ALAP-ALAP CAPUNG: Ciri, Makanan, Kebiasaan, Habitat Dll

ALAP-ALAP CAPUNG – Predator terkecil dengan warna mendominasi hitam dan putih ini memiliki nama ilmiah Microhierax Fringillarius serta dalam bahasa inggris biasa disebut Black – Thighed Falconet ini dalam bahasa dengan ukuran tubuh hanya 15 cm dengan bobot 35 gram.

Alap-alap ini berfamili dengan Falconidae, berdarah panas, serta berparuh melengkung sebagai ciri khas burung pemangsa.  Hewan ini suka hidup di hutan bebas, namun banyak juga yang bermukim di kebun, persawahan serta daerah dengan ketinggian 1000 m di atas permukaan laut.

Sebagai hewan predator alap-alap capung yang merupakan hewan terkecil dari jenis alap-alap lainnya menyukai makanan berupa capung, kupu-kupu, kadal, burung kecil, laron, serta tonggeret. Burung ini hanya memiliki ukuran sayap sekitar 27-32 cm.

Hewan ini memiliki tingkat perkembangbiakan yang rendah itulah sebabnya burung ini termasuk hewan yang dilindungi namun hal itu tak mengurungkan niat para manusia untuk menaklukkannya atau memeliharanya.

Alap-alap Capung
Alap-alap Capung via Animalfriendsite

CIRI ALAP-ALAP CAPUNG

Alap-alap atau sebutan untuk burung pemangsa ini memilika banyak kesamaan yang paling signifikan adalah bentuk tubuhnya yang mungil serta maneuver  berburu yang handal, namun bukan berarti alap-alap capung tidak memiliki perbedaan dengan alap-alap lainnya. Berikut ciri-ciri burung ini:

  • Hewan predator atau pemangsa daging
  • Memiliki bentuk tubuh yang kecil hanya sekitar 15 cm
  • Memiliki bobot tubuh yang ringan hanya sekitar 35 gram
  • Memiliki rentan sayap sekitar 27-34 cm
  • Bagian tubuh mendominasi warna hitam dan putih dengan sedikit warna merah pekat
  • Bagian tubuh atas berwarna abu-abu gelap
  • Bagian sisi muka dan penutup telinga hitam bercak putih
  • Sayap panjang
  • Memiliki paha dan tungging berwarna merah pekat
  • Iris berwarna cokelat gelap
  • Paruh abu-abu dengan sera kuning
  • Muka pada burung remaja tersapu kemerahan
  • Untuk betina memiliki bentuk tubuh lebih besar, lebih cokelat, lebih bercorek pada paha dan bulu penutup ekor bagian bawah.

PENYEBARAN

Habitat asli burung ini adalah di hutan, perkebunan, persawahan, serta diketinggian 1000 m di atas permukaan laut. Dengan habitat tersebut alap-alap capung banyak ditemukan di daerah  Afrika, Singapore, India, Cina, Semenanjung Thailand, Burma, Malaysia, serta memiliki populasi di wilayah Indonesia terutama di daerah Sumatera, Kalimantan, Jawa dan Bali, serta tersebar diseluruh wilayah Indonesia. Burung alap-alap ini juga suka bermigrasi pada musim dingin ke daerah selatan.

HABITAT

Predator mungil yang merupakan hewan liar yang suka hidup di alam maka tak heran jika burung ini memiliki habitat di hutan primer dan sekunder, perkebunan warga, persawahan, dipepohonan atau ranting pohon, serta diketinggian 1000-1500 di m di atas permukaan laut.

SUARA

Alap-alap capung bersuara tinggi dan keras dan suka berteriak dan berulang-ulang “ syiiw “ “ kli-kli-kli-kli”.

KEMAMPUAN

  • Mampu bermanuver terbang di udara dengan baik
  • Mampu menangkap buruan di udara dengan baik.
  • Memiliki daya lihat yang sangat baik 2,6 kali disbanding manusia
  • Memiliki daya cengkram yang kuat meski di udara
  • Mampu beradaptasi dengan sangat baik terutama di daerah perburuan meski daerah asing

MAKANAN ALAP-ALAP CAPUNG

Sebagai hewan karnivora atau pemakan daging sudah barang tentu makanan kesukaan dari burung alap-alap capung juga sejenis daging-dagingan, karena hidup di alam dan berburu burung ini suka memakan  capung, kupu-kupu, kadal,  laron, tonggeret, burung kecil serta masih banyak yang lainnya.

KEBIASAAN DAN STATUS MIGRASI

Burung ini memiliki kebiasaan pada saat bertelur mengambil sarang dari burung lain, ketika betina bertelur maka pejantan akan berburu, bertengger pada puncak pohon kering atau mati, menunggu mangsa di sore hari atau senja,  meski suka bermigrasi namun alap-alap capung termasuk hewan penetap

MUSIM KAWIN ALAP-ALAP

Predator cilik ini suka bersarang pada pohon yang sudah kering dan lapuk. Hewan ini memiliki masa kawin atau masa perkembang biakan sekitar bulan Februari sampai Maret di daerah Semenanjung Malaysia, bulan November sampai Desember di daerah Kalimantan dengan jumlah telur hanya sekitar 2 sampai 5 butir maka tak heran jika alap-alap capung termasuk hewan yang dilindungi.

HARGA

Untuk harga alap-alap capung ini tidak diketahui secara pasti karena tidak diperjual belikan di pasaran sebab hewan ini hewan yang dilindungi

KLARIFIKASI ILMIAH

  • Kingdom : Animalia
  • Filum : Chordata
  • Kelas : Aves
  • Ordo : Falconiformes
  • Famili : Falconidae
  • Spesies : M.Fringillarius

FAMILI

  • Alap-alap kawah
  • Alap-alap sapi
  • Alap-alap macan

****

Demikianlah pembahasan mengenai hewan karnivora terkecil ini. Semoga dapat memberi informasi yang bermanfaat.

Jangan lewatkan juga: ALAP-ALAP WALET: Ciri, Perilaku, Makanan dll

loading...
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *