Cara Jitu Membuat Pupuk Hantu Untuk Anggrek

Pupuk Hantu Untuk Anggrek – Salah satu jenis tanaman hias adalah bunga anggrek. Anggrek sendiri merupakan salah satu jenis tanaman yang banyak memiliki penggemar. Pada umumnya, penggemar tanaman ini adalah kalangan wanita.

Sebagai tanaman hias, anggrek ternyata memerlukan pupuk agar dapat tumbuh dan berbunga dengan sempurna. Penggunaan pupuk yang sesuai akan membuat pertumbuhan tanaman menjadi optimal. Tentunya, produktivitas tanaman Anda juga akan menjadi lebih baik.

Pupuk Hantu merupakan salah satu nama jenis pupuk yang akhir-akhir ini tengah menjadi perbincangan dikalangan para petani. Meski memiliki nama yang cukup menyeramkan, ternyata pupuk hantu memiliki banyak sekali manfaat bagi tanaman.

Awal kemunculan pupuk hantu dipelopori dan diciptakan oleh seorang bernama Sugimin, yaitu seorang petani asal Cipaus, Bogor.

Sugimin atau Jimmy Hantu mengatakan pada awalnya Dia hanya ingin menciptakan sebuah pupuk yang dapat membuat tanaman cepat tumbuh dan memiliki ukuran atau volume yang besar.

Tidak berselang lama, Sugimin pun akhirnya membuat pupuk dengan menggunakan beberapa campuran bahan yang ramah lingkungan, seperti daun sirih, madu, dan beberapa rempah-rempah lainnya.

Hingga akhirnya jadilah pupuk hantu seperti yang telah tersohor namanya sekarang. Lantas, sebenarnya apa saja manfaat dari pupuk hantu untuk tanaman, khususnya pada tanaman anggrek?

Pupuk Hantu Untuk Anggrek via Tribunnews
Pupuk Hantu Untuk Anggrek via Tribunnews

Aneka Manfaat Pupuk Hantu untuk Anggrek

Pupuk hantu memiliki kandungan zat yang cukup penting bernama ZPT, yaitu sebuah nama bagi hormon yang dapat membantu proses pertumbuhan bagi tanaman. Nah, berikut ini adalah manfaat lengkap pupuk hantu bagi tanaman:

  1. Pupuk hantu memiliki kandungan yang bernama fitohormon. Fitohormon merupakan sebuah zat yang dapat merangsang pada tumbuhan.Zat tersebut berasal dari zat-zat organik, sehingga dapat mempercepat pertumbuhan akar tanaman. Akar tanaman akan lebih optimal dalam melakukan penyerapan unsur hara.
  2. Pupuk hantu akan membuat tanaman memiliki daun yang hijau, keras, dan juga tebal. Selain itu, daunnya juga tidak akan mudah rontok.
  3. Pupuk hantu akan membuat tanaman anggrek menjadi lebih sering berbunga, karena setiap kuncup bunga yang tumbuh tidak akan mudah rontok.
  4. Pupuk hantu dapat membuat tanaman memiliki banyak anakkan tanaman yang produktif. Bahkan, pengpalikasian pupuk hantu pada tanaman padi juga akan membuat tanaman padi menjadi lebih cepat membentuk malai atau bunga-bunga padi sehingga proses pengisian bulir padi menjadi lebih meningkat.
  5. Pupuk hantu akan membuat pupuk lain yang diaplikasikan pada tanaman menjadi lebih efektif, sehingga pupuk tidak akan terbuang sia-sia.
  6. Pupuk hantu mampu melindungi tanaman dari berbagai macam serangan hama maupun penyakit yang kapanpun bisa datang menyerang.
  7. Hasil panen tumbuhan akan lebih berkualitas dan tahan lama meskipun disimpan dalam jangka waktu yang cukup lama.
  8. Penggunaan pupuk hantu akan lebih menghemat biaya pengeluaran karena memiliki harga yang begitu ramah di kantong.
  9. Pupuk hantu lebih ramah lingkungan karena terbuat dari bahan-bahan organik.Hal ini memungkinkan lahan pertanian tetap subur sampai kapan pun.

Keunggulan di atas tentunya hanya bisa didapatkan apabila penggunaan pupuk hantu dilakukan secara baik dan benar.Selain memiliki harga yang begitu terjangkau, Anda juga tidak perlu lagi khawatir memikirkan lahan pertanian yang rusak akibat penggunaan pupuk kimia yang berbahaya.

Ya, berbeda dengan penggunaan pupuk organik, pemakaian pupuk kimia atau anorganik dalam jangka waktu lama memang akan merusak lingkungan. Lantas, apa saja bahaya dari pemakaian pupuk kimia dalam jangka waktu yang lama?

Bahaya Pupuk Kimia Dalam Jangka Panjang

Di zaman modern seperti sekarang ini, semua orang memang menginginkan sesuatu yang serba instan, serba cepat, tanpa mau bergulat dengan proses yang lama. Padahal, sebuah proses justru merupakan sesuatu yang tidak mungkin berkhianat dan akan membuahkan hasil yang begitu manis.

Demikian pula dengan para petani yang tidak mau bersabar dengan sebuah proses.Beberapa petani kerap kali menginginkan hal yang serba instan. Hal tersebut biasa terjadi pada proses pemupukan.

Para petani lebih senang menggunakan pupuk anorganik yang memberikan hasil instan dan cepat, tanpa memikirkan risiko atau hasil akhir yang nantinya didapat akibat penggunaan pupuk anorganik atau pupuk kimia. Berikut beberapa penjelasan mengenai bahaya penggunaan pupuk kimia bagi lahan pertanian:

  • Penggunaan pupuk kimia baik sesuai dengan dosis yang telah dianjurkan atau tidak, hal tersebut tetap akan memberikan dampak negatif bagi tanah. Lahan pertanian menjadi keras dan kehilangan zat-zat unsur hara alami yang terdapat di dalamnya. Bahkan, cacing tanah yang memiliki banyak manfaat bagi tanaman pun akan mati karena tidak mampu hidup pada tanah yang mengandung banyak bahan kimia.
  • Meski secara garis besar pupuk kimia merupakan jenis pupuk yang memiliki tingkat kelarutan begitu mudah dan cepat, namun penyerapan unsur hara pada tanaman menjadi terganggu. Hal tersebut disebabkan karena akar tanaman menjadi lemah, lembek, atau bahkan membusuk.
  • Penggunaan pupuk kimia secara terus menerus akan membuat tanaman lebih susah menyerap zat-zat organik yang sangat penting bagi tanaman.

Mengingat bahaya pupuk kimia yang begitu buruk bagi tanaman dan lahan pertanian.Maka, tidak heran apabila pemerintah begitu ketat mengawasi beberapa pupuk kimia yang peredarannya cukup bebas di pasaran.

Selain itu, pemerintah juga tidak henti-hentinya mempromosikan penggunaan pupuk organik yang jauh lebih aman untuk digunakan, seperti pupuk hantu misalnya.

Beberapa dari Anda tentu penasaran tentang bagaimana cara membuat pupuk hantu.Apalagi bagi Anda yang kini memiliki banyak tanaman anggrek di halaman rumahnya. Nah, agar tidak penasaran,silahkan simak informasi cara membuat pupuk hantu berikut ini!

Cara Jitu Membuat Pupuk Hantu untuk Anggrek

Sebelum memulai membuat pupuk hantu organik, sebelumnya siapkan beberapa alat dan bahan terlebih dahulu. Bahan-bahan yang dibutuhkan di antaranya, yaitu

  • Air sebanyak 1 liter
  • Akar tanaman kacang tanah atau dapat diganti dengan akar kedelai
  • Nanas yang hampir busuk sebanyak 1 buah
  • Air kelapa sebanyak 13 liter
  • Urine kotoran hewan seperti sapi atau kerbau
  • Gula pasir sebanyak 300 gram
  • EM4
  • Daun wedusan atau marenggo sebanyak 9 kilogram
  • wadah dan tutupnya yang cukup besar untuk penampungan.

Nah, setelah semua bahan dan alat disiapkan. Silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Cincang semua bahan, seperti akar-akaran dan juga dedaunan.
  2. Lumat nanas hingga cukup halus.
  3. Campurkan air kelapa dengan EM4, kemudian masukan gula pasir. Lalu, terus hingga benar-benar merata.
  4. Masukan nanas yang telah dilumat, kemudian disusul dengan akar-akaran dan yang terakhir dedaunan yang telah dicincang.
  5. Masukan sedikit demi sedikit urine sapi atau kambing.
  6. Aduk kembali semua bahan di atas hingga benar-benar tercampur.
  7. Tutup rapat wadah tersebut menggunakan alat penutup.
  8. Diamkan selama kurang lebih 3 minggu. Namun, jangan lupa untuk mengaduknya setiap 3 hari sekali sampai waktu 3 minggu tersebut habis.
  9. Selesai, pupuk hantu siap digunakan.

Nah,cara membuat pupuk hantu untuk tanaman anggrek ini sangat mudah dilakukan bukan? Bahan-bahan yang dibutuhkan pun sangat mudah dicari, sehingga Anda tidak perlu pusing dan repot mencari bahan-bahannya.

Karena jenis pupuk anggrek ini sangat bermanfaat untuk pertumbuhan dan pembungaan anggrek, maka tidak ada salahnya Anda untuk mencoba. Yuk, coba buat pupuk hantu sekarang juga!

Baca juga: Panduan Cara Menanam Bunga Anggrek Step by Step

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *