Alap-alap Kawah: Ciri, Kebiasaan, Makanan, Harga Dll

Alap-alap kawah merupakan hewan predator dengan manuver  terbang yang handal di udara memiliki nama latin Falco peregrines. Jenis falcon yang satu ini memiliki bentuk tubuh yang besar dengan panjang tubuh mulai dari paruh hingga ekor sekitar 50 cm. kecepatan terbang alap – alap kawah mengalahkan burung jenis cheetah dengan kecepatan terbang 320 km/jam.

Dengan kemampuan terbang yang sangat baik memudahkan alap-alap kawah mengejar mangsa, bahkan pesawat jet modern amerika terinspirasi dari hewan predatot tersebut. pada umumnya burung predator memiliki paruh yang tajam, serta cakar yang kuat guna menangkap serta membunuh mangsanya, begitu juga dengan alap – alap kawah yang merupakan hewan predator pemakan daging.

Dalam memburu mangsa tak jarang alap – alap kawah mengandalkan angin dengan terbang berlawanan arah angin seperti layang-layang, mangsa utama alap – alap kawah adalah sejenis burung berukuran kecil atau sedang seperti, jalak, nuri, dan merpati. Selain itu masih banyak jenis hewan kecil lainnya yang menjadi mangsa dari alap-alap kawah.

Burung Alap-Alap Kawah
Burung Alap-Alap Kawah

Klasifikasi Ilmiah

  • Kingdom : Animalia
  • Filum : Chordata
  • Kelas : aves
  • Ordo : Falconiformes
  • Family : Falconidae
  • Genus : Falco
  • Spesies : F. peregrinus

Ciri Alap-alap Kawah

Alap-alap merupakan sebutan untuk hewan predator, menurut jenisnya alap-alap dibagi menjadi beberapa jenis salah satunya alap – alap kawah. Alap – alap kawah memiliki ciri khusus yang membedakannya dengan burung alap-alap lainnya, berikut beberapa ciri alap-alap kawah :

  • Alap – alap kawah memiliki bentuk tubuh yang besar dengan panjang tubuh sekitar 35-58 cm
  • Memiliki berat tubuh sekitar 330-1500 gram
  • Memiliki warna kebiruan dibagian atas
  • Tubuh bagian bawah berwarna putih ada coretan hitamnya
  • Memiliki ciri khusus yakni memiliki sayap yang kaku
  • Memiliki topeng di muka
  • Berekor pendek
  • Paruh sang betina lebih besar dari pejantan
  • Memiliki bulu berwarna biru, hitam, serta kelabu
  • Bagian dada dan perut berwarna putih dengan garis-garis hitam
  • Ukuran tubuh jantan lebih kecil dari pada betina.
  • Memiliki paruh kuning besar dengan ujung hitam lancip
  • Memiliki tulang yang ringan dan berlubang
  • Memiliki bulu yang ramping
  • Memiliki otot dada yang kuat
  • Ekornya berwarna seperti punggung tetapi dengan bar tipis, panjang, sempit, dan membulat di ujung dengan ujung hitam
  • Bagian atas kepala seperti berkumis
  • Divsepanjang pipi berwarna hitam, kontras tajam dengan sisi pucat leher
  • Kaki berwarna kuning
  • Cakar berwarna hitam

Makanan Burung Alap-alap Kawah

Alap-alap kawah yang merupakan spesies karnivora ini memiliki kegemaran makan sejenis daging-dagingan, dengan mangsa utama  aneka burung berukuran sedang dan kecil seperti, merpati, nuri, pipit, serta jalak. Selain itu berbagai hewan lain juga menjadi incaran alap – alap kawah seperti ayam, kelinci, kelelawar, serangga, kadal, ikan, reptile bahkan termasuk ular.

Perilaku 

  • Memiliki kecepatan terbang tercepat di dunia dengan jarak tempuh 320 km/jam
  • Lebih Suka mengejar mangsa yang terbang di udara dari pada mangsa yang berdiam diri di tanah seperti burung kecil dan sedang
  • Suka bermigrasi ke daerah yang lebih hangat pada saat musim dingin
  • Memiliki teknik terbang khusus yang dinamai stooping terjun bebas dari ketinggian
  • Memiliki kegemaran menabrak mangsanya menggunakan cakarnya yang tajam
  • Mudah beradaptasi dengan lingkungan

Habitat

Alap-alap kawah sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan apa saja maka tak heran jika penyebarannya hampir diseluruh dunia. Habitat alap – alap kawah mulai dari hutan , daerah terbuka, daerah pertanian, pemukiman, sampai kota dengan penduduk padat. Selain itu alap – alap kawah suka bersarang di tebing-tebing terjal dipegunungan maupun dipinggir laut, serta di atas gedung-gedung tinggi didaerah perkotaan.

Ancaman Burung Alap-alap Kawah

Meski perkembangbiakan alap – alap kawah terbilang cukup banyak dan belum dinyatakan kritis terancam punah namun jika tidak dijaga dan dilestarikan bias saja terjadi kelangkaan atau kepunahan hewan. Selain itu ancaman terbesar bagi para alap-alap kawah adalah perubahan  habitat dalam skala besar, keracunan pestisida, kekurangan makanan atau mangsa, cuaca ekstrim serta perburuan yang dilakukan manusia.

19 Sub Spesies Alap-alap Kawah

  • Submelanogenys Mathews, 1912 – Australia barat-daya
  • Macropus swainson, 1837 – Australia ( kecuali bagian barat-daya )
  • Nesiotes Mayr, 1941- Vanuatu dan new Caledonia sampai Fiji
  • Ernesti sharpe , 1894- Indonesia dan Fhilipina E sampai papua nugini dan gugus kepulauan Bismarck
  • Peregrinator sundevall, 1837 – Pakistan, india, dan sri lanka ke timur sampai china tenggara
  • Radama Hartlaub, 1861 – Madagaskr dan kep.comoro
  • Minor Bonaparte, 1850 – afrika, bagian selatan sahara sampai maroko selatan
  • Madens ripley & Watson, 1963 – kep. Cape verde
  • Pelegrinoides temminck, 1829 – kep. Canary menyusuri daratan daratan afrika utara ke irak mungkin iran.
  • Babylonicus p. L. Sclater, 1861 – asia, dan iran timur sampai Mongolia
  • Brookei sharpe, 1873- prancis selatan, spanyol dan pesisir utara afrika sampai Timur tengah
  • Peregrines Tunstall, 1771 – Eurasia, Pyrenees, Balkan dan Himalaya, juga Inggris sampai Rusia timur-jauh
  • Calidus Latham, 1790 – tundra Eurasia, dari Lapland dan Siberia sampai kawasan sungai yana dan sungai Indigirka.
  • Furuitii momiyama, 1927 – kep. Volcano dan kep. Bonin
  • Japonensis Gmelin, 1788 – Siberia dan Jepang
  • Cassini Sharpe, 1873- Amerika latin bagian barat dan Ekuador, Bolivia, Argentina, Chili, sampai Tierra del Fuego dan kep. Falkland
  • Pealei Ridgway, 1873 – pesisir barat Amerika Utara dari Washington sampai Alaska, juga di Alesia dan kep. Commander, mungkin masih bias ditemukan di kep. Kamchatka dan kuril
  • Anatum Bonaparte, 1838 – Amerika Utara sampai Meksiko, kecuali pesisir barat- laut pasifik
  • Tundrius C. M. White, 1968- kawasan tundra artik di Amerika Utara sari Alaska sampai Greenland.

Persebaran Alap-alap Kawah

Alap-alap kawah  sangat mudah beradaptasi di lingkungan apa saja kecuali dingin membuatnya mudah hidup dimana saja, tak heran jika burung ini tersebar diseluruh benua kecuali antartika. Pada musim dingin di  Asi utara bermigrasi ke wilayah pesisir dan daratan rendah kepulauan sunda besar.

Alap – alap kawah sangat mudah dijumpai di Indonesia terutama pada kawasan pegunungan-pegunungan di sumatera utara dan barat, Kalimantan utara, jawa, bali, nusa tenggara, Sulawesi, ambon, ternate, papua serta pulau-pulau di sekitarnya.

Baca juga: ALAP-ALAP LAYANG: Ciri, Tingkah Laku, Makanan, Habitat Dll

Cara Berkembangbiak Alap-alap Kawah

Alap-alap jantan dapat melakukan perkembangbiakan  atau kawin saat usia mencapai 1 sampai 3 tahun, dan akan kembali ke sarang setiap tahunnya.

Pejantan akan menarik perhatian betina dengan cara pendekatan seperti layaknya ABG, melakukan banyak kegiatan bersama seperti melakukan campuran akrobatik di udara, spiral yang tepat, serta manuver ketika menangkap mangsa di udara dengan harapan sang betina menerima makanan dari cakar jantan.

Antar sarang alap-alap kawah berjarak 1 km agar pasokan makanan terjaga, karena alap – alap kawah bersifat territorial. Musim kawin bagi alap – alap kawah ini terjadi pada bulan februari hingga maret dibelahan bumi utara, juli hingga agustus dibelahan bumi selatan. Selain itu pada bulan juni hingga desember kadang juga terjadi perkawinan.

Dalam sekali masa kawin biasanya betina akan menghasilkan 1 sampai 5 butir telur. Telur berwarna putih dengan tanda berwarna merah atau coklat. Betina akan mengerami telur selama 29-33 hari secara bergantian antara siang dan malam.  Sang induk selain mengerami telur juga harus berburu makanan sendiri untuk dirinya dan anak-anaknya, denga radius 19 hingga 24 km dari sarang.

Keunikan Alap-alap Kawah 

  • Kecepatan super dengan jarak tempuh 320 km/jam
  • Dipelihara sejak ribuan tahun dengan dibuktikan adanya lukisan alap – alap kawah pada masyarakat Mesopotamia dan Mongolia sekitar 3500 tahun yang lalu dimana burung ini dipeliharan dan diidentikkan dengan kalangan raja atau kelas atas dimasa lalu. Selain itu pada abad pertengahan burung ini juga menjadi symbol kedudukan para bangsawan di Eropa.
  • Setia pada pasangan sama seperti merpati burung ini hanya setia kepasa satu pasang, sepanjang hidup hanya kawin dengan pasangannya dan bertemu pada saat hendak bereproduksi.
  • Ditempatkan sebagai warisan budaya dan benda oleh PBB pada tahun 2016 UNESCO memasukkan aktivitas berburu dengan alap-alap kawah yang diberinama Falconry sebagai intangible cultur heritage.
  • Nama yang dipakai merk produk dunia yang dicontohkan saja pesawat jet tempur amerika yang bernama F-16 fighting falcon, selain itu pesawat luar angkasa space X yang dimiliki Elon Musk juga diberi nama falcon, serta pesawat maskapai nasional Bahrain , Gulf Air menjadikan falcon sebagai logo perusahaannya.

Harga Alap-alap Kawah 

Di Indonesia hewan ini termasuk hewan yang dilindungi namun jika ingin memelihara burung ini tentunya harus melewati banyak proses secara legal atau sah, alap-alap kawah  bias dibeli dengan harga yang di cek dari daftar harga alap-alap, dan untuk harga peregrine hybrid bias mmencapai  228 jutaan.

Demikianlah artikel mengenai alap-alap kawah sang penerbang tercepat di dunia ini semoga bisa member informasi yang bermanfaat bagi anda.

Artikel terkait: Alap-alap Australia: Ciri-ciri, Habitat, Makanan Dll

loading...
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *