√ Aneka Manfaat Pupuk Borat dan Cara Aplikasi

Sebagian besar petani mungkin sudah tidak asing lagi dengan yang namanya pupuk borat. Namun, tidak sedikit pula yang ternyata belum mengenalnya.

Pupuk Borat sendiri merupakan salah satu jenis pupuk yang kandungan nutrisi di dalamnya sangat dibutuhkan bagi pertumbuhan tanaman. Pupuk ini juga sering disebut sebagai pupuk Boraks.

Ketika mendengar kata boraks, biasanya hal negatif yang akan muncul dalam pikiran kita. Pada kenyataannya, boraks merupakan salah satu bahan kimia yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman.

Borat merupakan jenis pupuk yang mengandung  unsur mikro yang penting bagi tanaman, yaitu Boron. Meskipun tanaman hanya membutuhkan nutrisi ini dalam jumlah yang sedikit, namun peranannya cukup penting untuk meningkatkan kesuburan tanaman.

Biasanya, unsur borat sekaligus sudah tersedia dalam pupuk NPK. Namun, ada beberapa jenis lahan dan tanaman tertentu yang membutuhkan tambahan Borat dalam jumlah yang lebih banyak.

Pupuk Borat biasanya berbentuk bubuk atau powder dan berwarna putih. Adapun manfaat borat yang paling utama ialah membantu tanaman dalam melakukan pembelahan sel, membentuk protein, metabolisme Nitrogen, serta berperan dalam produksi benih dan proses polinasi.

Pada umumnya, pengaplikasian pupuk ini dilakukan pada beberapa tanaman, seperti salak, kelapa sawit, apel, buah zaitun, dan berbagai tanaman perkebunan lainnya.

Pupuk Borat
Ilustrasi: Pupuk Borat

Aneka Manfaat Pupuk Borat pada Tanaman

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa pupuk ini memiliki banyak sekali manfaat bagi tanaman. Nah, berikut ini adalah ulasan mengenai berbagai macam manfaat pupuk borat bagi tanaman:

  • Pupuk Borat merupakan salah satu jenis pupuk dengan kandungan senyawa Boron yang cukup tinggi. Adapun unsur Boron tersebut merupakan unsur hara yang sangat dibutuhkan oleh tanaman, terutama pada tanaman kelapa sawit yang membutuhkan nutrisi Boron dalam jumlah cukup besar.
  • Kandungan senyawa Boron dapat membantu tanaman cepat berbuah. Hal ini karena boron dapat membantu mempercepat tanaman dalam proses pembungaan serta proses penyerbukan.
  • Dapat membantu untuk memaksimalkan kualitas pertumbuhan tanaman dan mengoptimalkan produktivitas tanaman. Pupuk ini juga dapat membantu meningkatkan kualitas hasil panen.
  • Dapat meningkatkan daya tahan tanaman terhadap berbagai hama dan penyakit yang menyerang tanaman.
  • Dapat membantu menjaga kualitas tanah, yaitu dengan menjaga kondisi air permukaan, kondisi tanah, dan air tanah agar tidak terkontaminasi berbagai zat lainnya yang berbahaya bagi tanah ataupun tanaman.
  • Membantu menjaga dan meningkatkan kesuburan tanah, yaitu dengan memaksimalkan aktivitas dan populasi berbagai mikroorganisme dalam tanah yang bermanfaat bagi tanaman.
  • Dapat membantu pertumbuhan tanaman agar tidak terhambat, sehingga mencegah pertumbuhan kerdil pada tanaman. Hal ini merupakan manfaat dari senyawa Boron yang berfungsi dalam proses pembelahan sel pada jaringan tanaman.

Pupuk Borat merupakan salah satu jenis pupuk yang sangat penting karena menyediakan unsur boron yang dibutuhkan oleh tanaman. Adapun kandungan Boron yang terkandung di dalam pupuk ini cukup tinggi, yaitu sekitar 47% B2O3.

Sebenarnya, kandungan unsur Borat secara alami juga tersedia dalam tanah. Namun, biasanya kandungan tersebut masih belum bisa memenuhi kebutuhan Borat pada suatu tanaman, sehingga tanaman masih membutuhkan tambahan nutrisi dari pupuk. Adapun beberapa wujud atau bentuk dari Borat dalam tanah, antara lain;

  • Borat dapat diserap oleh permukaan air.
  • Borat dapat terikat pada suatu mineral dan batu.
  • Borat disimpan sebagai asam borat yang tidak mengalami ionisasi secara bebas di dalam larutan tanah.
  • Borat dapat bergabung dengan berbagai bahan organik lainnya.

Cara Pengaplikasian Pupuk Borat pada Tanaman

Penggunaan pupuk Borat tentu harus sesuai dengan kebutuhan nutrisi pada tanaman. Jika diaplikasikan secara sembarangan, maka yang akan terjadi justru terhambatnya pertumbuhan tanaman atau bahkan menyebabkan kematian.

Untuk itu, sangat penting untuk mengaplikasikan pupuk borat secara baik dan benar seperti yang dijelaskan di bawah ini:

  • Campurkan pupuk Borat ke dalam air secukupnya, sesuai takaran yang tepat. Adapun dosis larutan campuran pupuk ini dengan air untuk setiap tanaman juga harus disesuaikan dengan umur dan jenis tanaman tersebut. Karena, terdapat beberapa tanaman tertentu yang membutuhkan aplikasi pupuk Borat dengan dosis yang lebih banyak dibandingkan dengan jenis tanaman lainnya.
  • Gunakan seperempat gelas pupuk Borat yang telah dilarutkan menggunakan air bersih sebanyak 1 galon. Dosis tersebut digunakan untuk mengurangi bahaya kandungan Borat dan meminimalisir efek toksin yang dihasilkan pupuk tersebut.
  • Apabila Anda akan mengaplikasikan pupuk ini untuk tanaman kelapa sawit, maka banyaknya pupuk yang akan dibutuhkan adalah sekitar 15 kg pupuk Borat untuk setiap satu hektar luas lahan perkebunan sawit.
  • Jika akan mengaplikasikannya sebagai pupuk untuk tanaman cabe, maka jumlah yang diperlukan, yaitu kurang lebih sebanyak 18 kg untuk satu hektar luas lahan cabe.

Nah, itulah langkah-langkah atau cara yang tepat dalam mengaplikasikan pupuk Borat pada beberapa jenis tanaman perkebunan.

Dampak Negatif Kurangnya Asupan Boron pada Tanaman

Meskipun kebutuhan nutrisi Boron pada tanaman terbilang sedikit, namun manfaat yang diberikan cukup besar. Jika kebutuhan tanaman akan boron tidak terpenuhi, maka dapat mengakibatkan beberapa dampak negatif pada tanaman.

Adapun beberapa dampak tersebut seperti menghambat pertumbuhan vegetatif pada tanaman. Hal ini dikarenakan fungsi Boron sebagai aktivator atau inaktivator hormon Auksin, yaitu hormon pengatur pertumbuhan pada saat tanaman melakukan proses pembelahan sel.

Selain itu, kekurangan Boron juga dapat mengakibatkan terganggunya proses fotosintesis pada tanaman. Hal ini terjadi karena gula yang telah terbentuk dari karbohidrat hasil fotosintesis justru akan mengalami penumpukan pada daun tanaman.

Anda juga dapat mengamati kondisi tanaman yang kekurangan asupan Boron, seperti bentuk daunnya yang memiliki bentuk tidak sempurna atau hook leaf.

Ciri-ciri bentuk daunnya yaitu memiliki warna kecokelatan dan agak bengkok. Daun juga tumbuh pendek, sehingga ujung pelepah dari daun tersebut melingkar, anak daun yang berada pada ujung pelepah juga mengalami perubahan bentuk menjadi kecil semacam rumput, atau daun yang tumbuh rapat pendek seperti bersatu dan padat. (little leaf).

Berbagai kondisi pada daun tersebut akan berakibat pada terhambatnya proses fotosintesis yang terjadi pada tanaman.

Akibatnya, buah atau hasil panen yang diperoleh pun sedikit, berukuran kecil, dan kualitasnya rendah. Jika tanaman Anda mengalami defisiensi atau kekurangan senyawa Boron, maka tanaman Anda akan menunjukkan beberapa tanda seperti terhambatnya pertumbuhan jaringan meristematik atau pucuk akar, mobilitas tanaman yang rendah, pucuk pohon mengalami kematian, serta risiko terserang berbagai penyakit dan hama pada buah semakin meningkat.

***

Demikian ulasan lengkap mengenai manfaat, cara penggunaan dan akibat yang ditimbulkan jika tanaman kekurangan pupuk Borat.

Cegah kekerdilan pada tanaman dengan menggunakan pupuk yang sangat bermanfaat ini. Pengaplikasian pupuk Borat secara tepat, tentunya dapat membantu proses fotosintesis tanaman berjalan lancar dan hasil panen yang diperoleh pun akan meningkat.

Baca juga: Pupuk Phospat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *