ANIS BURU: Ciri, Penyebaran, Makanan, Kebiasaan dll

Anis buru memiliki nama ilmiah Zootheera dumasi dari keluarga turdidae. Dalam bahasa inggris burung ini dikenal dengan nama buru thrush. Burung anis buru ini memiliki banyak kesamaan dengan anis kembang dan anis seram.

Banyak para peneliti yang menggabungkan anis buru dan anis seram menjadi spesies gabungan yang diberi nama anis Maluku. Habitat burung anis ini sendiri berada di pegunungan hutan hujan di pulau buru di Indonesia.

Burung anis jenis merupakan hewan endemic di daerah pegunungan hutan hujan di pulau buru, Maluku dengan ketinggian sekitar 725 hingga 1500 m di atas permukaan laut, yang memiliki ukuran tubuh kecil hanya sekitar 17 cm dari paruh hingga ekornya.

Anis buru
Anis Buru

KLARIFIKASI ILMIAH

  • Kingdom : animalia
  • Filum : chordate
  • Kelas : aves
  • Ordo : passeriformes’
  • Family : turdidae
  • Genus : geokichia
  • Spesies G. dumasi
  • Nama domina : Geokichla dumasi

CIRI-CIRI ANIS BURU

Meski banyak yang menyamakan anis jenis ini dengan anis kembang dan anis seram, namun secara ilmiah telah dibuktikan bahwa ketiganya berbeda. Berikut ciri burung anis jenis ini yang membedakannya dengan jenis burung anis lainya seperti :

  • Memiliki tubuh yang kecil dengan ukuran kira-kira 17 cm dari paruh hingga ekornya
  • Memiliki berat sekitar 25 sampai 30 gram
  • Memiliki tubuh bagan atas berwarna coklat zaitun yang seragam
  • Pada bagian punggung bawah berwarna hitam yang melebar hingga ke dahi, sisi kepala dan leher
  • Memiliki sayap yang berbintik tunggal putih
  • Palang lebar hitam pada perut dan sisi tubuh tidak beraturan
  • Memiliki penutup ekor bawah putih

MAKANAN ANIS BURU

Burung anis ini termasuk kedalam hewan predator yang suka memburu hewan kecil seperti cacing, , belalang, cicak, kupu-kupu, jangkrik, kroto, jenis ulat-ulatan serta masih banyak lagi hewan kecil lainnya.

Selain itu burung burung anis ini juga bisa menjadi vegerarian atau termasuk hewan pemakan semua seperti biji-bijian seperti biji kacang hijau, serta buah-buahan seperti pisang, papaya, jambu.

Untuk perawatan burung anis ini tidak hanya memberinya makan saja namun banyak hal lain yang harus diperhatikan seperti mencegahnya stres, sebab hewan ini  sangat sensitive terhadap sesuatu, butuh kesabaran ekstra serta menyayanginya sepenuh hati.

PERSEBARAN

Burung pengcau dengan nama ilmiah Zoothera dumasi ini merupakan burung asli Indonesia yang tersebar di pulau buru dan pulau seram. Khususnya di hutan kawasan pulau buru. Penyebarannya yang terbatas menjadikannya hewan dengan status hampir terancam menurut badan internasional IUCN.

KEBIASAAN

Jenis burung anis ini memiliki kebiasaan mengeluarkan suara merdu atau bernyanyi sambil terbang. Selain itu kebiasaan lainnya yaitu mencari makanan di atas permukaan tanah di dalam hutan baik sendirian maupun berpasangan.

HABITAT ATAU TEMPAT TINGGAL

Habitat asli burung anis ini pastinya di pulau buru Maluku. Hewan ini lebih suka berhabitat di kawasan hutan pegunungan lebat serta dataran tinggi dengan ketinggian antara 725-1500 m di atas permukaan laut.

STATUS

Menurut badan internasional IUCN burung anis ini termasuk ke dalam daftar merah IUCN dengan status hampir terancam ( Near Threatened ).

Hal ini disebabkan banyak perburuan terhadap burung ini serta pergeseran hutan menjadi lahan hunian membuatnya semakin terancam. Persebaran burung ini yang terbatas juga menjadi penghambat perkembangbiakan secara luas.

SUARA ANIS BURU

Suara anis buru atau kicauannya sangat variatif. Mereka juga cepat menangkap jenis suara burung lain atau burung masteran . dengan begitu untuk segi suara burung anis ini tidak kalah dengan jenis anis lainnya seperti anis macan, anis cendana,  anis merah, serta anis kembang.

Dengan kata lain suara dari anis ini sangat enak didengar dengan volume sedang dank eras. Dengan kemampuan diatas rata-rata atau bagus.

***

Demikianlah artikel yang membahas mengenai anis buru yang hanya terdapat di pulau buru, Maluku ini. Meski keberadaan burung anis ini sangat di jaga oleh penduduk setempat sebagai budaya tradisional namun persebarannya yang hanya di sekitar pulau buru ini membuat perkembangbiakannya lambat dan termasuk ke dalam hewan yang terancam berbahaya.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *