BURUNG ANIS SULAWESI: Habitat, Makanan, Perilaku & Suaranya

Anis Sulawesi – Burung jenis anis memiliki banyak jenis , ada sekitar 39 jenis anis yang tersebar diseluruh dunia. Kali ini kita akan membahas mengenai burung anis dari jenis anis Sulawesi.

Dari namanya kita tentunya sudah dapat menebaknya bahwa burung anis ya satu ini merupakan endemik asli Indonesia berasal dari pulau Sulawesi dan hanya berhabitat disana di atas ketinggian 1100 meter dpl.

Anis Sulawesi memiliki nama latin yaitu Cataponera turdiides dari family Turdidae dan genus Cataponer dan dalam bahasa inggris bernama Sulawesi Thrush atau Celebes Mountain Thrush.

Burung ini suka berhabitat di hutan terbuka dengan ketinggian 1100 sampai 2400 meter di atas permukaan laut. Burung ini meski memiliki persebaran yang terbatas namun populasinya masih tergolong aman atau belum terancam.

Burung Anis Sulawesi
Burung Anis Sulawesi

KLARIFIKASI ILMIAH

  • Kingdom : animalia
  • Filum : chordate
  • Kelas : aves
  • Ordo : Passeriformes
  • Family : turdidae
  • Genus : cataponer
  • Spesies : C. turdoidoes
  • Nama binominal : cataponer turdoides

CIRI ANIS SULAWESI

Anis Sulawesi merupakan salah satu dari 39 jenis anis yang tersebar diseluruh benua. Untuk membedakan anis yang satu dengan jenis anis yang lain kita bisa melihat dari daerah asal, habitatnya, serta ciri-ciri burung tersebut. Adapun ciri-ciri burung ini seperti :

  • Memiliki ukuran tubuh yang tergolong sedang dengan panjang tubuh dari paruh hingga ekor sekitar 20 sampai 25 cm
  • Secara umum tubuhnya terlihat berwarna coklat dan seperti bertudung
  • Memiliki mahkota di kepalanya dan berwarna coklat tua dengan garis berwarna hitam di atas mata.
  • Paruh burung ini berwarna jingga
  • Lingkar mata dan kaki anis ini juga berwarna jingga
  • Untuk yang jantan memiliki bentuk kelopak mata lebih menonjol dan warna bulunya lebih hitam tegas serta lebih kekar
  • Sementara untuk betina Nampak bulu putih dibagian bawah ekornya , dengan kelopak mata lebih kedalam, warna bulunya lebih terlihat hitam buram dengan bentuk tubuh lebih bulat

PERSEBARAN

Anis Sulawesi adalah endemik asli Indonesia yang berrhabitat di Sulawesi dari keluarga turdidae. Burung ini banyak hidup dan berkembang biak di pulau Sulawesi selatan, Sulawesi tenggara, Sulawesi tengah dan Sulawesi barat. Anis Sulawesi memiliki 4 sub spesies yang diakui yaitu :

  • Heinrichi Stresemann, 1938 – Sulawesi tenggara. Memiliki alis hitam dan pendek
  • Turdoides Harter, 1938 – Sulawesi selatan
  • Tenebrosa Stresemann, 1938 – Sulawesi tengah bagian selatan
  • Abditiva Riley, 1918 – Sulawesi tengah bagian utara

SUARA ANIS SULAWESI

Burung ini biasa mengeluarkan suara di ketinggian sekitar 3 sampai 6 meter dari permukaan tanah. Suaranya terkenal memiliki kicauan ngeplong panjang dengan volume yang keras dan bervariasi, selain itu ocehan burung ini juga sangat merdu.

Bukan hanya anis jantan yang mampu mengeluarkan suara merdu namun anis betina juga memiliki kicauan yang cukup dahsyat. Dengan semua kelebihan suara dari burung ini tak heran jika para kicau mania banyak yang mengincarnya untuk di pelihara menjadi masteran atau sekedar untuk burung rumahan.

HABITAT ANIS SULAWESI

Anis Sulawesi termasuk ke dalam burung yang monomorfik yaitu jenis jantan dan betina memiliki bentuk fisik yang nyaris sama, serta termasuk burung soliter yaitu hewan yang lebih suka hidup sendiri, namun mau berkumpul dan keluar di tempat sumber makan tersedia.

Habitat asli burung ini yaitu berada di hutan pegunungan dataran tinggi pada ketinggian antara 1100 sampai 2400 meter dpl. Yang hanya hidup dan berhabitat di Sulawesi.

MAKANAN ANIS SULAWESI

Anis Sulawesi merupakan burung pemakan segala atau omnivore. Burung ini menyukai serangga, kupu-kupu, kadal, cacing tanah, ulat-ulatan, kroto, capung, selain itu burung ini juga menyukai buah-buahan seperti pisang, papaya, serta jambu dan masih banyak yang lainnya. Meskipun tergolong hewan soliter namun ketika mencari makan burung ini biasanya akan berkumpul di tempat makanan tersedia.

POPULASI

Meskipun tergolong hewan dengan persebaran sempit namun populasinya dinyatakan aman dan tidak termasuk ke dalam hewan yang dilindungi. Oleh sebab itu Daftar merah IUCN mendaftarkan burung ini dalam kategori spesiaes least concer ( resiko rendah ).

Namun meski populasinya tidak mengkhawatirkan menjaga kelestarian burung ini perlu dilakukan agar tetap hidup dan berkembang biak dan menjadi warisan budaya untuk kita. Stop perilaku yang merusak habitat aslinya dengan stop perusakan hutan serta hentikan perburuan liar.

KEBIASAAN

  • Burung ini suka hidup menyendiri atau hanya hidup dengan 4 individu
  • Juga suka bersuara di ketinggian antara 3 sampai 6 meter dari permukaan tanah
  • Suara anis betina tidak kalah merdunya dari anis jantan
  • Burung ini juga sering terdengar mengoceh dengan suara yang merdu

Demikianlah informasi mengenai anis Sulawesi yang berhabitat hanya di pulau Sulawesi.  Burung ini menjadi incaran para kicau mania sebab burung ini bisa dijadikan masteran yang handal. Demikian dan terimakasih.

Artikel terkait: Alap-alap Erasia: Ciri, Makanan, Kebiasaan, Dll

loading...
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *