Cara Membuat & Takaran Menggunakan Pupuk Organik Cair

Pupuk Organik Cair – Berbicara mengenai pupuk, tentunya pupuk terbagi dalam dua jenisnya yakni pupuk organik dan juga pupuk anorganik. Dulunya sebelum hadir pupuk anorganik, para petani lebih suka menggunakan pupuk organik yang memang bisa mereka olah sendiri dari berbagai macam limbah yang berada di sekitar mereka.

Proses pembuatan pupuk organik pun terbilang mudah sekali. Berbicara mengenai pupuk organik, ternyata pupuk ini telah hadir dalam dua bentuk pilihan yakni pupuk organik padat dan juga pupuk organik cair.

Pastinya anda sudah pernah mendengar tentang pupuk organik cair ini. Memang antara pupuk organik padat dan juga cair ini dari segi tekniknya tentu saja hampir sama. Hanya saja dari bahan pembuatannya saja yang membedakan antara keduanya.

Pada dasarnya pembuatan pupuk organik cair ini biasanya di lakukan dengan cara memanfaatkan berbagai macam barang organik bekas yang sudah tidak anda pergunakan.

Berbicara mengenai pupuk organik memang ada yang hadir dalam bentuk padat bahkan juga ada pula yang hadir dalam bentuk cair. Sebetulnya dari segi manfaat keduanya mempunyai manfaat yang penting untuk pertumbuhan tanaman. Berbagai macam pupuk organik pun bisa di buat melalui beragam proses yang terbilang mudah dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama.

Manfaat Pupuk Organik Cair (POC)

Sobat tani, sebelum kita kupas mengenai panduan untuk membuat pupuk organik cair, ada baiknya juga kalau kita mengetahui apa saja manfaat dari pupuk organik cair. Berikut ini beberapa manfaat pupuk organik cair yang dikutip dari Nur Fitri, Erlina Ambarwati, dan Nasih Widya, 2007 :

  • Manfaat yang pertama adalah, POC ini mampu mendorong dan meningkatkan pembentukan klorofil daun dan pembentukan bintil akar pada tanaman leguminosae sehingga meningkatkan kemampuan fotosintesis tanaman dan penyerapan nitrogen dari udara
  • Selain itu, penggunaan POC ini juga bisa meningkatkan vigor tanaman sehingga tanaman menjadi kokoh dan kuat, meningkatkan daya tahan tanaman terhadap kekeringan, cekaman cuaca dan serangan patogen penyebab penyakit.
  • Merangsang pertumbuhan cabang produksi.
  • Meningkatkan pembentukan bunga dan bakal buah, serta
  • Mengurangi gugurnya daun, bunga dan bakal buah.
Bagaimana? Sangat banyak bukan? Anda tidak perlu ragu lagi untuk menggunakan POC sebagai peningkat produksi tanaman anda.
Penggunaan POC juga sangat mudah, anda bisa langsung menyemprotkannya ke tanaman, mulai dari batang, daun, bunga dan buah. Ini berbeda dengan pupuk organik padat yang ditaruh dalam tanah secara langsung. Pupuk organik cair juga sebagai alternatif dari mahalnya berbagai pupuk kimia. Tanaman sayuran yang menggunakan pupuk organik cair sangat sehat untuk dikonsumsi, berbeda dengan penggunaan pupuk kimia.
Dengan kisaran harga antara 15.000 sampai 40.000 per liternya, ada baiknya untuk menghemat biaya anda membuatnya sendiri, karena tergolong mudah dan siapapun bisa membuatnya.
Bagaimana cara membuatnya? Berikut ini panduan singkat untuk membuat pupuk organik cair yang bisa anda praktekkan sendiri di rumah!

Cara Membuat Pupuk Organik Cair

Ternyata kini anda bisa membuat pupuk organik cair dengan memanfaatkan berbagai macam limbah sayuran hijau maupun kotoran ayam. Tentunya bahan baku tadi begitu cocok jika anda manfaatkan untuk merangsang tumbuhnya tunas maupun daun tanaman.

Hal ini dikarenakan dari kedua bahan tersebut ternyata kaya akan kandungan unsur nitrogennya. Kini sudah banyak sekali para petani yang berkreasi dengan membuat sendiri pupuk organik cair tersebut.

Ternyata untuk membuat pupuk organik cair, anda juga bisa memanfaatkan gedebog pisang atau batang pisang. Dari segi teknik atau bahkan tata caranya memang tidak jauh berbeda. Jika anda merasa jijik dengan limbah yang berbau, maka anda bisa memanfaatkan batang dari pohon pisang yang telah di panen.

Jika anda merasa kebingungan dengan cara pembuatan pupuk organik cair dengan bahan batang pohon pisang. Alangkah baiknya anda perhatikan berbagai langkah cara pembuatannya berikut ini:

Bahan pembuatan pupuk organik cair

  • 200 gram gula merah
  • 1kg batang pohon pisang, sebaiknya anda memilih bagian dalam batang pohon pisang yang berwarna putih
  • Bioaktivator
  • 3 liter air tanah
  • Ember yang memiliki tutup
  • Karung bekas

Ketika semua bahan yang anda butuhkan untuk membuat pupuk organic cair ini sudah anda persiapkan. Kini anda sudah bisa membuatnya sendiri dengan mengikuti berbagai langkah berikut ini:

  • Campurkan gula dengan air ke dalam ember. Kemudian aduklah sampai gulanya bisa larut ke dalam air.
  • Potong debog pisang menjadi beberapa potongan yang kecil. Kemudian anda bisa memasukkannya dalam wadah karung yang bekas.
Cacahan Debog Pisang dalam Karung via Bundaberkebun
Cacahan Debog Pisang dalam Karung via Bundaberkebun
  • Masukkanlah karung yang sudah berisikan cacahan dari batang pohon pisang tadi ke dalam ember yang telah berisi campuran gula dan juga air. Ada baiknya karung yang telah berisikan potongan dari batang pohon pisang ini bisa terendam seluruhnya dalam air.
  • Jika sudah anda bisa menutup rapat embernya. Kemudian letakkanlah pada tempat yang tak akan terkena matahari secara langsung.
  • Biarkan saja dalam waktu 8 hingga 10 hari. Ada baiknya anda memastikan untuk membuka ember tadi sekali dalam sehari supaya gas yang sudah terbentuk dari beragam campuran bahan pupuk tadi dengan cara mengaduknya. Jika sudah maka anda bisa menutupnya kembali hingga rapat.
  • Sedangkan untuk pengecekan dari tingkat kematangannya bisa anda lakukan dengan cara mencium bau adonan. Jika baunya sudah wangi layaknya tapai berarti sudah matang dan siap untuk di pergunakan. Namun sebaliknya jika anda cium namun berbau busuk layaknya limbah, itu artinya proses pembuatan pupuk organic cair ini terbilang gagal sehingga perlu anda buang.
  • Angkatlah karung yang telah berisikan cacahan dari batang pohon pisang tadi. Kemudian anda bisa memisahkan air yang berada dalam ember. Di sini anda bisa mendapatkan dua jenis pupuk yakni pupuk organik cair yang berasal dari cairan yang ada dalam ember sekaligus pupuk organik padat yang bisa anda dapatkan dari cacahan batang dari pohon pisang tadi.

Tentunya mudah sekali cara pembuatan pupuk organik cair yang berasal dari batang pohon pisang ini. Anda juga bisa dengan mudah memperoleh beragam bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan pupuk tersebut.

Bahkan proses pembuatan pupuk tersebut juga tidak membutuhkan waktu yang cukup lama. Jadi anda tidak perlu khawatir lagi dengan prosesnya jika ingin mencoba sendiri membuat pupuk tersebut di rumah.

Cara Membuat Pupuk Organik Cair
Cara Membuat Pupuk Organik Cair

Takaran Penggunaan Pupuk Organik Cair

Tentunya anda sebagai petani yang ingin memberikan pupuk organik cair ini untuk tanamannya. Maka petani pun harus tahu berapakah takaran yang paling tepat untuk di berikan. Jangan sampai takaran yang anda pergunakan melebihi dosisnya.

Nanti yang ada hanya akan merusak tanaman maupun kondisi tanahnya. Supaya anda tidak merasa bingung lagi dengan takaran penggunaan pupuk ini. Maka anda perlu memperhatikan pemberian takaran yang tepat.

Sebelumnya anda bisa mengencerkan pupuk yang telah jadi dengan menggunakan air bersih. Penggunaan dari pupuk ini kebanyakan orang menyarankan untuk menggunakan pupuk organik cair dengan cara di semprotkan pada bagian daun, bunga atau bahkan batangnya.

Penyemprotan pun tidak boleh melebihi dari 2%. Ini artinya dalam 1 liter pupuk organik cair tadi bisa anda encerkan dengan 50 liter air. Dengan menggunakan takaran tersebut pastinya tanaman anda bisa tumbuh dengan cepat dan juga lebih subur. Memang ada banyak sekali pupuk organik yang bisa anda jadikan pilihan. Dan kali ini anda para petani bisa mencoba pupuk yang satu ini.

Sebetulnya pupuk organik cair ini bisa anda manfaatkan untuk merangsang suatu pertumbuhan daun, menghasilkan biji atau bahkan buah sekalipun. Dalam setiap penyemprotannya, di sarankan dengan interval waktu sekitar satu minggu jika musim kering tiba atau bahkan 3 hari sekali jika musim hujan telah tiba. Dengan penggunaan takaran yang tepat pastinya bisa merubah pertumbuhan tanaman yang anda miliki.

Itulah tadi sedikit penjelasan mengenai pupuk organik cair sekaligus cara pembuatan maupun takaran pemberian pupuk pada tanaman. Ternyata batang dari pohon pisang saja bisa anda manfaatkan untuk pembuatan pupuk organik yang juga bagus untuk pertumbuhan tanaman.

Kini tak ada salahnya bagi anda para petani mencoba memberikan pupuk organik cair ini pada tanamannya. Semoga saja hasil panennya bisa melimpah bahkan tanaman bisa tumbuh dengan subur.

****

Bagaimana? Anda sudah tidak sabar ingin membuat pupuk organik cair sendiri di rumah? Tunggu apalagi, daripada membeli pupuk yang mengandung pestisida, mending kita buat sendiri pupuk yang aman dan sehat tentunya.

Demikianlah ulasan mengenai panduan cara membuat pupuk organik cair dan cara aplikasinya yang bisa kami sajikan untuk anda. Semoga bermanfaat bisa menambah produksi hasil pertanian anda ya. Jangan lupa juga untuk membagikan artikel ini dengan yang lain, supaya yang lain bisa ikut mempraktekkannya. Artikel terkait: Jenis Pupuk Kompos dan Cara Panduan Membuatnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *