Aneka Fungsi dan Manfaat Pupuk Biotogrow

Biotogrow – Memiliki lingkungan yang bersih dengan kadar polusi udara yang rendah tentu menjadi sebuah dambaan bagi setiap orang, tak terkecuali para petani yang juga mengidam-idamkan tanah yang subur dengan aliran air yang bersih agar dapat memberikan hasil panen yang memiliki kualitas super dan jumlah yang melimpah.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) adalah sebuah lembaga yang begitu paham akan harapan dari para petani tersebut. LIPI adalah sebuah lembaga riset milik Negara yang tengah gencar-gencarnya mengembangkan sebuah produk dari pupuk organik hayati agar dapat dijadikan alternatif bagi para petani.

Pupuk Hayati adalah sebuah jenis pupuk yang tidak mengandung bahan-bahan pestisida.Adanya pupuk yang berbahan pestisida biasanya akan merusak unsur utama dari tanah, itulah sebabnya pupuk hayati cukup aman dan ramah lingkungan serta dapat membuat lahan yang Anda gunakan lebih sehat dan dapat digunakan secara berkelanjutan.

Salah satu jenis merek dagang dari pupuk hayati yang juga telah beredar di pasaran adalah pupuk Biotagrow. Lantas apakah Anda sudah mengetahui tentang pupuk biotogrow? Seperti apa bentuknya? Apakah manfaat dan fungsinya?Nah jika Anda belum mengetahui mengenai informasi pupuk Biotogrow, informasi berikut ini cocok sekali untuk Anda simak!

Pupuk Hayati Biotogrow Gold
Pupuk Hayati Biotogrow Gold via Shopee

Aneka Fungsi dan Manfaat Pupuk Biotogrow

Pada penggunaan produk pupuk kimia lain yang mengandung pestisida biasanya memang akan menghasilkan hasil yang melimpah dalam jangka waktu yang cukup instan, namun tahukah Anda jika terlalu sering menggunakan pupuk kimia dengan dosis  yang semakin meningkat akan membuat tanah  seperti mengalami bunuh diri.

Hal ini terbukti dengan banyaknya lahan pertanian yang kini begitu gersang disebabkan oleh penggunaan pupuk kimia dengan kadar residu yang cukup tinggi tanpa diimbangi dengan adanya penggunaan pupuk organik.

Untuk mengatasi masalah yang cukup serius bagi para petani, maka petani perlu melakukan langkah yang betul ke depannya agar masalah lahan gersang tidak semakin menjadi. Salah satu langkah utama yang dapat diambil adalah dengan beralih ke pupuk organik seperti pupuk Biotogrow. Lalu,apa saja fungsi dan manfaat Biotogrow? Berikut pemaparannya:

  1. Mengandung bakteri yang unggul dan tangguh yang dihasilkan dari pembiakan murni.
  2. Mengandung beberapa hormone seperti Auksin, Sitoknin, dan Giberlin yang dapat digunakan untuk memaksimalkan pertumbuhan pada tanaman.
  3. Jenis bakteri yang terkandung di dalam pupuk Biotogrow ialah bakteri yang dapat memproduksi sendiri pupuk-pupuknya di dalam tanah.
  4. Dapat mengurai endapan dari residu seperti unsure P dan K dari dalam tanah agar dapat terserah oleh tanaman.
  5. Memperbaiki tekstur tanah agar lebih subur dan gembur.
  6. Penggunaan pupuk Biotogrow dapat Anda campur dengan menggunakan zat kimia jika akan digunakan sebagai booster.
  7. Dapat meningkatkan sistem kekebalan dari tanaman agar tidak mudah terserang virus dan penyakit.
  8. Jika Anda menggunakan pemakaian Biotogrow dengan teratur maka Anda dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia sintetis dengan total hampir 30 hingga 50 persen.
  9. Apabila Anda menggunakan pupuk Biotogrow dengan teratur maka hasil panen Andaakan meningkat dan lebih sehat jika dibandingkan dengan pupuk kimia sintetis.

Biotogrow sendiri adalah sebuah formula probiotik super yang merupakan sebuah inovasi  dengan menggunakan teknologi kultur mikrobakteri dengan melalui proses hydrolize sehingga menghasilkan pupuk dengan kualitas nutrisi yang terjaga.

Formula hydrolyze merupakan sebuah terobosan baru bagi dunia pertanian yang dapat dijadikan solusi untuk memperbaiki unsure fisik dan biologi dari tanah yang rusak sehingga dapat menghasilkan tanaman yang segar dan sehat dengan kualitas yang terjaga.

Keunggulan lain yang ditawarkan oleh pupuk Biotogrow adalah sebuah paket lengkap yang dapat Anda coba, terlebih harga dari pupuk Biotogrow terbilang sangat terjangkau tentunya membuat Anda lebih hemat mengingat pengeluaran terbesar dalam dunia pertanian adalah terletak pada penggunaan pupuk.

Biotogrow sendiri memiliki kandungan komposisi lain seperti unsur hara makro yang terdiri dari Organik senilai 7,5%, cao1,1%, mgo0,1%, N 2.35%, dan S 1% sedangkan untuk unsur hara makro memiliki kandungan seperti Fe 0.58%, Cu 6,8 ppm, Zn 0.2%, B 2250.80ppm dan beberapa kandungan lainnya.

Pada tabel petunjuk penggunaan pupuk ini dapat Anda gunakan untuk sayuran dengan dosis 2 ml yang dapat Anda lakukan pemupukan pada setiap tujuh  hari sekali, kemudian untuk buah Anda dapat menggunakan dosis 2 hingga 4 ml setiap tujuh hari sekali, untuk perkebunan Anda dapat menggunakan 3 hingga 4 ml per tujuh hari sekali dan terakhir untuk tanaman hias Anda dapat menggunakannya dengan dosis 1 hingga 2 ml per tujuh hari sekali.

Cara Penggunaan Pupuk Biotogrow untuk Padi

Jenis tanaman yang dapat Anda aplikasikan dengan pupuk Biotogrow misalnya adalah tanaman padi. Berikut adalah contoh bagaimana penggunaan pupuk Biotogrow pada tanaman padi:

  • Mula-mula sebelum mengolah tanah pada lahan yang akan digunakan, campurkan terlebih dahulu pupuk kompos yang sudah dicampurkan dengan pupuk Biotogrow dengan takaran 2 ton/Ha sebagai pupuk dasar.
  • Tutup irigasi pada tanah dan biarkan air menggenang kurang lebih selama 7 hari.
  • Rendam benih padi yang akan digunakan sebagai bibit, kurang lebih semalam dengan menggunakan 2 tutup botol cairan Biotogrow yang kemudian dicampurkan ke dalam 10 liter air. Proses tersebut dilakukan sebelum penyemaian.
  • Setelah proses perendaman selesai, jangan buang sisa air rendaman tersebut. Siramkan ke lahan yang akan digunakan sebagai bidang penyemaian.
  • Pada saat proses penanaman bibit buatlah satu lubang tanam yang akan diisi dengan 2 bibit pada yang sudah berumur 14 hari. Usahakan jarak penanamannya 25 x 30 dengan mengikuti garis dan kedalaman yang cukup dangkal.
  • Usahakan genangan airnya diminimalisir alias macak-macak.
  • Lakukan penyemprotan dengan proses yang berkala menggunakan dosis 4 tutup botol untuk ukuran 1 tangki semprot atau setara dengan 14 liter.
  • Penyemprotan dilakukan pada bulan pertama dan kedua dengan jarak semprot satu minggu sekali. Usahakan Anda menyemprot sebelum pukul 09.00 pagi atau setelah pukul 16.00 sore.
  • Pada bulan ketiga hingga tiba waktunya panen, Anda hanya perlu melakukan proses penyemprotan 2 kali saja. Sehingga pola penyemprotannya adalah 4 – 4 – 2.
  • Hasil dari penyemprotan menggunakan Biotogrow akan lebih maksimal jika menggunakan 4 tangki/1.000 m2 untuk ukuran sekali semprot.
  • Jika Anda menginginkan bibit yang kuat akan serangan hama dan penyakit, Anda juga dapat menambahkan urin sapi yang sudah difermentasikan dengan Biotogrow untuk disemprotkan. Penyemprotan dengan menggunakan urin sapi tentunya dengan menggunakan dosis 500 ml urin sapi yang kemudian dicampurkan dengan air 1 tangki semprot. Jangan lupa untuk menambahkan 2 tutup Biotogrow.
  • Lakukan proses penyemprotan menggunakan urin sapi setelah usia padi mencapai 2 minggu.

Cara Aplikasi Pupu Biotogrow GOLD

Berikut cara aplikasi pemakaian pupuk Biotogrow GOLD:

1. Aplikasi lahan

Taburkan pupuk kandang/kompos atau kembalikan jerami ke sawah untuk di olah sebagai pupuk. Semprotkan cairan Bioto Grow decomposer dengan dosis 4ml-5ml dicampur 1ltr air atau 1 tangki semprot d campur dg + 2-3 tutup pupuk cair hayati Biotogrow. Atau sebelum pengolahan tanah

1 ton pupuk kandang/kompos = 1 ltr biotogrow decomposer dan dibiarkan selama 2 minggu. Manfaat : tanah menjadi gembur dan subur ; menormalkan pH tanah ; menetralkan lahan sawah dari bakteri pathogen maupun fungi sehingga tanaman akan terbebas dari penyakit.

2. Merendam Benih

Cara perendaman benih :

Campurkan larutan biotogrow gold 10ml ke dalam 1ltr air.

Cuci hingga bersih bibit, kemudian rendam dengan lama perendaman sebagai berikut :

–     Jagung dan tomat (15-30 mnt)

–     Papaya (15 mnt)

–     Padi, cabai, terong, dan kangkung (2-8 jam)

–     Kacang-kacangan panjang, kedelai, buncis, kacang tanah, dll (5-15 mnt)

–     Timun, mentimun, semangka, melon (5 mnt)

–     Bayam, kubis, pakcoy, caisim, sawi putih (15 mnt)

–     Sengon (15 mnt)

–     Akasia (12 jam)

  • Sebelum ditanam benih dikeringkan ditempat yang teduh.
  • Sisa air perendaman dapat digunakan untuk menyiram persemaian.

Manfaat : mengandung bio proteksi untuk imunisasi agar tidak terkena penyakit ; akar lebih panjang dan banyak, batang lebih kuat, kokoh, tegak, sehat, segar, dan saat pindah tanam lebih tahan stress ; pertumbuhan benih lebih cepat, tinggi dan seragam.

3. Aplikasi Sayuran

Seperti kol, cesin, seledri, bayam, wortel, kacang panjang, sawi, brokoli, dll. Penyemprotan dilakukan setelah tanaman umur 10hr-15hr, dengan dosis 2ml-3ml dicampur 1ltr air dan arahkan pada akar dengan interval 3hr-4hr sekali (aplikasi daun sistem kabut).

4. Aplikasi Tanaman Hias

Penyemprotan dilakukan pada media, dengan dosis 2ml dicampur 1tlr air dengan interval 7hr-10hr.

5. Aplikasi Tanaman Merambat

Seperti semangka, melon, anggur, strawberry, mentimun, dll. Lakukan penyemprotan setelah tanaman umur 15hr, dengan dosis 2ml-3ml dicampur dengan 1ltr air dengan interval 5hr-7hr. Aplikasi pada akar/batang tanaman. (Aplikasi daun sistem kabut)

6. Aplikasi Tanaman Buah Batang Keras

Seperti mangga, belimbing, duren, jeruk, apel, dll. Lakukan aplikasi pada tanah/akar dengan dosis 4ml-5ml dicampur 1ltr air, interval 15hr-30hr sekali (aplilasi daun sistem kabut). Untuk tanaman produktif, dosis 20ml dicampur 5ltr air untuk perpohon (untuk aplikasi akar dan tanah sekitar pohon).

7. Aplikasi Tanaman Palawija

Seperti jagung, kacang tanah, kedelai, kacang hijau, ubi kayu, umbi-umbian rambat, dll. Lakukan penyemprotan setelah tanaman umur 10hr-15hr. Arahkan penyemprotan pada akar tanaman dengan dosis 2ml-3ml, interval 3hr-4hr sekali. (Aplikasi daun dengan sistem kabut)

8. Aplikasi Tanaman Perkebunan

Seperti kopi, kakao, kelapa sawit, karet. Lakukan penyemprotan pada tanah/akar, ranting-ranting dan daun, dengan dosis 4ml-5ml dicampur 1ltr air. Interval 7hr-10hr sekali (konsentrasi perpohon 30ml dicampur 5ltr air, aplikasi pada tanah/akar)

9. Cabe, Terong dan tomat

Lakukan penyemprotan pada tanah/akar selama tanaman sebelum berbunga/berbuah. Setelah buah dipetik, aplikasikan pada ranting dan daun dengan sistem kabut, dengan dosis 2ml-3ml dicampur 1ltr air, interval 7hr-10hr sekali.

10. Aplikasi Tanaman Tembakau

Sebelum tanam tambahkan pupuk kandang/kompos secukupnya, lakukan penyemprotan pada lahan yang dilubangi atau yang akan ditanami dengan dosis 4ml dicampur 1ltr air, dan selanjutnya lakukan penyemprotan dengan dosis 2ml dicampur 1ltr air dengan interval 7hr-10hr. (penyemprotan daun dengan sistem kabut)

****

Nah, begitulah penjelasan mengenai jenis pupuk Biotogrow mulai dari manfaat hingga contoh penerapannya pada tanaman. Begitu banyak keuntungan dan manfaat yang ditawarkan oleh pupuk Biotogrow.

Selain Anda dapat menghasilkan hasil panen yang berkualitas dan melimpah, lahan pertanian pun akan tetap produktif dan terjaga. Yuk, segera coba dan buktikan hasilnya!

Baca juga: Cara Membuat Pupuk Organik Padat dan Cair

loading...
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *