga sangat kecil, lebar sekitar 0,45 cm.

9. Selop atau kasut kumis (Paphiopedilum chamberlainianum)

10. Anggrek bulan Kalimantan barat (Paraphalaenopsis serpentilingua)

11. Anggrek stuberi (Dendrobium lasianthera)

12. Anggrek larat (Dendrobium phalaenopsis)

Dan masih banyak lagi jenis anggrek lainnya. Nah, kalau anda sendiri kira-kira ingin membudidayakan jenis anggrek yang mana? Tergantung selera anda.

Nah, sekarang mari kita kembali ke topik utama kita yaitu cara menanam anggrek. Untuk menanam anggrek sendiri bisa dilakukan dengan menggunakan pot. Kenapa dengan menggunakan pot? Karena akan lebih mudah kita pinda-pindahkan sesuai dengan keinginan kita.

Biasanya, bunga anggrek ini di tempatkan di depan rumah, halaman belakang, bahkan untuk mempercantik ruang tamu Anda. Makanya kita gunakan pot sebagai media untuk budidaya.

Cara Menanam Anggrek Step by Step

Agar bunga anggrek yang akan anda budidayakan bisa hidup dan tumbuh dengan optimal ada beberapa perlakuan yang harus anda lakukan. Berikut ini Sentrabudidaya akan coba menjabarkan secara lengkap cara menanam anggrek untuk anda:

1. Tahap Menentukan Bibit

Tahap awal yang perlu mendapatkan perhatian adalah penentuan jenis anggrek yang akan kita budidayakan. Sebagaimana yang sudah dijabarkan di atas, ada banyak sekali jenis tanaman anggrek yang bisa kita budidayakan.

Berikut ini kami uraikan jenis tanaman anggrek agar bisa anda pilih:

  • Anggrek Catteleya yang terkenal eksotis dan cantik
  • Anggrek Dendrodium, nah untuk anggrek jenis ini termasuk jenis yang paling popuper di kalangan pecinta anggrek
  • Anggrek Grammathopilum, adalah anggrek raksasa dari Papua
  • Anggrek Oncidium, dari varietas ini yang populer adalah anggrek jenis Golden Shower
  • Anggrek Phalaenopsis, jenis anggrek bulan yang sangat akrab di kalangan para pecinta anggrek adalah dari varietas ini
  • Anggrek Vanda atau anggrek potong
  • Anggrek Spathiphyllum

Nah, kira-kira jenis mana yang ingin anda budidayakan?

Jika anda sudah menentukan jenis apa yang akan anda budidayakan, selanjutnya silahkan anda dapatkan bibit yang berkualitas dari para pengrajin atau penjual tanaman hias terutama pecinta anggrek agar bibit yang diperoleh benar – benar berkualitas.

2. Tahap Persiapan Media Tanam

Langkah berikutnya adalah mempersiapkan media tumbuh tanaman anggrek. Kita akan bahas khusus untuk media berupa pot dengan ukuran sedang.

Silahkan siapkan pot dengan ukuran sedang lalu siapkan media tanam yang terdiri dari beberapa campuran bahan baku diantaranya tanah, pupuk kandang yang sudah difermentasikan, arang, kulit kelapa atau batok, sabut kelapa, serta pecahan genting atau bisa dengan pecahan batubata.

Nah, untuk susunan media tumbuh tersebut, mulai dari pecahan batu bata di bagian terbawah dari pot, lalu batok dan sabut kelapa diatasnya, kemudian baru masukkan tanah yang sudah dicampur dengan pupuk kandang dibagian paling atas dari pot. Tujuan dari batubata tersebut adalah agar pada saat penyiraman dilakukan, air tidak tergenang di dasar pot dan dapat merusak akar tanaman anggrek Anda.

3. Tahap Penanaman Bunga Anggrek

Setelah media tumbuh selesai, maka tahapan selanjutnya adalah menanam bunga anggrek ke dalam media yang sudah kita siapkan tadi. Pindahkan bibit bunga anggrek tersebut kedalam pot yang sudah terisi oleh campuran bahan – bahan tersebut diatas, kemudian tutup dengan abu sampai batas pangkal batang bibit anggrek.

Perlu juga untuk diperhatikan, sebaiknya kita memindahkan atau menanam bunga anggrek tersebut pagi hari sebelum jam 8 agar matahari belum terlalu terik sehingga tanaman anggrek yang baru tersebut tidak mudah layu. Setelah ditanam kemudian langsung disirami dengan air secukupnya untuk menjaga kelembaban tanaman anggrek.

4. Pemeliharaan Intens

Tahapan yang tidak kalah krusial adalah proses pemeliharan tanaman agar bisa tumbuh dengan baik. Hal terpenting dari pemelihaan bunga anggrek adalah masalah penyiraman.

Sebenarnya bunga angrek lebih menyukai kondisi lingkungan yang lembab namun tidak menghendaki penyiraman atau penyemprotan langsung kepada bunga anggrek itu sendiri. Penyemprotan langsung justru terkadang dapat merusak kuncup bunga anggrek yang belum mekar.

Cara menjaga kelembaban lingkungan tanaman anggrek Anda bisa dilakukan dengan menyirami sekeliling tanah di dalam pot secukupnya, namun tidak mengenai tanaman anggrek itu sendiri. Penyiraman dilakukan setiap pagi hari agar tanaman anggrek tidak lekas layu dan tercukupi kebutuhan akan air bagi tanaman anggrek.

Itulah step by step cara menanam anggrek yang harus kita lakukan.

Tips Perawatan Bunga Anggrek

Meskipun cara menanam anggrek yang kita lakukan sudah benar, kita tetap butuh perawatan khusus. Hal ini bertujuan agar proses budidaya bunga anggrek kita bisa berjalan baik, maka berikut ini beberapa tips perawatan bunga anggrek yang mesti anda lakukan:

  • Agar bisa tumbuh maksimal letakan bunga anggrek pada tempat yang terkena sinar matahari secara alami, tetapi jangan terlalu panas. Idealnya jangan meletakan bunga anggrek pada tempat yang terkena sinar matahari secara langsung.
  • Memberikan cahaya lampu. Hal ini dilakukan bila kamu menaruh bunga anggrek di dalam ruangan, dengan adanya lampu tersebut akan menjaga bunga anggrek tidak kekurangan cahaya.
  • Menjaga kelembaban bunga anggrek. Sebagai salah satu tanaman tropis tentu menjaga kelembaban tanaman sangat penting untuk dilakukan.
  • Memberikan pupuk. Sebagai tanaman budidaya tentu anggrek juga memerlukan pupuk untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Oleh karena itu berikan pupuk untuk tanaman ini dengan jenis pupuk untuk tanaman tropis.
  • Itulah cara yang paling sederhana untuk merawat bunga anggrek agar tetap bisa tumbuh subur dan berkembang dengan baik.

Manfaat Bunga Anggrek

Setelah kita mengetahui bagaimana cara menanam bunga anggrek, mari kita simak apa saja manfaat bunga anggrek itu. Berikut ini beberapa diantaranya:

1. Anggrek Sebagai Tanaman Hias

Manfaat anggrek yang pertama adalah bunga anggrek sebagai tanaman hias. Sebagaimana yang sudah dijabarkan sebelumnya, bahwa tanaman hias yang satu ini memiliki beragam variasi warna dan jenis yang sangat banyak. Tingginya minat pada tanaman ini membuat sebagian orang memanfaatkannya dengan menjadikan anggrek sebagai tanaman hias di dalam pot.

2. Anggrek Sebagai Simbol dan Aroma Pengharuman

Manfaat bunga anggrek yang kedua adalah sebagai simbol dan aroma pengharum. Bunga anggrek ini bisa dijadikan sebagai simbol rasa cinta, keindahan dan kemewahan selama berabad-abad lamanya. Pada zaman dahulu di bunga di jadikan sebagai simbol kejantanan bagi bangsa Yunani. Sedangkan di Tiongkok anggrek dipercaya sebagai tanaman yang mengeluarkan aroma harum dari tubuh raja mereka.

3. Anggrek Sebagai Tanaman Herbal

Yang tidak kalah penting dari manfaat bunga anggrek adalah sebagai herbal untuk mengatasi berbagai jenis penyakit. Tahukah anda? Tanaman ini telah digunakan sebagai salah satu sumber obat-obatan herbal di Cina sejak 2800 SM. Gastrodia elata merupakan salah satu jenis anggrek dari genus Gastrodia adalah salah satu dari tiga jenis anggrek yang tercantum dalam Materia Medica yang pertama dikenal di Cina sebagai jenis anggrek yang digunakan untuk pengobatan(Shennon bencaojing).

4. Anggrek Sebagai Bahan Makanan

Ternyata bunga anggrek bisa digunakan sebagai bahan pangan khususnya sebagai bahan penyedap makanan. Untuk anggrek yang bisa dijadikan sebagai pengharum makanan adalah anggrek jenis Vanili atau nama latinya Vanilla planifolia merupakan salah satu keluarga suku anggrek. Ada juga anggrek Orchis mascula yang telah dijadikan bubuk untuk dijadikan bumbu memasak.

Selain kedua jenis anggrek di atas masih banyak lagi jenis anggrek yang biasa dijadikan bahan baku makanan seperti anggrek Saprophytic dari kelompok Gastrodia menghasilkan umbi-umbian. Tanaman ini dikonsumsi sebagai makanan oleh orang pribumi di Australia dan dapat berhasil dibudidayakan, terutama Gastrodia sesamoides.

Bagaimana? Anda sudah tahu cara menanam anggrek dari awal sampai akhir bukan? Sekarang anda pasti sudah tidak sabar lagi ingin segera mempercantik rumah anda dengan tanaman anggrek?

Demikianlah panduan cara menanam anggrek dari kami, semoga bermanfaat untuk anda semua. Jangan lewatkan juga Cara Budidaya Seledri untuk Pemula Step by Step

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *