Cara Menanam Kacang Hijau Step by Step

Cara Menanam Kacang Hijau – Jumpa lagi bersama SentraBudidaya, pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai budidaya kacang hijau. Tumbuhan yang kaya akan nutrisi serta harga jual yang murah (relatif) menjadi kacang hijau sebagai salah satu sayuran yang cukup popular di Indonesia.

Kacang hijau termaksud tanaman yang mudah dibudidayakan diseluruh daerah Indonesia, sehingga anda dapat membuka usaha pertanian kacang hijau sebagai ladang bisnis yang menjanjikan.

Meskipun termaksud tanaman yang mudah dibudidayakan, kacang tetap memerlukan perawatan khusus agar dapat tumbuh secara maksimal. Pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai cara menanam kacang hijau step by step dibawah ini. Sebelum itu ada baiknya anda mengetahui syarat tumbuh tanaman kacang hijau seperti ketinggian lokasi, pH atau kadar keasaman tanah serta jenis tanah berikut ini.

Syarat Tumbuh Tanaman Kacang Hijau

Sebelum kami membahas cara menanam kacang hijau step by step, kami akan sedikit membahas syarat tumbuh tanaman kacang hijau terlebih dulu agar saat proses budidaya yang akan dilakukan dapat berjalan sesuai harapan anda.

Tanaman kacang hijau dapat tumbuh dengan subur pada lokasi dataran rendah dengan ketinggian mencapai 500 mdpl, selain jenis tanah yang cocok untuk budidaya kacang hijau adalah subur, kaya akan nutrisi serta gembur sehingga akar kacang hijau dapat berkembang biak dengan optimal.

Selanjutnya pH atau kadar keasaman tanah mencapai 5 hingga 6, namun jika lokasi yang anda pilih memiliki kadar keasaman melebihi kisaran ideal maka lakukan proses pengapuran terlebih dulu agar tanah menjadi stabil.

Cara Menanam Kacang Hijau
Cara Menanam Kacang Hijau

Panduan Cara Menanam Kacang Hijau

Selanjutnya kami akan membahas topik utama dari artikel ini yaitu cara menanam kacang hijau step by step dibawah ini, yaitu :

1. Pemilihan Bibit Berkualitas Unggulan

Pada tahap pertama dalam cara menanam kacang hijau adalah pemilihan bibit berkualitas unggulan, disini kami menyarankan untuk menggunakan bibit yang benar-benar memiliki kualitas bagus sehingga proses budidaya kacang dapat dilakukan secara maksimal serta hasil panen nantinya akan berlimpah.

Namun sebagai orang awam yang masuk kedalam dunia pertanian tentu anda tidak mengetahui cara memilih bibit kacang hijau berkualitas unggulan, disini kami akan menjelaskan beberapa ciri dari bibit berkualitas, yaitu :

  • Masa pertumbuhan bibit seragam
  • Bibit berkualitas akan menghasilkan akar banyak sehingga tanaman dapat berdiri dengan kokoh
  • Tanaman dapat beradaptasi dengan mudah dilingkungan baru
  • Tahan terhadap serangan hama dan penyakit.

2. Proses Penyemaian Bibit Kacang Hijau

Cara menanam kacang hijau selanjutnya adalah proses penyemaian, pada proses ini memiliki tujuan agar calon tanaman kacang hijau dapat tumbuh maksimal, mudah beradaptasi dengan lingkungan baru serta mendapat perawatan secara penuh sehingga bibit akan bertunas dengan waktu yang lebih cepat.

Penyamian kacang bisa dilakukan dengan cara membasahi benih atau bibit menggunakan air bersih lalu dikeringkan dengan hembusan angin selama 4 hingga 5 jam atau sampai bibit berkecambah.

3. Pengolahan Lahan Tanam Kacang Hijau 

Pada cara menanam kacang hijau berikutnya adalah pengolah lahan, sebelumnya kami sudah menjelaskan beberapa syarat tumbuh kacang hijau diatas baik jenis tanah, ketinggian lokasi budidaya serta kadar keasaman tanah atau pH. setelah semua syarat diatas terpenuhi, anda bisa masuk ketahap pengolahan lahan dengan membuat bedengan yang memiliki luas 100 cm, tinggi 50 cm serta panjang yang disesuaikan dengan kondisi lahan milik masing-masing.

Begitu selesai mengolah lahan menjadi bedengan, buatlah drainase disekitar area bedengan agar pengairan lancar sehingga saat proses budidaya masuk musim penghujan bedengan tidak tergenang air karena kacang hijau tidak menyukai kondisi tanah yang lembek.

Lalu buat juga lubang menggunakan alat tugal bermata tiga, fungsi dari tugal bermata 3 adalah lubang pertama digunakan untuk menanam bibit kacang hijau, lubang kedua dan ketiga untuk pemberian pupuk kadang jering. Jarak setiap lubang penanaman kacang hijau adalah 25cm x 25 cm.

4. Proses Penanaman Kacang Hijau

Kacang hijau merupakan tanaman tropis sehingga cocok ditanam pada musim kemarau, jika ditanam pada musim penghujan takut akar dari kacang dapat membusuk sehingga tidak kokoh dan mudah roboh bila tertiup angin. Lubang yang anda siapkan sebelumnya diberi 2 bibit setiap lubang dan lubang kedua dan ketinga diberi pupuk kadang lalu tutup menggunakan tanah dengan tipis.

Cara menanam kacang hijau lebih baik dilakukan pada pagi atau sore, sehingga calon tanaman tidak kering karena sinar matahari. Penyiraman sangat perlu dilakukan agar proses pembuatan makanan kacang hijau dapat dilakukan secara optimal sehingga kacang hijau dapat tumbuh lebih cepat.

Baca juga: Panduan Cara Menanam Jagung Manis yang Baik dan Benar

5. Proses Perawatan Kacang Hijau

Tumbuhan dapat tumbuh dengan subur jika dilakukan proses perawatan, oleh karena itu kami sangat menyarankan anda untuk melakukan proses perawatan yang dapat dengan mudah dilakukan tanpa mengeluarkan biaya banyak.

Cara menanam kacang hijau sangat memerlukan perhatian lebih khusus dibandingkan tahap tahap budidaya kacang hijau lainnya, dibawah ini beberapa cara perawatan yang bisa anda lakukan, yaitu :

  • Pengairan atau Penyiraman

Tanaman sangat memerlukan air untuk proses fotosintesis, terutama pada masa berbuah kacang hijau akan sangat banyak memerlukan air oleh karena itu lakukan penyiraman secara rutin pagi dan sore hari. Setelah tanaman kacang hijau masuk masa vegetative lakukan proses penyiraman lebih rutin namun tetap memperhatikan tekstur tanah jangan sampai lembek karena tanaman ini tidak menyukai tanah becek. 

  • Penyulaman dan Penyiangan 

Proses penyulaman dapat dilakukan pada tanaman yang berumur 17 hari kebawah, tujuannya agar kacang hijau dapat tumbuh seragam dengan tanaman kacang hijau lainnya. Penyulaman adalah mengganti bibit yang sudah mati atau layu dengan bibit baru agar dapat memaksimalkan panen nantinya.

Selain itu lakukan proses penyiangan atau pembersihan lahan dari hama pengganggu seperti rumput atau hewan, hindari penggunaan pestisida jika budidaya yang anda lakukan organik, namun jika anda memilih melakukan budidaya secara anogarnik silahkan lakukan penyemprotan rumput menggunakan pestisida. Proses penyiangan dilakukan pada lahan yang sudah ditumbuhi rumput atau lahan yang berumur kurang lebih 1 bulan.

  • Pemupukan

Proses pemupukan dilakukan agar kacang hijau mendapat asupan nutrisi secara maksimal sehingga budidaya dapat berjalan sesuai dengan harapan anda. Pemupukan dilakukan 2 tahap, tahap pertama saat proses awal penanaman dan tahap kedua pada saat tanaman mulai berbunga. Berikan pupuk dengan dosis Urea 50 kg / hektar lahan, TSP 100kg / hektar lahan, dan juga pupuk KCL dengan dosis 50kg / hektar lahan.

  • Pemberantasan Hama dan Penyakit

Hal yang tidak kalah pentingnya dari semua perawatan di atas adalah pengendalian hama dan penyakit yang tidak jarang membuat petani kacang hijau harus menelan pil pahit yang bisa mengakibatkan panen menurun atau bahkan gagal.

Sebelum kita membahas bagaimana cara memberantas hama kacang hijau, anda bisa melakukan tindakan pencegah terlebih dahulu, caranya yaitu menanam tanaman kacang hijau dengan cara selang seling dengan tanaman lainnya. Lakukan hal tersebut secara serempak selama 10 hari. Setelah itu, tutup lubang tanam dengan jerami.

Cara ini dirasa cukup mudah dilakukan agar hama dan penyakit tidak menyerang tanaman kacang hijau kamu nantinya.

Adapun hama kacang hijau yang biasanya menyerang seperti lalat kacang dan bercak daun anda bisa menggunakan Azordin 15 WSC dan Agrothion 50 EC dalam membasmi lalat kacang. Lalat kacang sangat mudah dibasmi dengan menggunakan ramuan tersebut.

Cukup semprotkan pada tanaman kacang hijau kamu. Berbeda halnya dengan lalat kacang, bahwa bercak daun dapat dibasmi dengan menggunakan Benlate T 20 WP. Jadi, kamu bisa membasmi keduanya atau pilih salah satu dengan melihat hama dan penyakit mana yang paling dominan pada tanaman kacang hijau kamu.

Cara pembasmian hama dengan zat kimia ini tentu menjadi solusi terakhir bila cara pencegahan seperti di atas tidak berhasil.

6. Proses Panen Kacang Hijau

Tahap terakhir dari cara menanam kacang hijau adalah panen, pada tahap ini banyak petani pemula melakukan kesalahan sehingga proses panen yang seharusnya dapat menghasilkan buah berkualitas unggulan malah meruks kualitas tanpa disadari oleh petani.

Panen dilakukan pada tanaman yang berumur 60 sampai 80 hari sejak awal budidaya, kacang hijau yang siap dipanen memiliki ciri-ciri seperti buah atau polong akan mudah pecah serta kondisi buah kering.

Proses panen dapat dilakukan setiap hari, setelah kacang hijau dipetik kemudian jemur hingga berubah warna atau menguning lalu masukan kedalam karung dan pukul secara perlahan hingga biji terlepas dari polong.

Kacang hijau kaya akan manfaat bagi tubuh serta sayuran yang sangat popular diseluruh Indonesia karena memiliki rasa yang nikmat. Selain itu budidaya kacang hijau juga cukup sehingga banyak petani melakukan penanaman kacang hijau sebagai usaha rumah yang menjanjikan.

Sekian informasi dari kami mengenai cara menanam kacang hijau semoga bermanfaat, terima kasih. Jangan lupa juga untuk membagikan artikel ini kepada yang lainnya ya. Simak juga: Panduan Cara Menanam Sayuran Hidroponik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *