ALAP-ALAP SAPI: Ciri, Makanan, Kebiasaan & Habitat

Alap-alap sapi merupakan hewan predator dari keluarga falconidae yang termasuk ke dalam genus  falco. Burung alap sapi atau biasa disebut kestrel  ini memiliki banyak keahlian dalam berburu mangsa.

Bentuk tubuhnya yang berukuran kecil hanya sekitar 28-33 cm membuatnya gesit saat terbang. Hewan ini memiliki pelindung mata yang berupa garis hitam memudahkannya berburu meski di bawah sinar ultraviolet.

Meski termasuk hewan yang hidup di alam terbuka atau liar namun hewan ini lebih mudah menhandlenya sehingga untuk para pemula atau falconers direkomendasikan memelihara burung ini. Meski mudah bukan berarti tak ada kendala dalam menjinakkan hewan ini, dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan yang serius

Dengan semua keahlian alap sapi membuat para falconry  berminat menjinakkannya dan menjadikannya patner. Selain itu kondisi alam di Indonesia , hewan jenis ini cocok jika digunakan dalam kegiatan falconary.

Alap-alap sapi yang hidup di Indonesia adalah spotted kestrel dengan bintik hitam mendominasi warna tubuhnya. Di berbagai Negara lain predator ini juga berkembang seperti di Australia, indomalay, serta sebagian besar hidup di wallacea.

Burung Alap-Alap Sapi
Burung Alap-Alap Sapi

KLARIFIKASI ILMIAH

  • Kingdom : Animalia
  • Phylum : Chordata
  • Class : Aves
  • Order : Falconidae
  • Genus : Falco
  • Spesies : F. Tinnunculus
  • Binomial name : Aquila Chrysaetos

CIRI ALAP-ALAP SAPI

Burung jenis ini sama dengan jenis falco lainnya memiliki kemampuan terbang yang cepat dan baik dengan sesekali melakukan akrobat di udara. Selain itu masih banyak lagi ciri-ciri alap-alap sapi atau karakteristiknya, seperti berikut ini :

  • Memiliki bentuk tubuh kecil dengan ukuran sekitar 28-33 cm
  • Memiliki kecepatan terbang yang baik
  • Mampu melakukan akrobatik di udara meski tak sebaik alap-alap kawah
  • Warna bulu tubuhnya coklat dengan kombinasi garis-garis bercak hitam
  • Memiliki garis hitam pada mata bagian bawah yang berfungsi melindungi mata dari sinar matahari sehingga memudahkan saat berburu di siang hari
  • Memiliki paruh yang kecil dan tajam yang berfungsi mengoyak mangsa
  • Ketika masih muda warna hidung berwarna kuning kusam
  • Kaki berwarna kuning kusam ketika masih muda
  • Ala-alap dewasa memiliki hidung dan kaki berwarna kuning terang
  • Untuk burung muda muda memiliki mata berwarna coklat muda
  • Untuk burung dewasa memiliki warna mata coklat gelap
  • Alap-alap betina memiliki ekor dengan garis-garis berwarna hitam
  • Untuk alap-alap jantan garis berwarna hitam pada ekornya akan menghilang setelah dewasa.
  • Tubuh jantan lebih kecil dibanding tubuh betina
  • Memiliki penglihatan yang tajam
  • Pada musim dingin burung ini akan bermigrasi ke daerah yang lebih hangat
  • Paruh berwarna abu-abu kebiruan
  • Ujung ekor berwarna hitam
  • Alap-alap jantan memiliki mahkota di kepalanya yang berwarna kuning keemasan
  • Bulu ekor jantan berwarna abu-abu kebiruan dengan ujung putih dan garis lebar hitam di sub-terminal

Berikut beberapa perbedaan jenis alap-alap sapi di beberapa wilayah seperti :

  • Mauritius kestrel
  • Seychelles kestrel
  • Malagasy kestrel
  • Reunion kestrel
  • Spotted kestrel > banyak berkembang di wilayah Indonesia
  • Nankeen kestrel > berkembang di papua nugini dan Australia
  • Common kestrel > berkembang di Asia, Eropa dan Afrika

KEBIASAAN ALAP-ALAP SAPI

  • Suka terbang memutar lambat di udara
  • Ketika berburu alap-alap kawah menukik tajam lalu mencengkeram mangsa dengan kuat
  • Menyukai berburu di tempat yang luas dan padang rumput
  • Suka bermanuver terbang di udara seperti helikopter atau biasa disebut Hoveering cara dilakukan dengan mengepakkan sayapnya dengan cepat, lalu menyeimbangkan tubuhnya di udara
  • Mampu melihat dengan jelas di bawah sinar ultraviolet terbukti dari kemampuan melihat jejak urin dari mangsanya sehingga memudahkan dalam mencari jejak mangsanya.
  • Suka bermigrasi saat musim dingin
  • Termasuk hewan yang setia atau monogamy

Baca juga: ALAP-ALAP CAPUNG: Ciri, Makanan, Kebiasaan, Habitat Dll

MAKANAN ALAP-ALAP SAPI

Hewan predator yang satu ini kerap memburu hewan sebagai makanannya seperti seperti kelelawar, kupu-kupu, mamalia kecil, burung kecil, kadal, capung,  serta berbagai hewan kecil lainnya.

Alap-alap sapi suka berburu di udara dengan cara berputar-putar lambat mengincar mangsa kemudian menukik tajam dan mencengkeram mangsa dengan cepat. Selain itu hewan ini juga suka berburu di kawasan penduduk atau kota

STATUS ALAP-ALAP SAPI

Alap-alap sapi memiliki tingkat perkembangbiakan sedang  atau cukup berkembang, namun hewan ini masih termasuk hewan yang dilindungi.

Dengan begitu hewan ini tidak diperjual belikan dengan bebas, banyak cerita dan syarat yang harus dipenuhi jika menginginkan hewan predator yang satu ini.

Di Taman margasatwa Ragunan terdapat terdapat satu kelompok alap-alap sapi, satu kelompok lagi di kawasan monas, serta di suaka margasatwa muara angke terdapat satu kelompok lagi, terhitung di Jakarta terdapat 3 kelompok alap-alap sapi yang hidup berjauhan.

HABITAT DAN PERSEBARAN

Alap-alap sapi memiliki habitat asli di daerah terbuka di semua ketinggian, tepi hutan, kebun, lahan pertanian, hutan yang diolah, hutan tropis, padang rumput, pesisir pantau serta daerah padat penduduk seperti pedesaan atau perkotaan.

Hingga kini burung ini telah menyebar di berbagai wilayah seperti Afrika, Australia, Indomalaya, Wallacea, Kalimantan, Bali, Sulawesi, Maluku, Papua,, sumba,  serta Nusa tenggara.

PERKEMBANGBIAKAN

Burung ini biasanya membuat sarang dari ranting berlapis lumut, epifit, serta daun, serta menggunakan sarang burung lain jika ada yang dibuat pada pohon terisoir, tebing, lubang pohon,  serta kadang bersarang di nesting box atau kotak yang sengaja disediakan oleh manusia untuk alap-alap sapi, serta di gedung-gedung tinggi di perkotaan. Musim kawin alap-alap sapi berkisar antara bulan April dan Agustus.

Indukan akan mengerami telur selama 28 hari. Dengan jumlah telur 2 hingga 5 butir sedangkan pejantan bertugas berburu untuk mencari sumber makanan yang digunakan untuk bertahan hidup mereka. Telur berwarna kemerahan, dan berbintik coklat.

Setelah anakan menetas induk dan pejantan akan menjaga bayinya bersama hingga  bayi bisa mengurus dirinya sendiri dan berburu sendiri kurang lebih selama 3 bulan

****

Demikianlah artikel ini dibuat semoga dapat membantu anda mendapatkan informasi mengenai alap-alap sapi sang predator cilik.

Artikel terkait: ALAP-ALAP MACAN: Ciri, Makanan, Kebiasaan, Perilaku Dll

loading...
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *