Aneka Jenis Pupuk Buah Terbaik

Jenis Pupuk Buah – Layaknya seorang manusia, tanaman juga memerlukan asupan nutrisi atau makanan untuk bertahan hidup. Pada dasarnya, nutrisi tanaman sudah secara alami tersedia dialam, bisa dari dalam tanah ataupun dari air hujan.

Hanya saja, kadar nutrisi tanaman yang tersedia di alam bebas kadang kala masih kurang mencukupi kebutuhan tanaman agar bisa tumbuh optimal.

Oleh karena itu, harus dilakukan sistem pemupukan agar bisa meningkatkan kadar nutrisi yang diserap oleh tanaman. Lantas, apa saja jenis pupuk buah yang perlu diberikan agar tanaman buah cepat berbuah lebat?

Jenis Pupuk Buah
Ilustrasi: Jenis Pupuk Buah

Mengenal Jenis Pupuk yang Dibutuhkan Oleh Tanaman

Secara garis besar, pupuk dibedakan menjadi 2 kategori berdasarkan kebutuhan nutrisi tanaman, yaitu pupuk makro serta pupuk mikro. Apa perbedaan dari keduanya? Berikut penjelasannya:

1. Pupuk Makro

Pupuk makro merupakan jenis pupuk yang dibutuhkan oleh tanaman dengan kadar yang banyak guna membantu pertumbuhannya. Pupuk makro biasa disebut pupuk utama karena pupuk ini wajib diberikan pada tanaman. Jika tanaman kekurangan pupuk ini, maka dampaknya bisa sangat fatal.

Nah, jenis zat hara yang masuk ke dalam kategori pupuk makro di antaranya adalah Nitrogen, Kalium, Phospat, Magnesium, Kalsium, Sulfur. Dalam pengaplikasiannya, unsur N,P,K yang diberikan kepada tanaman harus lebih banyak jumlahnya dibandingkan unsur Mg, S, Ca yang hanya diberikan dengan jumlah seperlunya saja.

2. Pupuk Mikro

Pupuk mikro adalah plant activator atau senyawa esensial yang diperlukan oleh tanaman untuk keseimbangan proses metabolisme dan mengatur metabolisme senyawa kimia di dalam jaringan tanaman. Dinamakan pupuk mikro karena unsur hara dalam pupuk mikro memang hanya dibutuhkan sedikit saja oleh setiap tanaman.

Meski pun hanya dibutuhkan dalam jumlah sedikit, tetapi bukan berarti pupuk mikro tidak penting bagi tanaman. Jika ada salah satu hara mikro yang kurang mencukupi kebutuhan tanaman, maka bisa juga menyebabkan beragam kondisi abnormal pada perkembangan tanaman.

Pupuk Mikro di antaranya mengandung unsur hara Cl, B, Mn, Zn, Cu, Fe, Ni, serta Mo. Untuk unsur hara dengan level lebih kecil lagi yaitu Al, Selenium, Cobalt, Sodium Silicon, dan Vanadium.

Aneka Jenis Pupuk Buah Agar Tanaman Cepat Berbuah Lebat

Berikut ini adalah beberapa jenis pupuk yang perlu diberikan pada tanaman buah supaya cepat dan lebat dalam berbuah:

1. Pupuk Kompos

Cara Membuat Pupuk Kompos
Cara Membuat Pupuk Kompos

Pupuk kompos adalah jenis pupuk yang dibuat dari sisa bahan-bahan organik yang sebelumnya telah melewati proses fermentasi. Pupuk kompos baiknya mempunyai suhu di bawah 40 °C yang menunjukkan bahwa pupuk telah matang dan siap segera digunakan.

Cara mengaplikasikannya pun sangat mudah, yakni hanya dengan cara menyebarkannya saja di sekeliling tanaman yang ingin diberi pupuk.

Manfaat pupuk kompos sangatlah banyak, yaitu membantu memperbaiki kondisi struktur tanah, meningkatkan ketahanan serta daya serap air, memperbaiki kondisi pori-pori dalam tanah, meningkatkan jumlah kandungan zat hara di dalam tanah, serta meningkatkan unsur hara di tanah berpasir.

2. Pupuk Kandang

Pupuk Kandang Kotoran Sapi via Alamtani
Pupuk Kandang Kotoran Sapi via Alamtani

Pupuk kandang merupakan jenis pupuk yang dibuat dari kotoran hewan yang mempunyai unsur hara sangat tinggi. Kandungan dalam pupuk kandang, seperti fosfor, nitrogen, kalsium, kalium, natrium, magnesium, besi, belerang, serta tembaga sangat bermanfaat untuk menunjang pertumbuhan tanaman.

Pupuk kandang sendiri dapat dibuat dari berbagai jenis kotoran hewan, mulai dari kotoran ayam, sapi, kambing, hingga urine hewan pun dapat dimanfaatkan.

Pupuk kandang membutuhkan proses pengomposan terlebih dahulu sebelum diaplikasikan pada tanaman. Pengomposan dilakukan hingga pupuk yang dihasilkan berwarna gelap, tidak lengket, gembur, serta bersuhu dingin.

Pupuk kandang kotoran ayam dapat bereaksi sangat cepat. Hal ini karena pupuk kandang mengandung kadar Nitrogen yang tinggi serta mudah sekali diserap oleh tanaman tanpa perlu melalui proses dekomposisi.

Pupuk kandang kotoran ayam sebaiknya dicampurkan dengan sekam padi yang bertujuan untuk memperkaya zat hara di dalam pupuk.

Sementara itu, pupuk kandang kotoran kambing wajib dikomposkan dahulu sebelum digunakan untuk pemupukan pada tanaman. Pupuk ini dapat diaplikasikan setelah kering, bersuhu dingin, serta tidak berbau. Pupuk kandang sebaiknya diaplikasikan sebagai pupuk kedua guna merangsang pertumbuhan bakal buah.

Hal ini mengingat bahwa kandungan unsur K dalam pupuk kandang kotoran kambing lebih tinggi jika dibandingkan dengan jenis pupuk kandang lain.

3. Pupuk NPK

NPK Pak Tani 16 16 16
NPK Pak Tani 16 16 16

Jenis pupuk yang disarankan guna merangsang pembentukan buah yaitu pupuk NPK. Pemberian pupuk NPK yang mempunyai kandungan phospor dan kalium tinggi ini bisa membantu untuk merangsang pertumbuhan bunga serta mencegah rontoknya bakal buah.

4. Pupuk Hijau

Pupuk hijau sangat cocok untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan buah lebih cepat. Pupuk hijau sendiri dapat dibuat dari sisa panen dan jenis tanaman hijau lainnya. Cara pembuatan pupuk hijau sangat mudah dan sederhana, sehingga Anda juga bisa melakukannya sendiri.

Jenis tanaman legume bisa menjadi sumber pembuatan pupuk hijau yang paling utama karena tanaman ini memiliki kandungan hara yang tinggi serta mudah terdekomposisi. Dengan begitu, maka penyediaan unsur hara untuk kebutuhan tanaman bisa lebih cepat.

Pupuk hijau sangat cocok untuk tanaman buah karena berfungsi untuk meningkatkan kandungan unsur hara organik di dalam tanah. Pupuk hijau juga dapat memperbaiki sifat tanah, mulai dari sifat fisik, kimia, hingga biologi yang nantinya akan meningkatkan produktivitas tanaman.

Cara pengaplikasian pupuk hijau adalah dengan membenamkannya di dalam tanah atau lahan ketika Anda sedang mengolah tanah sebagai media tanam.

5. Pupuk ZA

Manfaat dan Cara Menggunakan Pupuk ZA
Manfaat dan Cara Menggunakan Pupuk ZA

Pupuk ZA memiliki kandungan 21% nitrogen dan sekitar 24% belerang. Pupuk ini mampu menggantikan fungsi dari pupuk urea guna memasok kebutuhan unsur nitrogen tanaman. Pupuk ZA sendiri memiliki beberapa warna yang beragam dan berbentuk kecil seperti kristal.

Pupuk ZA bisa dimanfaatkan untuk merangsang pembungaan dan pembuahan. Pupuk ini sangat disarankan diaplikasikan sebagai pupuk dasar serta pupuk susulan untuk semua jenis tanaman.

6. Pupuk KCl

Pupuk KCl
Pupuk KCl via Belajartani

Pupuk KCl merupakan jenis pupuk anorganik yang memiliki kandungan unsur hara kalium tinggi yang sangat diperlukan oleh berbagai jenis tanaman. Pupuk KCl ini memiliki tampilan berwarna merah atau putih dan sifatnya mudah terlarut di dalam air.

Pupuk KCl 90 mengandung 90% kalium dan berwarna putih, sedangkan pupuk KCl 80 mengandung 52-60% kalium dan berwarna merah.

Jenis Pupuk Buah Lainnya

Saat ini, semakin banyak produsen pupuk yang telah memproduksi beragam jenis pupuk majemuk dengan dosis yang pas, sehingga penggunaannya tidak akan berlebihan.

Beberapa contoh produk pupuk yang populer dan banyak digunakan adalah pupuk PHONSKA, NPK Grower, NPK 16-16-16, Yaramila, serta primarin-B.

Bahkan, kini juga banyak produk Pupuk Organik Cair (POC) yang mengandung kombinasi unsur hara mikro dan makro sekaligus, sehingga petani tidakperlu repot lagi untuk mencampur-campur pupuk untuk menghasilkan dosis yang diinginkan.

***

Itulah beberapa jenis pupuk buah yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman buah. Selain memanfaatkan pupuk, tanaman buah juga kadang kala perlu diberi ZPT, yaitu Zat Pengatur Tumbuh yang akan membantu merangsang tanaman buah agar cepat berbuah.

Dengan menggunakan ZPT, maka tanaman buah bisa senantiasa berbuah lebat meskipun sedang tidak berada dalam musim berbuah. Tentu saja harus diimbangi dengan perawatan yang baik dan maksimal.

Baca juga: Pupuk Buah Mangga Terbaik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *